26.8 C
Jakarta
Nov 21, 2019.
Image default

Akhir Tahun, Bumi Resources Minerals Operasikan Tambang Emas di Palu

PT Bumi Resources Minerals Tbk menargetkan akhir tahun 2019 ini bisa mulai mengoperasikan tambang emas di Paboya, Palu, Sulawesi.

Tambang tersebut dioperasikan oleh anak usahanya, PT Citra Palu Minerals.

”Kami berharap untuk dapat segera mengoperasikan fasilitas produksi di Poboya pada akhir tahun ini. Selanjutnya, kami berencana untuk segera memulai uji coba produksi dari lokasi tambang kami secepatnya,” ujar Suseno Kramadibrata, Direktur Utama BRMS di Jakarta, Rabu (30/10).

Tambang emas Paboya beroperasi di lahan seluas 85.180 hektare. Tambang emas ini memiliki cadangan 3,9 juta ton dan 7,4 juta ton sumber daya. Pada tahun pertama, tambang emas Paboya ini diperkirakan akan memproduksi 100.000 ton ore emas dan naik menjadi 180.000 ton ore pada tahun berikutnya.

Penggalian pertambangan di permukaan bakal berlangsung sampai 2026 dengan belanja modal yang diperlukan sebanyak US$ 13 juta sampai US$ 16 juta. Setelah itu dilanjutkan dengan penggalian bawah tanah dari 2022 sampai 2029 dengan capex sebesar US$ 80 juta.

Di masa puncaknya, tambang emas ini diproyeksi bisa memproduksi hingga 600 ribu ton emas setahun.

Perusahaan juga tengah bekerja sama dengan mitra kerjanya, NFC China, untuk menyelesaikan pekerjaan fasilitas infrastruktur di proyek tambang seng dan timah hitamnya di Dairi, Sumatera Utara.

BRMS juga terus mengupayakan untuk dapat mempercepat jadwal produksinya dari proyek tambang emasnya di Gorontalo, Sulawesi.

Related posts

Alat Berat Lesu, Pendapatan Intraco Penta Turun 26,78%, Tetapi Kerugian Terus Ditekan

Peter

Pendapatan dan Laba SKRN Tumbuh Cemerlang

Peter

Hingga September, Intraco Penta Jual 495 Unit Alat Berat

Peter