Equipment APP.
Business Technology Top News

Digital Radio Komunikasi Motorola Efektif Untuk Tingkatkan Keselamatan & Produktivitas Kerja

Ki-Ka: Riswandi Sinuraya, Senior Channel Account Manager PT Motorola Solutions Indonesia bersama Ramdan Adli Pitra, Product Sales Specialist PT Motorola Solutions Indonesia menunjukkan dua jenis produk perangkat Digital Radio Komunikasi Motorola di sela-sela acara Temu Tahunan ASPINDO di Bali pada 1 Maret 2024. Foto: EI
Ki-Ka: Riswandi Sinuraya, Senior Channel Account Manager PT Motorola Solutions Indonesia bersama Ramdan Adli Pitra, Product Sales Specialist PT Motorola Solutions Indonesia menunjukkan dua jenis produk perangkat Digital Radio Komunikasi Motorola di sela-sela acara Temu Tahunan ASPINDO di Bali pada 1 Maret 2024. Foto: EI

Lokasi-lokasi kerja seperti proyek-proyek konstruksi dan pertambangan merupakan lingkungan yang berisiko dari sisi keselamatan karena melibatkan banyak alat berat dan para pekerja. Operasi peralatan berat di lingkungan seperti itu menuntut kehati-hatian yang tinggi agar terhindar dari musibah. Namun, dewasa ini tersedia banyak cara untuk mencegah dan sekaligus meningkatkan safety di job sites. Pemasangan sensor-sensor dan kamera-kamera pada alat berat, misalnya, penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Demikian juga pengenaan safety equipment membantu para pekerja untuk bekerja dengan aman dan nyaman.

Solusi lain ditawarkan oleh Motorola Solutions, yaitu berupa perangkat radio komunikasi untuk interaksi dan koordinasi antar para pekerja di lapangan. Perangkat komunikasi tersebut memungkinkan mereka selalu terhubung satu sama lain sehingga memudahkan koordinasi kerja, di samping untuk mencegah dan meningkatkan keselamatan kerja.

Riswandi Sinuraya, Senior Channel Account Manager PT Motorola Solutions Indonesia, mengakui pentingnya safety di lokasi kerja mana pun, apalagi di area kerja yang terbuka, seperti di pertambangan dan pekerjaan konstruksi yang melibatkan banyak pekerja dan peralatan berat. Safety akan menjadi challenging factor di proyek-proyek konstruksi dan pertambangan, karena area kerjanya yang terbuka, berat dan menantang. Berbagai aktivitas di kedua industri itu menuntut perhitungan safety dan security yang matang.

“Keselamatan para pekerja harus menjadi prioritas utama karena aset terpenting dari suatu pekerjaan adalah human resources, sehingga faktor keselamatan bagi para pekerja yang terlibat dalam pekerjaan itu harus menjadi yang terpenting,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya kepada Majalah Equipment Indonesia baru-baru ini.

Meski Motorola Solutions secara institusi belum pernah melakukan studi tentang kesadaran para pekerja di Indonesia mengenai pentingnya keselamatan (safety) di lokasi kerja, Riswandi mengatakan perusahaan-perusahaan perlu terus mengkampanyekan pentingnya faktor keselamatan bagi para pekerja. “Mereka harus selalu di-remind dan dibuatkan sebagai prosedur kerja yang harus ditaati. Dan yang terpenting, faktor keselamatan harus dikomunikasikan secara periodik. Dan ketika terjadi kegawatdaruratan di lokasi kerja, harus ada prosedur dan tools yang membantu dalam komunikasi dan koordinasi,” ujarnya menyarankan.

Baca Juga :  Dongkrak Uptime Alat Berat, Indotruck Resmikan Component Rebuild Center Baru

Ia menambahkan, prosedur atau peraturan keselamatan yang baik harus disosialisasikan kepada semua yang terlibat dalam suatu pekerjaan dan harus menjadi kesadaran tertinggi dari semua pihak mulai dari pemilik pekerjaan hingga para pekerja di lapangan. Dan yang terpenting juga, kata dia, harus dilengkapi dengan tools yang dapat diandalkan dalam menjaga keselamatan kerja ini. Salah satu cara untuk mencegah insiden di lokasi kerja adalah dengan memanfaatkan alat komunikasi yang handal yang bisa bekerja dengan baik di semua medan pekerjaan.

“Dengan alat komunikasi ini, para pekerja dapat secara regular melakukan checking tentang keadaan rekan-rekannya. Apakah rekan kita sedang membutuhkan bantuan atau dalam kondisi baik-baik saja. Karena sangat peduli dengan keselamatan para pekerja, Motorola melengkapi radionya dengan fitur-fitur keselamatan,” urainya mengenai perangkat komunikasi Motorola Solutions.

Menjelaskan solusi-solusi yang ditawarkan perangkat Digital Radio Komunikasi Motorola, Riswandi menyebutkan beberapa fitur yang dapat mencegah dan sekaligus meningkatkan keselamatan personil di lokasi kerja, terutama di area berbahaya (hazardous location):

  • Emergency Call – Radio dapat mengirimkan Emergency Call atau alert ke pengguna radio lainnya ketika tombol Emergency itu ditekan oleh pengguna. Ketika rekan-rekan lain mengetahui bahwa si pengguna sedang dalam kondisi berbahaya atau melihat kondisi genting, Emergency Call (alert otomatis) itu akan menjadi prioritas utama, sekalipun rekan-rekan lain sedang melakukan komunikasi di group yang sama atau berbeda dengan pengguna. Mereka akan menghentikan komunikasi lainnya untuk kemudian memberikan trigger alarm di Radio rekan-rekan lainnya.
  • Man Down – Fitur ini sama halnya dengan Emergency Call, tetapi Emergency secara otomatis aktif tanpa perlu menekan tombol emergency pada Radio pengguna. Dalam hal Radio itu terlepas dari tangan pengguna atau terjatuh atau bahkan si pengguna sendiri dalam posisi kecelakaan tunggal dan terjatuh sehingga tidak dapat menekan tombol Emergency, Radio itu bisa langsung melakukan broadcast Emergency Call atau alert ke Radio rekan-rekan lainnya.
  • Lone Worker – Fitur ini memberikan proteksi kepada pengguna dan menginformasikan kondisi pengguna tersebut. Ketika pengguna bekerja di area-area yang berbahaya, dia diharuskan menekan tombol Emergency pada tiap-tiap periode waktu yang sudah di-set (misalnya, setiap 10 menit, 30 menit, 1 jam, dll) untuk mengetahui apakah si Pengguna masih dalam kondisi aman atau tidak. Apabila pengguna tidak menekan tombol tersebut, secara otomatis Radio pengguna mengirimkan Emergency Call (alert) ke rekan-rekan yang lain, yang menandakan telah terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan pada pengguna Radio tersebut. Bisa saja terjadi bahwa pengguna hilang tanpa khabar atau terjadi kecelakaan kerja.
  • Geofencing – Fitur ini berkaitan dengan monitoring system dan GPS yang tertanam dalam Radio, yang memberikan batasan-batasan kepada pengguna untuk bekerja pada area-area yang sudah ditentukan dan tidak melewati batas-batas area, terutama yang berbahaya. Ketika pengguna keluar dari area kerja yang sudah di-mapping sebelumnya, maka Radio pengguna secara otomatis akan mengirimkan alert ke sistem monitoring, yang menandakan si pengguna hilang atau melanggar batasan area kerja yang sudah ditentukan.
  • Call Interrupt –  Masih berkaitan dengan Emergency Call, fitur ini memungkinkan seorang pengguna Radio memiliki otoritas penuh untuk menghentikan semua komunikasi di channel atau grup apapun, sehingga hanya suara si pengguna itu saja yang dapat didengar olah rekan-rekan lainnya. Fitur ini sangat berguna saat terjadi kondisi genting, dimana dibutuhkan hanya satu komando dari satu orang untuk memberikan instruksi dan arahan taktis.
Baca Juga :  Sakai Akan Produksi Road Stabilizer di Indonesia

Riswandi menegaskan bahwa Motorola Solutions adalah spesialis perangkat komunikasi untuk berbagai proyek yang melibatkan banyak pekerja. Motorola Solutions menyediakan radio 2 arah (2-ways radio) yang dirancang untuk komunikasi yang melibatkan orang banyak dengan metode one-to-many. “Jika ada instruksi dari satu orang untuk semua pekerja, hal itu dapat dilakukan dalam satu kali instruksi atau informasi,” ujarnya.

Perangkat komunikasi radio 2 arah Motorola terdiri dari dua tipe, yaitu portable dan base radio. “Tipe portable adalah jenis yang biasa dipergunakan oleh para pekerja, dan perangkat ini biasanya melekat ke individu. Tipe kedua adalah tipe rig, sering disebut juga base radio atau kadang-kadang disebut tipe mobile radio, yang biasanya bisa melekat ke kendaraan, atau di dalam ruangan yang membutuhkan update informasi secara berkala,” terangnya.

Cara kerja Radio Digital 2 ways, baik Portable maupun Mobile (base Radio), sama yaitu dapat melakukan komunikasi instan dan secure hanya dengan menekan satu tombol PTT (Push-to-Talk) pada Radio, sehingga suara (yang sudah terenkripsi) dapat terkirim ke penerima dengan cepat dan aman. Setiap komunikasi dapat dilakukan dari 1-ke-1, atau 1 ke banyak (broadcast), sehingga setiap pengguna Radio dapat menerima informasi (instruksi) dengan cepat dan kemudian tanggap dalam memberikan informasi balik (2 ways). Komunikasi dua arah itu dapat terjadi dengan memanfaatkan gelombang Radio pada frekuensi-frekuensi tertentu yang sudah di-set dalam kanal-kanal dan grup-grup yang ditentukan.

Riswandi menekankan bahwa penggunaan perangkat Digital Radio Komunikasi Motorola tidak hanya membantu mencegah dan sekaligus meningkatkan keselamatan para pekerja lapangan, tetapi mereka juga mendapat berbagai produk dan layanan yang berkualitas dari Motorola, baik dari sisi suara maupun ketahanan produk-produknya, yang berdampak pada komunikasi yang lancar dan jelas sehingga komunikasi dan koordinasi dapat terjaga. #

Berita Terkait

Our website uses cookies to improve your experience. Don't worry you are in safe browsing with us. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy