Scroll untuk baca artikel
loading=
loading=
loading=
EquipmentManufacturingTop News

Wujudkan Investasi Besar, LiuGong Groundbreaking Pabrik di Karawang

×

Wujudkan Investasi Besar, LiuGong Groundbreaking Pabrik di Karawang

Share this article
Ketua Umum Kadin Anindya Novyan Bakrie (kedua dari kiri) dan para pejabat LiuGong bersiap menekoan tombol groundbreaking pabrik LiuGong di Artha Industrial Hill, Karawang, Jawa Barat, Rabu 22 Juli 2026. (Sumber Foto: Equipment Indonesia)
Example 468x60

Jakarta, Equipment Indonesia – PT LiuGong Machinery Indonesia (LMI) mewujudkan komitmennya berinvestasi dalam jumlah besar dan berjangka panjang di Indonesia lewat pembangunan pabrik.

Peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan pabrik dan kantor LiuGong ini dilakukan di Artha Industrial Hill, Kawarang, Jawa Barat, Rabu 22 Juli 2026. Untuk tahap pertama proyek ini, LiuGong menyiapkan anggaran jumbo sebesar  500 juta RMB atau setara Rp 1,3 triliun dengan nilai tukar rupiah saat ini.

ALTRAK

Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Setia Diarta, dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Anindya Novyan Bakrie. Hadir juga Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun.

Sementara dari pihak LiuGong, baik dari China maupun Indonesia, hadir Chairman of Guangxi LiuGong Group Co., Ltd. dan Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd. Zheng Jin; Vice Chairman and President of Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd. Luo Guobing.

Hadir juga Vice President of Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd. Yuan Shiguo, Xiao Xiaolei, dan Deng Tao; President Director LiuGong Machinery Indonesia Levi Lin; Vice President Director LiuGong Machinery Indonesia Li Yuedong; serta President Director LiuGong Finance Indonesia Zhao Lei.

Chairman of Guangxi LiuGong Group Co., Ltd. dan Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd., Zheng Jin mengatakan, Indonesia Green Smart Industrial Park merupakan wujud komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia.

“Indonesia Green Smart Industrial Park mencerminkan komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia. Kami akan terus memperdalam kemitraan di Indonesia dan kawasan ASEAN, mendorong inovasi melalui kolaborasi yang terbuka, serta bekerja sama dengan para mitra industri untuk mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan dan transformasi hijau di kawasan,” ujar Zheng Jin.

Baca Juga :  LiuGong Luncurkan Excavator Seri F: Lebih Cerdas, Lebih Irit, Lebih Tangguh

Proyek ini akan dikembangkan dalam tiga tahap. Pada fase pertama, LiuGong akan membangun lini produksi excavator dan wheel loader elektrik dengan kapasitas produksi yang direncanakan mencapai 5.000 unit per tahun.

Fasilitas tersebut akan mengadopsi teknologi manufaktur pintar, seperti Automated Guided Vehicle (AGV), Rail Guided Vehicle (RGV), dan Manufacturing Execution System (MES) untuk mendukung digitalisasi proses produksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Vice Chairman and President of Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd., Luo Guobing, mengatakan Indonesia Green Smart Industrial Park tidak hanya menjadi fasilitas manufaktur, tetapi juga platform industri hijau dan cerdas yang mengintegrasikan manufaktur, riset dan pengembangan, pengembangan talenta, serta kolaborasi industri.

“LiuGong akan mendirikan Indonesia Product Application Research and Development (R&D) Center serta bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada untuk mendorong transfer teknologi dan mengembangkan talenta lokal. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan dorongan baru bagi pengembangan industri alat berat Indonesia yang berkelanjutan,” kata Luo Guobing.

Sebagai bagian dari strategi lokalisasi, LiuGong terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Sejak bergabung dalam Program Kerja Sama Sekolah Tiongkok–Indonesia pada 2023, perusahaan telah melatih lebih dari 900 siswa.

Saat ini, sebanyak 30 siswa dari angkatan terbaru sedang mengikuti pelatihan profesional di kantor pusat LiuGong di Tiongkok. Setelah menyelesaikan program tersebut, mereka akan langsung melanjutkan praktik kerja di fasilitas manufaktur LiuGong di Indonesia.

Pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park merupakan tonggak penting dalam strategi manufaktur global LiuGong. Ke depan, LiuGong melalui PT LiuGong Machinery Manufacturing Indonesia (LMMI) akan terus memperdalam strategi lokalisasi, memperkuat kapabilitas manufaktur global, serta meningkatkan rantai nilai global untuk alat berat elektrik.

Baca Juga :  Penjualan Yanmar Naik Tipis pada Tahun Fiskal 2014

Proyek ini sekaligus menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di dalam Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill (KAIH).

Kehadiran LiuGong semakin memperkuat posisi KAIH sebagai kawasan industri yang mendukung rantai pasok industri kendaraan listrik sekaligus mendorong pertumbuhan investasi dan pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu Dedi Mulyadi menyambut baik acara peletakan batu pertama pembangunan pabrik LiuGong tersebut. Dia berharap, kehadiran pabrik LiuGong di Karawang bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat Karawang pada khususnya dan Jawa Barat pada umumnya.

Selain itu kehadiran LiuGong juga diharapkan bisa menyerap tenaga kerja yang ada di Kabupaten Karawang dan pada saat bersamaan bisa menggerakkan dan menghidupkan perekonomian di sekitar baik kuliner maupun berbagai jenis usaha lainnya.

Namun Dedi Mulyadi meminta warga Kabupaten Karawang untuk meningkatkan kemampuan diri, terutama dalam bidang entrepreneurship atau kewirausahaan guna menyambut kehadiran pabrik LiuGong tersebut.

Kepada aparat keamanan baik kepolisian maupun TNI, Dedi Mulyadi meminta untuk tidak menolerir aksi premanisme yang memeras pengusaha hanya untuk mendapat upeti bagi kelompoknya. Sebab aksi premanisme semacam itu akan menghabat pertumbuhan investasi.

Pada bagian lain Dedi Mulyadi juga berkomitmen, Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten karawang akan membangun infrastruktur pendukung seperti jalan dan jembatan guna mempermudah dan memperlancar arus pergerakan barang dari dan ke kawasan industri.

Sementara Setia Diarta dalam sambutannya berharap pembukaan pabrik LiuGong ini bisa meningkatkan produksi alat berat di Indonesia sehingga dapat menjawab kebutuhan alat berat di Indonesia.

Sebab, kata dia, kebutuhan alat berat di Indonesia, semua model dan jenis alat berat, mencapai 19.000 unit per tahun. Sementara kemampuan produksi hingga 2026 baru mencapai 10.000 unit per tahun. Karena itu masih ada peluang pasar yang begitu besar yang bisa dijawab oleh kehadiran pabrik LiuGong ini. [EI]

Baca Juga :  Gelar Customer Day 2025, Indonesia Pasar Penting bagi LiuGong

 

Iklan Berca