30.4 C
Jakarta
Oct 18, 2019.
Image default

Era Digital Industri Manufaktur & Machine Tools

BI-MU 2018 menghadirkan era digital industri manufacturing dan machine tools dunia umumnya dan Italia khususnya. Edisi terbaru pameran ini difokuskan pada teknologi-teknologi terbaru di bidang metal cutting dan metal forming machine tools, robot, otomasi serta teknologi-teknologi terkait lainnya.

Pameran dagang industri manufaktur & machine tools BI-MU yang ke-31 di Milan, Italia, 9-13 Oktober 2018 (Dok. BI-MU)

Industri manufaktur dan machine tools Italia kembali memperlihatkan power-nya pada eksibisi BI-MU di Milian, 9-13 Oktober 2018. Keriuhan acara ini sedikit berbeda dari pameran dua tahun lalu karena fokusnya mengalami pergeseran. Kali ini eksibisi dua tahunan ini menggambarkan perpaduan antara industri sistem manufaktur dan dunia ICT, sehingga menghadirkan era digital sektor manufaktur dan machine tools.

Diselenggarakan oleh UCIMU-Sistemi Per Produrre, asosiasi Machine Tools Italia, asosiasi produsen robot dan  sistem otomasi, dan diorganisir oleh EFIM (Ente Fiere Italiane Macchine), pameran ini mengisi penuh enam hall besar. Para eksibitor menawarkan pasokan internasional terbaik untuk teknologi pemotongan logam dan peralatan mesin pembentuk logam, robot, otomasi, manufaktur digital, teknologi-teknologi terkait dan  manufaktur aditif, mekatronik, tools, komponen, peralatan dan aksesori, metrologi dan pengelasan , IoT, data besar, analitik, keamanan cyber, komputasi awan, augmented reality, integrator sistem, sistem penglihatan hingga perangkat lunak.

Tercatat 65.000 pengunjung datang untuk menyaksikan 1.056 perusahaan yang berpameran, 40% di antaranya asing, mewakili 27 negara, dan menempati area seluas 100.000 meter persegi, 10% lebih besar dibandingkan dengan edisi 2016.

Hal lainnya yang mencolok dari pameran tahun ini adalah kehadiran audiens internasional yang terdiri dari delegasi dari 22 negara, yaitu Brasil, Cina, Ethiopia, Aljazair, Indonesia, Vietnam, India, Kanada,  Iran, Israel, Malaysia, Maroko, Meksiko, Polandia , Rusia, Arab Saudi, Serbia, Slovenia, Thailand, Tunisia, Turki dan Amerika Serikat.

Kemeriahan pameran ini tidak lepas dari tren positif pertumbuhan industri manufaktur dan machine tool Italia dalam dua tahun terakhir. Massimo Carboniero, President UCIMU-SISTEMI PER PRODURRE, melaporkan bahwa terdapat lebih dari 400 perusahaan yang bergerak di industri ini, yang mempekerjakan 32.000 karyawan dan omset  melebihi 8 miliar euro pada tahun 2017. Atas dasar itu, ia menilai industri manufaktur dan machine tool Italia memainkan peran utama dalam skenario internasional. Negara ini menempati posisi kelima dalam peringkat global negara-negara produsen machine tools dan mengamankan posisi ketiga di antara negara-negara eksportir.

Industri machine tools, robotika dan otomasi Italia tahun lalu juga mengalami peningkatan dua digit untuk semua indikator ekonomi utama. Tahun 2018 sama positifnya, mengkonfirmasikan situasi luar biasa yang telah dialami industri Italia di sektor ini, didukung tidak hanya oleh pasar domestik yang terus menguat tapi juga oleh ekspor yang mulai kembali menguat.

Setelah periode sulit sejak tahun 2014 Italia sudah  mulai kembali berinvestasi di bidang sistem manufaktur dan, tahun lalu, peningkatan permintaan mencapai level yang memecahkan rekor. Tren ini didukung oleh dua langkah penting pemerintah: Super-dan Hyper-Depreciation, masing-masing di level 140% dan 250%.

Related posts

Apa sih keunggulan Light Truck Tata Ultra 1012?

Zoomlion Keluarkan Profit Warning

Sektor Pengecoran: Mengubah Rongsokan Bernilai Seperti “Emas”

William Syukur