Bermula dari bisnis komponen dan suku cadang untuk alat berat, PT Dayasakti Mitra Mandiri (DMM) terus mengembangkan bisnisnya hingga ditunjuk sebagai sole agent dari worldwide company, Xiamen XGMA International Trade Co. Ltd. China dan TGP Hydraulic Breaker asal Korea Selatan.
Pasar alat berat untuk konstruksi di Indonesia tetap menjanjikan, meski sedikit terusik oleh pandemi Covid-19 yang masih terus menjalar hingga kini. Indonesia merupakan pasar paling potensial untuk produk-produk alat berat di kawasan Asia Tenggara. Tidak heran pemain-pemain baru terus bermunculan untuk mencoba mencoba peruntungan di bisnis ini dengan memperkenalkan brand-brand baru.
Salah satu pemain baru di bisnis distribusi alat berat ini adalah PT Dayasakti Mitra Mandiri. Perusahaan ini memulai debutnya di bisnis spare-parts pada tahun 2018 lalu. Meski menyebut dirinya sebagai pemula di bisnis distribusi, namun Dayasakti tidak asing dengan industri alat berat. Mulanya perusahaan ini adalah sebagai distributor untuk spare-parts Hydraulic Hose (Merk Gates – USA ), GET (Ground Engaging Tools), Undercarriage dan Cutting Tools untuk mengupas aspal yang akan didaur ulang.
“Kami start awal main di suku cadang Hydraulic Hose, Undercarriage dari pabrikan USA dan Cina,” kata Sunarwi Gunadi, Direktur PT Dayasakti Mitra Mandiri, dalam perbincangan dengan Equipment Indonesia di markasnya yang terletak di kawasan Maruda Center, Bekasi beberapa waktu lalu.
Melihat peningkatan permintaan suku cadang lain di pasar, DMM pun terus menambah portofolio spare-parts yang didistribusikannya. “Kami melihat market, para customer menginginkan produk-produk yang branded, sehingga kami menjalin kerja sama dengan Gates Hydraulic & Industrial Hose dari Amerika Serikat sebagai distributornya di Indonesia,” Sunarwi menjelaskan.
Dari bisnis berbagai macam spare-parts ini, kemudian Dayasakti merambah ke bisnis alat berat. Awalnya perusahaan ini menjadi distributor untuk LuQing Wheel Loaders di Indonesia, kini portofolio alat berat yang diageninya bertambah. Sejak Juni 2019 lalu, Dayasakti menjadi agen untuk TGP Hydraulic Breaker asal Korea Selatan.
Dayasakti memasarkan dua model TGP Hydraulic Breaker, yaitu TGP250 untuk Excavator kelas 20 ton dan TGP350 untuk segmen Excavator kelas 30 ton. Kedua alat pemecah batu ini membidik segmen quarry dan aplikasi konstruksi lainnya. Khusus untuk TGP350 cocok untuk pemecah bebatuan dengan Excavator kelas 30 tons.
TGP Hydraulic Breaker memiliki dua tipe, yaitu Silent type dan Open type. Menurut Sunarwi, model silent lebih disukai customer karena suaranya tidak berisik. Tipe ini memiliki peredam suara. Sedangkan tipe open tanpa peredam suara.
Sunarwi mengatakan, dari sisi kualitas TGP Hydraulic Breaker tidak berbeda jauh dengan produk hydraulic breaker asal Korea lain yang sudah lama masuk ke pasar Indonesia. “Isi di dalamnya sama semua, dan mutu bahannya sama. Hanya mereknya tidak sama, dan itu membuat harganya berbeda,” ujarnya meyakinkan. @
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:
PT Dayasakti Mitra Mandiri
Kawasan Industri & Pergudangan Marunda Center, Blok A2 No. 10
Jalan Marunda Makmur, Segara Makmur
Tarumajaya, Kab. Bekasi, Jawa Barat
Indonesia 17211
Tel: (+62-21) 2214 8889, 22148087
M: (+62) 811 1668 743
Website: www.dayasakti.net





















