
Chief Executive Officer Caterpillar, Jim Umpleby, para eksekutif senior, manajemen dan staf-staf lainnya tidak akan mendapatkan kenaikan gaji pada tahun 2020 sebagai bagian dari upaya produsen mesin-mesin off-highway terbesar di dunia itu untuk memangkas biaya selama pandemi virus corona, sebagaimana dilaporkan kantor berita Bloomberg. Mereka juga tidak akan menerima pembayaran yang diuraikan berdasarkan rencana insentif tahunan.
“Keputusan-keputusan ini sulit dan tidak dibuat dengan mudah, tetapi kami harus bertindak dengan rasa urgensi untuk menanggapi situasi yang sangat menantang yang ditimbulkan oleh pandemi ini,” kata juru bicara Caterpillar, Kate Kenny.
Keputusan itu muncul kurang dari seminggu setelah produsen asal Amerika Serikat ini menarik kembali outlook bisnisnya pada tahun 2020 ini dan mengumumkan penangguhan beberapa operasi mengingat tidak ada kejelasan tentang bagaimana pandemi ini akan mempengaruhi bisnisnya.
Caterpillar sebelumnya mengonfirmasi bahwa pihaknya memberhentikan sejumlah karyawan sebagai bagian dari tindakan yang diambil untuk mengurangi produksi karena melemahnya permintaan pelanggan.
“Kami telah menghadapi dan mengatasi banyak tantangan selama sejarah 95 tahun perjalanan perusahaan ini,” kata Umpleby dalam sebuah catatan kepada para karyawan saat mengumumkan pemangkasan itu. “Bekerja bersama-sama, saya yakin kita akan muncul lebih kuat setelah dampak pandemi mereda.” (Sumber: Caterpillar/aggbusiness.com)



















