26.1 C
Jakarta
Nov 21, 2019.
Image default

Hingga September, Intraco Penta Jual 495 Unit Alat Berat

Emiten alat berat PT Intraco Penta Tbk telah menjual 495 unit alat berat sepanjang Januari-September 2019 ini.

Investor Relations Strategist Intraco Ferdinand Dion mengatakan dari 495 unit tersebut, 166 unit diantaranya alat berat sektor pertambangan.

Seperti dilansir Kontan.co.id, Ferdinandd mengakui realisasi penjualan tersebut lebih rendah bila dibandingkan periode yang sama tahun 2018 lalu.

Pada Januari-September 2018, diungkapkannya, penjualan alat berat perusahaan dengan kode INTA ini sebanyak 722 unit, dimana 299 unit diantaranya (41,4%) merupakan alat berat sektor pertambangan.

Ferdinand mengatakan penurunan penjualan ini merupakan imbas dari kondisi di industri pertambangan terutama harga batubara yang masih lesu. Karena itu, menurutnya, kondisi penurunan penjualan ini juga dialami sejumlah perusahaan penjual alat berat.

“Dari awal tahun kami memang telah melihat tahun 2019 merupakan tahun yang penuh tantangan untuk sektor tambang, khususnya batubara,”  ujarnya seperti dikutip dari Kontan.co.id.

Sektor pertambangan terutama batubara memang merupakan market utama INTA. Mengutip laporan tahunan perusahaan, pada tahun 2018 penjualan alat berat untuk sektor pertambangan memberikan kontribusi Rp 1,21 triliun atau 65% terhadap total penjualan perusahaan. Lebih spesifik lagi, penjualan alat berat untuk pertambangan batubara pada 2018 lalu mencapai Rp 848,61 miliar atau berkontribusi sebesar 46% terhadap total penjualan perusahaan.

INTA merupakann agen penjualan untuk sejumlah brand alat berat seperti Volvo, Dessta, CE, SDLG, Bobcat, Doosan, Sinotruk, Mahindra dan Sany Palfinger.

Related posts

Pertamina Mulai Fokus ke Petrokomia

Peter

Multicrane Perkasa Optimis Penjualan Naik 10%-15%

Peter

Akhir Tahun, Bumi Resources Minerals Operasikan Tambang Emas di Palu

Peter