26.2 C
Jakarta
23 Jun, 2021.

Daedong Ingin Bangun Perusahaan Smart Mobility

Produsen mesin-mesin pertanian asal Korea Selatan, Daedong Industrial Co. ingin bertransformasi menjadi perusahaan mobilitas pintar (smart mobility)

Traktor pertanian KIOTI, salah satu produk dari Daedong Industrial Co., yang diageni oleh PT Satrindo Mitra Utama. (Foto: EI)

Daedong Industrial Co., produsen mesin-mesin pertanian dan traktor terkemuka di Korea Selatan, hendak bertransformasi menjadi sebuah perusahaan mobilitas pintar (smart mobility), yang mengaplikasikan teknologi-teknologi mengemudi otonom dan Internet of Things (IoT) pada peralatan pertanian mekanisasi.

Daedong Industrial Co. merupakan produsen mesin-mesin pertanian merk KIOTI dan kendaraan multiguna Mechron. Di Indonesia mesin-mesin tersebut diageni oleh PT Satrindo Mitra Utama.

Dilansir dari The Korea Economy Daily (22/10/2020), perusahaan tersebut sedang berupaya untuk mendapatkan tempat di Amerika Utara, pasar mesin-mesin pertanian terbesar di dunia, yang didominasi oleh pesaing-pesaing yang lebih besar seperti Deere & Co., yang membuat mesin-mesin pertanian dengan merek John Deere, dan Kubota Tractor Corp. dari Jepang

“Pertanian adalah industri dengan potensi pertumbuhan besar yang dapat meningkatkan produktivitas dengan memanfaatkan teknologi yang dibawa oleh Revolusi Industri Keempat,” kata Won Yu-hyeon, wakil presiden dan wakil kepala eksekutif Daedong Industrial, dalam sebuah wawancara.

Menurut Won, Daedong bukan hanya produsen. “Kami sekarang mengalihkan fokus bisnis kami ke industri mobilitas pintar, yang memanfaatkan teknologi canggih seperti mengemudi otonom, GPS, dan IoT,” ujarnya.

Pabrikan yang berkantor pusat di kota Daegu, bagian tenggara Seoul, juga terkena dampak pandemi COVID-19, dengan terganggunya rantai pasok global. Banyak pesaingnya terpaksa menghentikan produksi di tengah kekurangan pasokan komponen. Tetapi Daedong, menurut Won, dapat mengamankan persediaan yang cukup sebelumnya dan tetap melakukan pengiriman barang yang sudah dipesan tanpa penundaan.

Pabrikan itu membukukan rekor pendapatan 492 miliar won ($ 423 juta) pada paruh pertama tahun ini secara konsolidasi, dengan laba operasi naik 27,4% menjadi 42,8 miliar won dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan yang pesat dipimpin oleh Daedong USA, anak perusahaannya di AS, yang pendapatan penjualannya meningkat 25% YoY menjadi 199,9 miliar won.

Won mengatakan Daedong menargetkan pasar ceruk traktor kompak 20-30 hp untuk memperluas pangsa pasarnya di Amerika Utara.

“Kami berencana untuk meningkatkan pangsa pasar kami di AS menjadi lebih dari 20% dari 16% saat ini melalui promosi pemasaran yang agresif dan bantuan keuangan,” katanya.

Ia menambahkan, Daedong Industrial juga berencana untuk meningkatkan kehadirannya di pasar Eropa dengan memperkuat jaringan dealernya di Jerman, Prancis, dan Inggris.

Didirikan pada tahun 1947, Daedong Industrial membuat mesin-mesin traktor, combines harvester,  mesin pemotong rumput, juga engine dan kepala silinder untuk mesin pertanian. Di pasar luar negeri, termasuk di Indonesia, produknya dijual dengan merek KIOTI.

“Tujuan utama kami adalah membuat mesin-mesin pertanian pintar. Namun dalam jangka panjang, kami akan memproduksi berbagai jenis kendaraan tujuan khusus dengan teknologi pintar,” ujarnya. (Sumber: kedglobal.com)

Related posts

005846
Users Today : 2050
Views Today : 11600
Total views : 159040
Who's Online : 139
Your IP Address : 3.235.223.5
Server Time : 2021-06-23