29.5 C
Jakarta
Dec 7, 2019.
Image default

Jokowi Targetkan Panjang Jalan Tol Jadi 4.500-5.000 Km

Meski dalam lima tahun terakhir ini, pemerintah sangat gencar membangun infrastruktur, tetapi Presiden Joko Widodo mengatakan kondisi infrastruktur di Indonesia masih kalah jauh dibandingkan negara-negara lain.

Karena itu, Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur akan terus dilanjutkan pada periode kedua pemerintahannya, termasuk pembangunan jalan tol. Presiden mengungkapan hingga akhir tahun ini total panjang jalan tol yang beroperasi mencapai 1.500 km.

“Dan kita harpakan nanti lima tahun ke depan itu berada pada angka kurang lebih 4.500-5.000 km jalan tol kita,” ujarnya saat membuka acara pameran konstruksi di JI-EXPO Kemayoran, 6 November lalu.

Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur diperlukan untuk mendongrak pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki daya saing Indonesia. Selain itu, infrastruktur juga diharapkan memperbaiki pemerataan pembangunan.

“Karena negara ini negara besar, bukan hanya Jawa saja yang dibangun. Kita memiliki 17.000 pulau, selalu saya saya ingatkan terus, bukan hanya Jawa saja. Kita mungkin di Pulau Jawa menikmati mulusnya jalan, bagusnya jalan, tetapi lihat provinsi yang lain, misalnya di Papua,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur, lanjut Jokowi juga harus menciptakan lapangan kerja dan menyerap produk-produk dalam negeri. “Ini saya ingatkan jangan sampai pembangunan infrastruktur terlalu banyak menggunakan barang-barang impor,” ujarnya.

Related posts