Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Press ReleaseTop News

Enlit Asia – Electricity Connect 2026: Sebuah Platform Strategis untuk Percepat Transisi Energi Indonesia & ASEAN

13
×

Enlit Asia – Electricity Connect 2026: Sebuah Platform Strategis untuk Percepat Transisi Energi Indonesia & ASEAN

Share this article
Suasana pameran Enlit Asia – Electricity Connect 2025. Kredit foto: Enlit Asia
Example 468x60

Jakarta, Equipment Indonesia – Clarion Events, bekerja sama dengan Asosiasi Tenaga Listrik Indonesia (MKI), akan menyelenggarakan Enlit Asia – Electricity Connect 2026 pada 22–24 September 2026. Acara ini akan menyoroti beberapa area prioritas dalam memajukan transisi energi di kawasan ini, termasuk pasokan listrik untuk pusat data di ASEAN, digitalisasi dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, serta peran energi nuklir.

Area-area yang menjadi fokus ini mencerminkan inovasi-inovasi terbaru, penyesuaian berbagai regulasi, dan strategi-strategi yang membentuk ekosistem energi yang tangguh dan berkelanjutan. Enlit Asia – Electricity Connect 2026 didukung penuh oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia dan PT PLN (Persero).

ALTRAK

Enlit Asia adalah acara tahunan untuk sektor power dan energi ASEAN, yang mempertemukan lebih dari 11.000 pengunjung dan 280 peserta pameran dari berbagai negara. Acara ini menjadi ajang pertemuan bagi para pembuat kebijakan, pelaku-pelaku industri, para penyedia teknologi, serta inovator-inovator untuk membahas perkembangan-perkembangan terbaru, berbagi wawasan, dan membentuk arah masa depan lanskap energi di kawasan ini.

Sementara itu, Electricity Connect, acara tahunan MKI yang sebelumnya dikenal sebagai Hari Listrik Nasional sebelum tahun 2024, bertujuan untuk memperkuat infrastruktur listrik Indonesia sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi dan tanggung jawab lingkungan. Acara ini memperkuat komitmen Indonesia untuk membangun sistem listrik yang andal, terjangkau, berkelanjutan, dan siap menghadapi masa depan, sekaligus mendorong inovasi, investasi, dan kemandirian energi jangka panjang. Sebagai pusat bagi sektor listrik Indonesia dan komunitas energi internasional, Electricity Connect berhasil menarik 15.000 pengunjung dan 179 peserta pameran pada tahun 2024 dan 2025.

Acara tahun ini didukung penuh oleh Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero). Kolaborasi ini sangat penting di tengah kebutuhan investasi sektor kelistrikan Indonesia, yang diperkirakan melebihi USD 500 miliar untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE).

Baca Juga :  PC200-10M0 CE: Excavator Komatsu Yang Produktif & Irit Bahan Bakar

Sebagai tulang punggung dekarbonisasi nasional, Pemerintah Indonesia mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan target ambisius sebesar 100 GW. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi emisi, tetapi juga menanggapi lonjakan permintaan listrik dari sektor digital, khususnya pusat-pusat data, yang diproyeksikan tumbuh hingga 20% per tahun di kawasan ASEAN.

“Pemerintah Indonesia mempercepat transisi energi dengan membuka peluang investasi hijau yang signifikan. Fokus utama kami adalah mencapai target pengembangan tenaga surya 100 GW sebagai pilar utama bauran energi nasional. Kami berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kebijakan yang konsisten untuk memastikan ketersediaan energi bersih yang kompetitif bagi industri masa depan, termasuk mengatasi permintaan listrik yang tumbuh pesat dari sektor pusat data di Indonesia. Melalui Enlit Asia – Electricity Connect 2026, kami mengundang semua pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menanggapi kebutuhan listrik yang terus berkembang dari sektor pusat data melalui kebijakan yang konsisten dan inovatif,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Kelistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Wanhar Abdurrahim, dalam keterangan tertulis Enlit Asia.

Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menekankan peran strategis PLN dalam menerjemahkan peta jalan transisi energi menjadi hasil nyata. Dalam sesi Executive Briefing  yang akan datang, PLN akan mempresentasikan arah kebijakan operasionalnya, yang berfokus pada percepatan proyek-proyek energi terbarukan dan penguatan sistem kelistrikan.

“Melalui acara ini, kami akan mempresentasikan arah kebijakan PLN yang jelas, khususnya dalam menerjemahkan kebijakan pemerintah menjadi hasil nyata, mulai dari percepatan proyek tenaga surya dan pengembangan Sistem Penyimpanan Energi Baterai (BESS) hingga penguatan Program Elektrifikasi Desa (Lisdes). Sejalan dengan tema ‘Memperkuat Kedaulatan Regional, Mengamankan Ketahanan Sistem Energi,’ PLN hadir untuk memamerkan berbagai kemenangan cepat dan pencapaian konkret yang menunjukkan bagaimana transisi energi Indonesia telah berjalan melalui digitalisasi jaringan, jaringan pintar, dan penguatan sistem yang tangguh. Kami mengajak kolaborasi lintas batas untuk membangun infrastruktur listrik yang tidak hanya bersih dan andal, tetapi juga mampu menjadi tulang punggung kedaulatan ekonomi Indonesia dan ASEAN di panggung global.”

Baca Juga :  Drilling Rig SANY Bangun Pabrik Baja Terbesar di Vietnam

Ketua Asosiasi Tenaga Listrik Indonesia (MKI), Suroso Isnandar, mengatakan bahwa kolaborasi strategis antara MKI, Kementerian ESDM, PT PLN (Persero), dan Clarion Events dalam menghadirkan Enlit Asia – Electricity Connect 2026 mencerminkan komitmen multi-pemangku kepentingan yang kuat untuk memajukan sektor energi.

“Kolaborasi antara MKI, Clarion Events, Kementerian ESDM, dan PT PLN (Persero) dalam menyelenggarakan Enlit Asia – Electricity Connect 2026 menandai peristiwa penting untuk mendukung dan mempercepat pengembangan sektor energi Indonesia dan ASEAN. Peran asosiasi industri, dalam hal ini MKI, sangat penting dalam menjembatani kebijakan, kesiapan industri, dan inovasi teknologi dalam transisi energi di kawasan ini.”

CEO Clarion Events Asia, Richard Ireland, menginformasikan bahwa pendaftaran  peserta pameran, sponsor, dan partisipan sudah dibuka secara resmi. “Dengan target 11.000 pengunjung dan 280 peserta pameran global, acara ini bukan sekadar pameran, tetapi juga pusat transaksi dan investasi teknologi energi. Kami mengundang semua pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam membangun kolaborasi konkret menuju sistem energi ASEAN yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya berharap. Untuk informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi website: https://www.enlit-asia.com/

Iklan Berca