31.6 C
Jakarta
14 Mei, 2021.

Bagaimana Menggunakan Kode-kode Kesalahan untuk Meningkatkan Performa Operator

Ilustrasi Dozer Cat® D6 GC. (Foto: Trakindo)

Di era digital ini, makin banyak produsen alat berat membekali produk-produk mereka dengan perangkat teknologi canggih, sehingga membuat alat-alat itu makin pintar. Jika terjadi problem atau kesalahan (biasanya disebabkan oleh operator), mesin-mesin sendiri melaporkannya kepada pemilik alat dan/atau dealer melalui perangkat telematik. Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang terjadi dan mengatasinya dengan melatih operator-operator Anda agar mengoperasi alat dengan cara yang benar. Artikel Rod Sutton berikut ini (diterjemakan dari www.constructionequipment.com, 4 Februari 2021), membantu Anda bagaimana menggunakan kode-kode kesalahan untuk meningkatkan performa operator.

Hampir setiap alat berat dalam sebuah armada, baik baru maupun bekas (retrofit) yang dilengkapi dengan kotak hitam, menampilkan kode-kode kerusakan, dan kalau jumlahnya banyak, hal itu bisa membuat manajer peralatan kewalahan. Jumlah dan frekuensi alert (peringatan) yang dikirim melalui email, text alert, dan komunikasi-komunikasi lainnya dapat dengan mudah membuat penerima tidak peka, menyebabkan para manajer kehilangan data yang dapat membantu mereka untuk meningkatkan kinerja mesin.

Caterpillar dan dealer-dealernya telah melakukan investasi perangkat lunak dan personel untuk membantu para manajer armada mengatasi kekacauan pengiriman peringatan-peringatan dari sebuah mesin guna mengidentifikasi data-data alat berat yang dapat mereka tindak lanjuti.

“Dari perspektif purnajual (aftermarket), kami ingin … mengubah (data mesin) menjadi semacam informasi yang dapat digunakan para pelanggan untuk menghasilkan lebih banyak uang atau membuat operasi mereka lebih aman, lebih produktif, mengurangi biaya, atau mengontrol biaya,” kata Tim Noon, pakar bidang teknologi quarry global untuk digital konstruksi dan teknologi.

Para manajer peralatan dapat menggunakan data-data alat berat, khususnya kode-kode kesalahan, untuk memanfaatkan kinerja armada dengan menggunakannya untuk melatih para operator. Operator-operator yang menggunakan alat berat dengan benar memaksimalkan produktivitas dan meminimalkan biaya. Namun, alih-alih menangani semua area yang menunjukkan perlunya pembinaan operator, Noon menyarankan untuk “fokus pada sejumlah hal kecil”.

“Mungkin Anda memiliki dua atau tiga kode kesalahan yang menjadi pukulan berat bagi Anda,” katanya. “Fokuslah pada kode-kode kesalahan itu dan gunakan itu sebagai peluang positif untuk bersama-sama dengan para operator Anda memecahkannya dan katakan, ‘Kami melihat banyak hal seperti ini, dapatkah Anda membantu saya memahami mengapa kami melihat peringatan-peringatan seperti ini?’

“Ketika teknologi ini pertama kali keluar … para operator sangat enggan untuk menerimanya. Kami telah melihat para pemilik dan perusahaan-perusahaan mengambil inisiatif dan … lawanlah resistensi itu dengan pengalaman yang positif. Pengalaman positif itu adalah kuncinya. Mereka (memiliki) fakta untuk mengatakan, ‘Itu terjadi tiga kali pada hari Senin dan dua kali pada hari Selasa, tetapi itu tidak terjadi sama sekali pada minggu lalu. Bisakah Anda membantu saya memahami? Apa ada yang berubah?'”

Strategi untuk menghasilkan pengalaman positif dalam pembinaan para operator bergantung pada empat prinsip utama, kata Noon. Para manajer peralatan yang berusaha untuk melatih perubahan perilaku harus memberi para operator sejumlah area yang dapat dikelola untuk ditangani, menggunakan fakta dan data untuk melibatkan operator dengan cara yang positif, memberikan pelatihan dan pembinaan berdasarkan area tersebut dan fakta-fakta serta data-data yang sesuai, dan memasukkan pelatihan ke dalam proses pemantauan mereka untuk melanjutkan kesuksesan itu.

Dengan strategi itu, kata Noon, para manajer armada dapat mengidentifikasi satu atau dua kode kesalahan dan melatih. Jika kode kesalahan mengindikasikan bahwa regenerasi emisi telah dihentikan oleh operator, misalnya, jelaskan kepada operator pentingnya hal itu. “’Saya tahu Anda sedang berusaha semakin produktif, tetapi hal ini perlu dilakukan demi kesehatan alat dan usia pemakaian yang lebih lama serta menekan biaya alat, serta kesuksesan perusahaan kita secara keseluruhan.’ Operator itu sekarang mengerti. Mereka telah membangun pengalaman yang positif. ”

Para manajer dapat memperkuat perubahan perilaku, sekali lagi didukung oleh data dan fakta, dengan menawarkan insentif-insentif. Noon mengatakan beberapa pelanggan Caterpillar yang menggunakan strategi pelatihan ini menawarkan hadiah seperti makan siang bersama, tentu saja gratis, jika terjadi perubahan yang positif.  Menyadari bahwa peningkatan kinerja menguntungkan perusahaan dalam hal pengurangan biaya atau produktivitas, para manajer ini memanfaatkan waktu makan siang itu untuk menjelaskan dan berbagi cerita tentang apa saja keuntungan-keuntungan yang diperoleh perusahaan.

Seiring dengan semakin banyaknya pabrikan, saluran distribusi menawarkan jalan terbaik yang dapat digunakan oleh data mesin Caterpillar untuk memberikan manfaat bagi para pelanggan. Dealer-dealer lokal memiliki hubungan dan dapat menunjukkan kepada pelanggan-pelanggan mereka bagaimana data-data tersebut dapat meningkatkan operasi.

“Kami melihat dealer memasukkan data telematika ini ke dalam kontrak-kontrak servis atau ke dalam tugas-tugas PM (Preventive Maintenance) atau tugas-tugas pelatihan operator karena mereka tahu ada banyak informasi berharga di sana,” kata Noon.

“Pada 2021, para pelanggan mungkin tidak akan kesulitan karena kelebihan informasi dan data. Semuanya terhubung secara digital dan datanya datang dari mana-mana, tetapi para dealer melangkah lebih jauh dengan berkata: ‘Pak pelanggan, kami perhatikan bahwa kami melihat sesuatu di sini di PM Anda dan kode-kode kesalahan ini  dapat diatasi dengan beberapa pelatihan sederhana.’ Dealer-dealer mengambil inisiatif.”

Selain dealer-dealer mereka mengambil pendekatan proaktif dan konsultatif terhadap data, Noon mengatakan para dealer juga menawarkan bantuan pelatihan seperti instruktur-instruktur dealer bersertifikat dan pakar-pakar product support yang telah dilatih oleh Caterpillar.

“Pelanggan-pelanggan kami mengetahui bahwa mereka harus melangkah ke dunia digital, mereka tahu bahwa mereka harus mengukur sesuatu sehingga mereka dapat memantau dan mengelolanya,” kata Noon.

“‘Saya tahu saya harus melakukannya, tapi saya tidak punya staf.’ Jangan melihat itu karena membutuhkan staf baru; tapi anggap saja hal itu sebagai sesuatu yang tersedia untuk Anda (dari dealer) untuk melakukan pekerjaan Anda sedikit lebih baik.” (www.constructionequipment.com)

Related posts

346342
Users Today : 701
This Year : 58802
Total Users : 345642
Views Today : 8415
Total views : 8970875
Who's Online : 16
Your IP Address : 3.236.222.124
Server Time : 2021-05-14