Scroll untuk baca artikel
loading=
loading=
loading=
BusinessEquipmentTop News

PT Hydac Technology Indonesia Resmikan Kantor dan Fasilitas Baru

×

PT Hydac Technology Indonesia Resmikan Kantor dan Fasilitas Baru

Share this article
Managing Director PT Hydac Technology Indonesia Rudy Karimun (tengah) memotong pita peresmian kantor dan fasilitas baru di BSD, Tangerang, Kamis 23 Juli 2026. (Foto: Equipment Indonesia)
Example 468x60

Jakarta, Equipment Indonesia – PT Hydac Technology Indonesia meresmikan kantor dan fasilitas baru mereka di Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Kamis 23 Juli 2026. Opening Ceremony tersebut berlangsung sederhana di depan pintu masuk kantor dan warehouse Hydac tersebut.

Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Managing Director PT Hydac Technology Indonesia, Rudy Karimun.

ALTRAK

Ia didampingi oleh pejabat dari Kerja sama Kadin Indonesia- Jerman (EKONID), Monika Erat dan Secretary Economics Affairs Head of Economic Section Embassy of the Federal Republic of German, Jonas Prafke.

Setelah pemotongan pita, undangan diajak tur keliling kantor dan warehouse. Dimulai dengan mendengar pemaparan tentang berbagai layanan dan solusi yang disediakan PT Hydac Technology Indonesia di ruang training (pelatihan) lantai satu.

Kemudian dilanjutkan dengan melihat warehouse yang berada di bagian belakang kantor tersebut.

Di sana, undangan juga mendapat penjelasan tentang berbagai solusi teknologi yang ditawarkan Hydac Technology Indonesia untuk berbagai industri baik pertambangan, maupun power plant. Solusi-solusi ditampilkan dan bisa dilihat oleh undangan yang hadir.

Kemudian, undangan diajak ke Werner Dieter Hall di lantai tiga. Hall tersebut secara khusus didedikasikan kepada Werner Dieter, pendiri Hydac internasional yang lahir pada 1929 dan baru wafat dua tahun silam (2024).

Rudy Karimun dalam penjelasannya kepada undangan mengatakan bahwa Hydac Technology Indonesia, dan juga kantor tersebut, tidak terlepas dari peran Werner Dieter sendiri.

Ia sangat mendukukung pendirian kantor Hydac Technology Indonesia dan juga mendukung penuh pendirian kantor Hydac di BSD tersebut. Begitu pula dengan kantor Hydac yang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Dialah orang pertama yang mendukung mendirikan Hydac Indonesia dan kantor ini. Kami punya dua kantor. Satu di BSD ini dan satu lagi di Balikpapan,” kata Rudy Karimun.

Baca Juga :  Engine FPT Industrial untuk Truk Tata Daewoo, CEN

Lebih jauh Rudy Karimun menjelaskan bahwa Hydac adalah perusahaan keluarga dan bukan perusahaan publik.

Namun begitu proses pengambilan keputusan tidak birokratis. Terbukti dalam pengambilan keputusan pendirian kantor Hydac di Indonesia.

Menurut Rudy Karimun, itu terjadi karena Werner Dieter sangat yakin bahwa Indonesia memiliki potensi sangat besar. Ia juga mengakui Indonesia sebagai negara besar dan akan sangat bisa menjadi negara maju.

Karena itu, Werner Dieter pun membawa keahlian yang dimiliki Hydac, sebuah perusahaan Jerman, untuk dipadukan dengan kemampuan lokal Indonesia baik sumber daya manusia maupun sumber daya alamnya. Hal yang sama juga terjadi di negara-negara lain. Sebab semangat Hydac adalah memadukan antara keahlian yang dimiliki Hydac dengan kemampuan local.

Perihal tentang potensi Indonesia yang besar juga diajui oleh Monika Erat. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Namun perlu diaktifasi.

Dan karena potensi yang besar itu, Indonesia memiliki posisi yang strategis bukan hanya bagi Jerman, tetapi juga bagi semua negara.

Sehubungan dengan itu, dia mengapresiasi peresmian kantor dan fasilitas baru Hydac Indonesia di BSD tersebut. Ia berharap fasilitas ini bisa semakin menghadirkan nilai tambah yang begitu besar bagi perekonomian Indonesia.

Sementara itu Direktur PERTAABI, Sigit Pamungkas yang juga hadir pada acara tersebut menyampaikan ucapan selamat atas peresmian kantor dan fasilitas baru Hydac Indonesia tersebut.

Menurut dia, kehadiran fasilitas tersebut semakin memperkokoh posisi Hydac Indonesia yang belakangan ini gencar mempromosikan solusi filtrasi bagi berbagai industri di Indonesia baik pertambangan, konstruksi, perkebunan, dan berbagai industri lainnya.

Dan, solusi ini semakin relevan menyusul kebijakan mandatori dari Pemerintah Indonesia untuk menggunakan bio fuel (bahan bakar campuran antara solar dengan fame atau minyak sawit) atau B50 sejak Juni 2026 lalu di berbagai industri.

Baca Juga :  Merlo Telehandler Tawarkan Product Range Terlengkap

Solusi Hydac ini akan mengatasi berbagai keluhan para pelaku industri terhadap sifat-sifat negatif bio fuel.

“Saya beberapa bulan lalu mengunjungi Hydac di Jerman. Hydac memang lebih unggul dari brand lain yang sudah masuk ke Indonesia. Bukan hanya teknologinya tetapi juga after market,” pungkas Sigit Pamungkas.

Seluruh rangkaian acara Opening Ceremony PT Hydac Tehcnology Indonesia itu ditutup dengan makan siang. [EI]

Iklan Berca