Equipment APP.
Business Feature Mining Top News

Nahkoda Baru ASPINDO

Frans Kesuma, Ketua Aspindo periode 2021-2024, menyerahkan bendera ASPINDO kepada Ari Sutrisno, Ketua ASPINDO terpilih untuk periode 2024-2027. Kredit foto: EI

Musyawarah Nasional (Munas) berbagai organisasi, terutama organisasi politik, umumnya berlangsung panas. Apalagi kalau salah satu agenda utama Munas itu adalah penggantian pengurus. Gontok-gontokan antar-kubu pasti tidak terelakkan. Bahkan bisa terjadi saling serang tidak hanya secara verbal tetapi juga fisik.

Namun, tidak demikian dengan Munas VI Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo) yang berlangsung di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Senin (3/6/2024). Munas ini berlangsung adem. Tidak ada kubu-kubuan. Tidak ada kasak-kusuk tim pendukung untuk mencari dukungan. Tidak ada bantah-bantahan pendapat di arena Munas. Padahal, agenda Munas ini sangat penting dan strategis, yaitu pemilihan ketua umum baru periode 2024-2027.

Laporan pertanggungjawaban ketua umum periode 2021-2024, Frans Kesuma,  diterima dengan mutlak. Tidak satu pun yang mengajukan keberatan. Program-program yang sudah dijalankan dalam tiga tahun terakhir pun tidak ada yang dikritik. Bahkan aturan tata tertib pemilihan ketua umum tanpa sanggahan. Dengan tanpa adanya intrik, kasak-kusuk, dan protes membuat Munas ini terasa “sedikit hambar”.

Tapi apa mau dikata. Setiap organisasi memiliki iklim yang berbeda-beda dalam suksesi kepemimpinan. Pergantian pimpinan di organisasi seperti Aspindo ini berbeda dengan pergantian pimpinan di organisasi politik yang syarat dengan perebutan kekuasaan. Benar kata pepatah, “Lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya”. Lain di organisasi politik, lain pula di Aspindo.

Agenda utama Munas VI Aspindo itu adalah pemilihan ketua umum. Hanya ada dua calon yaitu Ari Sutrisno dari PT Pamapersada Nusantara (anggota Astra Group) dan Iman Nurwahyu dari PT Putra Perkasa Abadi (PPA). Keduanya ditugaskan oleh perusahaan masing-masing untuk bertarung memperebutkan posisi ketua umum Aspindo.

Sebelum pemilihan, masing-masing calon diberi kesempatan untuk memaparkan visi dan misi bagaimana mereka memimpin Aspindo dalam tiga tahun ke depan. Ari Sutrisno yang membuka dan menutup pemaparan visi-misinya dengan pantun menjelaskan empat poin visi dan lima misi. Dalam visinya, Ari Sutrisno bertekad antara lain mengembangkan potensi anggota Aspindo agar mandiri dan berdaya saing.

Baca Juga :  Gejolak Pasar Alat Berat Bakal Berlanjut

Dia juga bertekad mewujudkan iklim usaha jasa pertambangan yang harmonis dan berwawasan K3LH. Artinya, setiap perusahaan perlu bersaing secara sehat dalam menjalankan bisnis jasa pertambangan dan pada saat bersamaan perlu meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan. Ia juga berjanji menciptakan ekosistem pertambangan yang tumbuh dan berkelanjutan bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara visi Iman Nurwahyu yang juga merupakan pensiunan PT United Tractors Tbk pada 2023 lalu, bila terpilih sebagai ketua umum, adalah akan membawa Aspindo “Menjadi asosiasi terdepan yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan pertumbuhan berkelanjutan di industri pertambangan Indonesia.”

 Setelah pemaparan visi & misi, panitia membacakan tata tertib pemilihan dan diikuti mekanisme cara pemilihan. Setiap pemilik hak suara kemudian diberikan surat suara, lalu kartu kehadiran mereka dilubangi untuk membuktikan mereka sudah menggunakan hak pilihnya. Selanjutnya mereka ke bilik suara dan memberikan tanda centang pada kotak di depan nama calon ketua umum. Surat suara yang sudah dicentang itu kemudian dilipat dan dimasukkan ke kotak suara. 

Pada pemilihan ini, ada 112 perwakilan perusahaan anggota Aspindo dari 163 total anggota Aspindo secara keseluruhan yang hadir pada Munas VI ini. Para pemilik hak suara ini adalah perusahaan-perusahaan anggota Aspindo. Bukan orang per orang yang hadir. Karena itu, meski ruangan tempat Munas IV Aspindo ini penuh tetapi yang berhak memberikan suara hanya 112 perusahaan itu.

Setelah semua pemilik suara menggunakan haknya, surat suara itu kemudian dihitung. Ternyata hanya 109 orang yang memberikan suara. Ada tiga pemilik suara yang tidak menggunakan haknya. Dari 109 pengguna hak suara, Ari Sutrisno memperoleh 70 suara atau 64 persen, sedangkan Iman Nurwahyu meraup 39 suara atau 36 persen. 

Baca Juga :  John Deere Rayakan 50 Tahun Produksi Backhoe Loader

Ketika perolehan suara Ari Sutrisno tidak terkejar lagi oleh Iman Nurwahyu secara matematis, Ari Sutrisno mendapatkan ucapan selamat dari beberapa peserta Munas. Tidak ketinggalan, Iman Nurwahyu juga diberi ucapan selamat atas kesediaannya menciptakan demokrasi di Munas VI Aspindo. Dan, setelah semua surat suara dibacakan, rapat Munas VI pun menetapkan Ari Sutrisno sebagai ketua umum Aspindo menggantikan Frans Kesuma yang juga berasal dari PT Pamapersada Nusantara.

Pada saat bersamaan, rapat Munas IV menginstruksikan Ari Sutrisno untuk segera membentuk Badan Pengurus Harian sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Aspindo yang baru, yang juga disahkan pada Munas tersebut.

 Di pengujung Munas, langsung dilakukan serah terima jabatan dari Frans Kesuma kepada Ari Sutrisno. Serah terima jabatan ini ditandai dengan penyerahan bendera Aspindo oleh Frans Kesuma kepada Ari Sutrisno. 

Dalam pidato singkatnya setelah terpilih, Ari Sutrisno berterima kasih kepada semua anggota Aspindo yang hadir pada Munas VI ini dan telah memilihnya menjadi ketua umum. Dia bertekad membangun Aspindo sebagai organisasi yang lebih maju, dikenal masyarakat, dan bermanfaat baik bagi anggota maupun rakyat Indonesia secara keseluruhan. “Saya tidak menyangka bisa terpilih. Apalagi terpilih dengan perolehan cukup besar seperti ini,” ujar Ari Sutrisno.

Dia juga berjanji akan mengadopsi visi misi lawannya, Iman Nurwahyu, yaitu menjadikan Aspindo sebagai organisasi yang semakin maju. Dia pun yakin, itu akan terwujud berkat kerja sama dan bimbingan para senior yang juga hadir pada Munas VI Aspindo tersebut. Selamat ya Pak Ari Sutrisno. Semoga Aspindo semakin jaya, seperti yel-yel yang disampaikannya sebelum pemaparan visi & misinya. [EI]

Berita Terkait

Our website uses cookies to improve your experience. Don't worry you are in safe browsing with us. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy