26.2 C
Jakarta
25 Okt, 2021.

Berapa Prediksi Penjualan Alat Berat Tahun 2021?

Suasana pameran alat berat di Jakarta pada tahun 2019. Foto: EI

Penjualan peralatan konstruksi global diperkirakan mencapai rekor tertinggi 1,13 juta unit, dengan nilai hampir US$110 miliar tahun ini, menurut prediksi terbaru dari konsultan spesialis Off-Highway Research, Kamis (19/8).

Angka 1,13 juta unit tahun ini akan naik 2% dari rekor sebelumnya sebanyak 1,11 juta mesin yang dicapai pada 2018.

Puncak penjualan ini tidak diperkirakan sebelum pecahnya pandemi Covid-19 – Off-Highway percaya rekor tertinggi akan terjadi karena respons stimulus terhadap virus oleh pemerintah-pemerintah di seluruh dunia, paling signifikan di Cina.

Program penerbitan obligasi-obligasi khusus oleh pemerintah-pemerintah provinsi pada tahun 2020 guna menghimpun dana untuk belanja infrastruktur dan stimulus lainnya membuat pasar Cina naik 30%. Pertumbuhan itu berlanjut hingga kuartal pertama 2021, tetapi pasar Cina telah melambat sejak itu. Diperkirakan akan terjadi penurunan 2% penjualan alat berat pada tahun ini secara keseluruhan. Meski demikian, volume penjualan di Cina akan tetap pada level yang sangat tinggi dalam sejarah.

Selagi Cina melambat, terjadi rebound di banyak belahan dunia lainnya yang terbukti lebih kuat daripada yang diperkirakan pada awal tahun ini. Pasar Eropa diproyeksikan naik 15% pada tahun 2021, berlawanan dengan perkiraan pertumbuhan satu digit sebelumnya. Volume rebound-nya diperkirakan mencapai level yang sama dengan siklus tertinggi yang terlihat pada 2019.

Demikian juga, perkiraan untuk pasar Amerika Utara telah diperbarui dengan peningkatan 13%. Meskipun kenaikan tidak akan membuatnya kembali ke level tertinggi pada tahun 2019, level ini akan dicapai dan terlampaui pada tahun-tahun berikutnya.

Di pasar Jepang penjualan alat berat diperkirakan meningkat 1% pada tahun 2021 ini, berlawanan dengan ekspektasi penurunan sebelumnya. Kenaikan ini berdasarkan sedikit kenaikan penjualan yang terlihat pada tahun 2020 karena pemerintah meningkatkan pengeluaran untuk pekerjaan-pekerjaan umum dan membawa pasar ke level tertinggi sejak awal 2010-an.

Namun, perkiraan untuk pasar India telah diturunkan dari kenaikan 15% yang diperkirakan sebelumnya menjadi kenaikan penjualan 11% tahun ini. Hal ini disebabkan oleh gelombang kedua infeksi Covid yang melanda negara itu pada kuartal kedua tahun 2021.

Prospek pasar untuk belahan dunia lainnya tidak berubah, dengan ekspektasi kenaikan 6% dalam penjualan tahun ini.

Menurut Managing Director Off-Highway Research, Chris Sleight, “Rebound global penjualan peralatan selama enam hingga sembilan bulan terakhir sangat mencolok. Meskipun ini adalah berita bagus, industri ini masih menghadapi banyak tantangan dalam memenuhi permintaan, termasuk kendala rantai pasokan dan kemacetan di sekitar pengiriman dan logistik lainnya.

“Saya percaya bahwa, tanpa ini, penjualan tahun ini mungkin lebih tinggi dari volume rekor yang kami prediksi. Namun, sisi positifnya adalah tren pasar yang menguat saat ini akan berlanjut hingga 2022 sebagai akibatnya.” (Sumber: Off-Highway)

Related posts