Selain hemat bahan bakar, CAT 330 GC menawarkan keuntungan optimal bagi customer lewat produktivitas tinggi karena memiliki bucket terbesar di kelasnya.
Jakarta, Equipment Indonesia – Industri pertambangan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Saat ini, selain batu bara, terdapat beberapa usaha tambang lain yang tumbuh semakin pesat, seperti nikel, bauksit dan quarry. Proses penggalian kekayaan-kekayaan alam tersebut mengandalkan peralatan berat, terutama excavator. Seiring dengan skala bisnis tambang dewasa ini, yang dibutuhkan bukan lagi terutama excavator super besar (Super Large Excavator / SLHEX), tetapi juga medium excavator kelas 30 ton. Model ini dirancang untuk pekerjaan-pekerjaan konstruksi berat, quarry hingga operasi penambangan mineral dan batubara. Keunggulan utama excavator kelas 30 ton adalah keseimbangan optimal antara tenaga mesin yang besar dan efisiensi bahan bakar, sehingga menjadikannya pilihan ideal untuk produktivitas tinggi di sektor konstruksi berat maupun pertambangan.
Garansi Bahan Bakart CAT 330GC

Salah satu contoh medium excavator yang sangat cocok untuk operasi penambangan skala menengah adalah CAT 330GC, kelas 3o ton. Aswin Achmadi, Product Manager Large Excavator PT. Trakindo Utama, mengatakan bahwa hydraulic excavator ini menjadi pilihan terbaik bagi pelaku-pelaku usaha pertambangan yang mengutamakan produktivitas dan efisiensi bahan bakar.
Biaya bahan bakar memiliki porsi terbesar dalam biaya operasi peralatan berat, yaitu 45%, dan CAT 330GC paling efisien bahan bakar di kelasnya. Namun, menurut Aswin, Trakindo tidak hanya mengklaim CAT 330 GC hemat bahan bakar. Untuk lebih memastikan efisiensi konsumsi bahan bakar unit ini, perusahaan ini memberikan garansi hemat bahan bakar sebanyak 22 liter per jam dan efisiensi produksi tertinggi di kelas excavator 30 ton.
“Jika konsumsi bahan bakar dari pelanggan CAT 330 GC melebihi angka tersebut, maka PT. Trakindo Utama akan mengganti selisihnya. Syaratnya sangat mudah, yaitu pastikan Product Link sebagai telemetri alat berfungsi dengan baik. Bahkan pelanggan dibebaskan untuk memilih mode operasi alat, yaitu eco mode, smart mode atau power mode sekalipun,” kata Aswin kepada Majalah Equipment Indonesia saat ditemui pada Selasa (11/8/2026) di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Selain hemat bahan bakar, dia melanjutkan, CAT 330 GC juga memberikan keuntungan optimal bagi para customer melalui produktivitas tinggi karena memiliki bucket terbesar di kelasnya, yaitu 2,4 kubik heavy duty bucket, serta memiliki kehandalan yang sangat baik. Semuanya itu menjadikan CAT 330 GC selalu siap dalam operasional pelanggan. Kehandalan tersebut bersumber dari kualitas alat dan fitur-fitur yang disematkan seperti Auto Reverse Fan, Electro Hydraulic dan Product Link.
“Dengan fitur Auto Reverse Fan, putaran kipas radiator akan otomatis berputar terbalik selama 20 detik untuk membersihkan cooling package dari debu tambang agar fungsi pendinginan alat selalu dalam keadaan optimal. Semua ini dilakukan saat unit sedang beroprasi secara normal dan tidak perlu mematikan mesin sehingga tidak mengurangi waktu produksi,” jelas Aswin.

Caterpillar sudah melakukan beberapa upgrade penting pada CAT 330GC. Alat berat ini sudah menggunakan Electro Hydraulic untuk menggantikan tradisional pilot control. Teknologi ini mengurangi 70% hose hidrolik dan juga mengurangi risiko kebocoran oli hidrolik. Selain itu, fungsi dengan Electro Hydraulic Joystick dapat dengan mudah diatur dan sesuaikan fungsinya jika operator ingin fungsi joystick disamakan dengan excavator lain.
Untuk memudahkan pemantauan kondisi dan posisi unit, CAT 330GC sudah dilengkapi dengan dengan Product Link, yaitu telemetri data melalui GSM serta Satellite, dan dapat memantau kondisi unit melalui HP android, laptop, atau desktop. “Informasi posisi alat, utilisasi alat (hours meter, idle time dan travel time), konsumsi bahan bakar, fault code dapat dilihat secara online,” imbuhnya.
Selain itu, PT. Trakindo Utama memiliki beberapa infrastruktur aftermarket demi memperlancar bisnis pelanggan. Untuk mempermudah pelanggan melakukan trouble shooting secara mandiri, terang Aswin, perusahaan ini memiliki SCC (Service Command Center) yang dapat dengan mudah dikontak melalui Call Center 1500-228. Customer dapat meminta dihubungkan dengan Service Advisor untuk dipandu langkah-Langkah melakukan trouble shooting. Namun, jika tetap membutuhkan kehadiran certified teknisi, maka PT. Trakindo Utama akan menyiapkan tools dan parts secara spesifik agar proses trouble shooting dapat dilakukan secara efektif dan efisien.
Trakindo Utama juga sudah memiliki Trakindo Customer Apps, yang merupakan one stop solution dari handphone pelanggan. “Melalui aplikasi itu, pelanggan dapat melihat status finansial, order dan melacak service atau spare parts, melihat status unit, parts book digital, panduan inspeksi alat, promo marketing dan manfaat loyalty point hanya dalam genggaman,” pungkasnya.
Trakindo Utama sudah 55 tahun sebagai CAT Dealer yang terpercaya di Indonesia. Perusahaan ini memiliki jaringan layanan after sales service (ASS) yang luas, didukung lebih dari 75 Cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, 90+ workshop & warehouse, 4 laboratorium oil sampling SOS, 3 pusat Machine Rebuild, dan 4 pusat Component Rebuild, 7 Service Command Center, serta lebih dari 3400 teknisi bersertifikat, guna memastikan kualitas komitmen Cepat dan Pasti dapat dirasakan oleh seluruh pelanggan. (EI)




















