Equipment APP.
Business Material Handling Mining Telehandler Top News

Telehandler Multi Fungsi SCORPION 7,5 Ton

Telehandler Multi SCORPION 75.10 menggunakan attachment unik untuk mengangkat ban-ban heavy duty (HD) pada peralatan tambang, menyerupai Scorpion dengan cengkeraman yang sangat kuat dan sangat aman. 

Sebuah ‘atraksi’ yang tidak biasa dipertontonkan sebuah brand telehandler pendatang baru di hadapan Majalah Equipment Indonesia pada awal Januari 2023. Di bawah terik matahari yang menyengat, satu unit telehandler yang mengusung nama Scorpion  mempermainkan dengan lincah sebuah ban bekas alat tambang berbobot 2 Ton. Attachment dari telehandler itu mengapit kedua sisi ban tersebut, kemudian mengangkatnya secara perlahan, lalu memutarnya untuk mendapatkan posisi yang paling tepat. Setelah mengangkat dan memutar, masih sebagai bagian dari ‘atraksi’ itu, ban itu kemudian dengan sengaja dilepas ke permukaan tanah sehingga menimbulkan dentuman dan sedikit guncangan yang mendebarkan hati.

Aktor utama pertunjukan yang memikat tetapi sekaligus menggetarkan itu adalah Telehandler Multi 75.10.  Direktur Utama PT Multi Equipment Indonesia, Paul Sun, menjelaskan alasannya mengapa Telehandler Multi 75.10 diberi nama Scorpion. “Sistem kerjanya ketika mengangkat beban seperti ban heavy duty menggunakan cara dengan menjepit seperti kalajengking,” ujarnya sembari menebar senyum sumringah. Produk ini merupakan salah satu produk andalan perusahaan ini di segmen alat angkat multi fungsi.

Paul mengatakan, telehandler Multi 75.10 tidak hanya mampu menjepit ban-ban HD, tetapi dapat dipasangkan beberapa attachment lain seperti main basket, bucket berukuran 2,5 kubik, fork, dan hook. Dengan mengenakan jenis-jenis attachment seperti ini, telehandler dapat menjelma menjadi alat yang betul-betul serba guna dan mampu mengangkat barang-barang seberat maksimal 7,5 ton. Dia mencontohkan pengangkatan engine. “Alat ini bisa mengangkat engine yang beratnya tiga sampai empat ton,” ujarnya.

Pada atraksi siang itu, misalnya, telehandler Multi 75.10 juga memperlihatkan kemampuannya mengangkat dan memindahkan kotak-kotak besi yang beratnya 300-an kilogram menggunakan tali.  

Baca Juga :  Balikpapan Industrial Expo 2023

Multi 75.10 merupakan telehandler kelas 7,5 ton, yang mampu mengangkat beban hingga 7,5 ton dengan panjang boom maksimal 10 meter. Tetapi beban seberat 7,5 ton ini dapat diangkat dalam posisi boom terpendek. Saat boom mencapai jangkauan 5,5 meter ke depan, maka total beban yang bisa diangkat seberat tiga ton. Sementara untuk mengangkat secara vertikal, telehandler ini bisa mengangkat beban seberat 5,5 ton dalam posisi boom tertinggi. “Jadi, telehandler Multi ini bisa mengangkat beban ke depan dan ke atas. Tegak lurus, vertikal dan horizontal juga bisa,” Paul menjelaskan.

Kapasitas besar dan utamakan safety

Kabin Telehandler Multi Fungsi Scorpion 75.10 dilengkapi dengan layar 47 Inci yang menampilkan semua informasi terkait performa mesin, pemakaian bahan bakar, engine fail dan lain-lain.

Paul memastikan Telehandler Multi 75.10 memiliki banyak keunggulan disbanding kompetitor-kompetitornya di kelas yang sama. Pasalnya, seluruh jeroan alat ini adalah produk Eropa, utamanya Italia. Beberapa komponennya buatan Carraro, pabrikan asal Italia. Dia mencontohkan axle atau penggerak roda. Sementara engine-nya merek Cummins. “Hanya perakitannya yang dilakukan di China. Sedangkan semua komponennya berasal dari brand-brand terkemuka dunia,” ungkapnya meyakinkan.

Khusus untuk engine, Paul memastikan bahwa meski buatan China, mesin ini adaptif terhadap bahan bakar sejelek apa pun. “Menggunakan solar busuk sekali pun, mesin ini tetap bisa bekerja dengan baik. Hasilnya tidak sama bila menggunakan mesin-mesin merek lain yang sangat sensitif terhadap bahan bakar,” kata Paul membandingkan. Karena itu pula, Cummins mempersilahkan Multi memajang mereknya pada penutup ruang mesin Telehandler Multi 75.10.

Selain engine, jeroan lain yang berasal dari luar China pada Telehandler Multi 75.10 ini adalah pompa hidrolik. Untuk komponen yang satu ini, Telehandler Multi 75.10 menggunakan merek Kawasaki dari Jepang. Merek ini juga digunakan oleh banyak alat berat buatan China lainnya.

Di kabin tersedia layar yang menampilkan hasil sorotan kamera di sekitar area kerja. Kamera ini sangat membantu operator saat menangani beban yang mau diangkat.

Telehandler Multi 75.10 dipasang berbagai perlengkapan untuk menjamin keselamatan kerja (safety). Di antaranya adalah sensor-sensor yang dipasang pada beberapa bagian alat ini untuk menjamin pekerjaan dilakukan secara aman. Paul mengklaim, keberadaan sensor-sensor tersebut membuat alat ini lebih unggul atas kompetitornya. Meski demikian, sensor-sensor ini juga tetap disesuaikan dengan kondisi sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang anti ribet. “Orang-orang Indonesia belum bisa seperti orang-orang di luar negeri yang justru senang ketika mesin semakin canggih. Yang terjadi di sini justru sebaliknya, alat yang makin canggih akan semakin sulit dioperasikan,” imbuh Paul.

Baca Juga :  LiuGong Buka Pusat Pengembangan & Riset Global

Ia melanjutkan, di dalam unit ini tersedia layar dengan ukuran sekitar 7 inci yang menampilkan semua informasi mengenai performa unit, termasuk bobot muatan yang diangkat, pemakaian bahan bakar hingga engine fail. Jika berat muatan yang diangkat melampaui kapasitas angkat unit, indikator pada layar akan memberikan notifikasi. Kalau tetap dipaksakan, maka boom alat ini langsung cut off alias berhenti total. Boom-nya akan kembali berfungsi kalau kapasitasnya sudah disesuaikan.

“Katakanlah, kita hendak mengangkat muatan dengan berat lima ton. Idealnya, panjang boom untuk muatan seberat itu sekitar dua meter. Jika ingin mengangkat lebih tinggi dari itu, boom tidak akan bisa keluar. Stop total,” jelas Paul sembari menambahkan bahwa fitur ini menjamin safety saat beroperasi. Indikator pada layar juga akan memberitahu jika masih ada ruang untuk mengangkat lebih jauh atau lebih tinggi kalau bobot muatan yang sedang diangkat belum sesuai dengan panjang boom yang ditentukan.

Telehandler Multi 75.10 ini juga dilengkapi dengan kamera. Kamera ini akan sangat membantu operator di kabin untuk memudahkan pekerjaan mereka, terutama saat menangani beban yang mau diangkat. “Sorotan kamera itu memungkinkan operator dapat melihat dengan jelas apakah posisi peganggannya sudah pas atau belum. Tidak perlu melongok-longok dari kabin untuk memastikan apakah posisinya sudah pas atau belum,” ungkapnya.  

Telehandler Multi 75.10 memiliki kabin yang nyaman. Dilengkapi kipas angin, pendingin dan pemanas ruangan, serta radio USB. Dengan adanya pemanas ruangan, maka alat ini bisa dioperasikan juga di negara-negara yang memiliki empat musim atau di lokasi tambang seperti Freeport yang suhunya bisa mencapai nol derajat Celsius.

Sistem keamanan lain yang dimiliki Telehandler Multi 75.10, lanjut Paul, adalah mekanisme kerjanya yang berbeda dari telehandler pada umumnya. “Alat ini bekerja dengan menarik terlebih dahulu baru turun. Sementara telehandler pesaingnya turun dulu baru tarik. Dengan sistem kerja seperti ini, maka safety-nya akan sangat terjamin,” kata Paul lagi.

Pada saat tarik, ia melanjutkan, beban berkurang. Bayangkan saja, pada saat turun tetapi beban tetap sama, pasti keluar. Kalau beban berlebih (overload), unit telehandler pasti roboh atau terjungkal kalau konturnya miring atau tidak rata. 

Baca Juga :  Konecranes Luncurkan Generasi Baru Mobile Harbor Crane Hemat Energi

Untuk menjamin stabilitas saat mengangkat beban berat, telehandler Multi 75/10 juga dilengkapi dengan kaki tiga (outrigger). Meski sebetulnya tanpa outrigger, telehandler pada umumnya tetap bisa bekerja. Namun, pemasangan kaki tiga akan memastikan keamanan dan keselamatan kerja. Paul menambahkan, penggunaan outrigger semakin penting manfaatnya ketika telehandler bekerja di lahan gambut atau tanah berlumpur.

“Dengan adanya outrigger, maka alat ini lebih kokoh. Pada saat unitnya miring pun, alat ini tetap bisa bekerja karena ada kakinya. Kalau tidak ada outrigger, saya yakin nggak bakal bisa kerja karena sensor pun baca. Itu sebabnya kami kami melengkapi telehandler ini dengan outrigger agar lebih aman,” ujarnya.

Dibekali beragam fitur unggulan tidak membuat harga Telehandler Multi SCORPION 75.10 mahal. Paul memastikan harga alat angkat ini sangat kompetitif di pasaran. Dengan kualitas yang pasti terjamin karena memiliki jeroan Eropa, telehandler ini dijual dengan harga yang jauh lebih bersaing dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya.

Satu unit Telehandler Multi 75.10, kata Paul, dibanderol dengan harga sekitar Rp 2,95 miliar. Itu pun sudah lengkap dengan empat attachment yaitu main basket, bucket, fork dan hook. Sementara merek-mereka lain di kelas yang sama dibanderol pada harga Rp 3 hingga 4  Milyar per unit.

Adapun pun pasar yang disasar oleh PT Multi Equipment Indonesia untuk Telehandler Multi 75.10 ini adalah sektor pertambangan dan oil & gas. Sayangnya, kata Paul, segmen pasar oil & gas sudah dikuasai oleh alat-alat buatan Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang. Akses alat-alat buatan Korea, apalagi China ke sektor ini sangat sulit. Namun begitu, ia tidak patah arang. Dia, dan mungkin juga pemain-pemain alat-alat dari China lainnya akan terus mengedukasi pasar, terutama sektor oil and gas. Pada prinsipnya, orang-orang akan percaya jika After Sales terjamin dan kualitas unit di atas rata-rata dari kompetitor. Cara lain adalah dengan mengundang mereka untuk menyaksikan secara langsung cara kerja telehandler ini dan mengendarai sendiri untuk merasakan berbagai benefit yang ditawarkan Telehandler MULTI Fungsi SCORPION 75.10 ini. @

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Telehandler Multifungsi Scorpion 75.10, silahkan menghubungi PT Multi Equipment Indonesia: + 62 852 8585 9168

 

Berita Terkait