Scroll untuk baca artikel
loading=
loading=
BusinessMiningTop News

IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

×

IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

Share this article
Mining Indonesia Expo 2026 pada IEE Series - Engineering Week 9-12 September 2026 ramai didatangi pengunjung. (Sumber foto: Pamerindo Indonesia)
Example 468x60

Jakarta, Equipment Indonesia – Maraton pameran bertajuk Energy & Engineering (IEE) Series 2026  sudah usai,  bersamaan dengan berakhirnya IEE Series – Engineering Week 2026, yang antara lain menampilkan Mining Indonesia Expo, pada 9-12 September 2026 di Jakarta International (JI) Expo, Kemayoran, Jakarta.

Engineering Week 2026 di JIExpo itu  menjadi pamungkas dari rangkaian pameran yang  digelar oleh PT Pamerindo Indonesia di Balikpapan (Kalimantan Timur) dan Surabaya (Jawa Timur).

Rangkaian pameran tersebut adalah ajang mempertemukan para pelaku usaha industri sektor energi dan engineering, para pemangku kepentingan, sekaligus juga memberi peluang terjadinya sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat keberlanjutan industri dan memberi nilai tambah dari hulu ke hilir.

Perjalanan IEE Series tahun ini dimulai melalui IEE Series Balikpapan pada Juni 2026. Rangkaian ini mempertemukan lebih dari 4.700 pelaku industri di sektor pertambangan, konstruksi, dan minyak dan gas, di tengah hadirnya 200+ merek dari 10+ negara.

IEE Series Balikpapan itu juga membawa berbagai peserta pameran untuk melihat langsung peluang investasi di kawasan IKN (Ibu Kota Negara), memperlihatkan bagaimana platform industri dapat menghubungkan kebutuhan pasar dengan perkembangan kawasan.

Sementara Indonesia Energy Week Surabaya pada Juli 2026 merupakan debut dan diselenggarakan bersama dengan pameran Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia, mempertemukan sektor ketenagalistrikan, air, utilitas, manufaktur, dan agrikultur dalam satu ekosistem.

Pada edisi perdana ini, lebih dari 200 eksibitor dari 17 negara tampil dan pameran ini mendapat kunjungan 9.700+ pengunjung profesional selama 4 hari penyelenggaraan.

Rangkaian IEE Series 2026 kemudian mencapai puncaknya di Jakarta melalui IEE Series – Energy Week pada 2–5 September dan IEE Series – Engineering Week pada 9–12 September.

Dalam dua pekan penyelenggaraan tersebut, IEE Series mempertemukan ekosistem energi dan engineering melalui lebih dari 2.100 perusahaan dari 38 negara dan kawasan, dengan total area pameran mencapai lebih dari 108.000 meter persegi dan 75.000+ trade attendees.

Selama dua pekan, rangkaian IEE Series juga menghadirkan 10 hybrid stages dengan 47 sesi seminar dan 279 thought leaders, serta mendapat dukungan dari 61 asosiasi dan mitra industri.

Skala dan keberagaman tersebut menjadikan dua pekan ini bukan hanya sebagai rangkaian pameran, tetapi sebagai ruang untuk mempertemukan teknologi, pengetahuan, kebutuhan industri, dan peluang kolaborasi lintas sektor, sekaligus menjadi penutup yang menguatkan konektivitas yang telah dibangun sepanjang perjalanan IEE Series 2026.

Bagi Pamerindo Indonesia, rangkaian tersebut menunjukkan bahwa nilai sebuah platform industri tidak hanya dapat dilihat dari angka skala penyelenggaraan, tetapi juga dari koneksi yang terjalin.

Pertemuan antara pelaku usaha, pemerintah, asosiasi, akademisi, penyedia teknologi, hingga pengguna industri membuka peluang untuk bertukar pengetahuan, memahami kebutuhan lintas sektor, serta menemukan solusi dan rekomendasi demi menciptakan nilai lebih besar di sepanjang rantai industri.

Baca Juga :  Beragam Opsi Service Yang Ditawarkan IPW

“Bagi kami, sustainability dalam industri tidak hanya berbicara tentang bagaimana teknologi dan proses menjadi lebih efisien, tetapi juga bagaimana ekosistem industri dapat terus terhubung dan berkembang,” kata Deputy Event Director Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito.

Dia meneruskan, “Melalui rangkaian IEE Series 2026, kami ingin menciptakan ruang bagi pelaku industri untuk tidak hanya bertemu, tetapi juga bertukar pengetahuan, menemukan solusi, dan membangun kolaborasi yang dapat memberikan nilai jangka panjang.”

Semangat Keberlanjutan

Pada IEE Series 2026, Pamerindo Indonesia mengangkat tema “Sustainability for Industrial Transformation”. Tema ini diejawantakan dalam berbagai aktivitas sepanjang rangkaian IEE Series 2026. Bagi Pamerindo, sustainability tidak hanya berkaitan dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga bagaimana sebuah kegiatan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan, industri, dan masyarakat secara lebih luas.

Salah satu upaya tersebut hadir melalui Better-Stands, program global yang diterapkan oleh Pamerindo Indonesia, untuk memberikan apresiasi kepada peserta pameran yang menerapkan prinsip keberlanjutan dalam penyelenggaraan stan, termasuk melalui pengurangan penggunaan material sekali pakai dan pemanfaatan kembali material konstruksi. Pada IEE Series – Engineering Week 2026, tiga penerima penghargaan Better-Stands adalah Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Urip Gumulya, dan Hamure.

Dengan fokus meminimalkan limbah stan mereka, PT Urip Gumulya, yang bergerak di bidang peralatan water management, berhasil memenangkan Better-Stands karena komitmen pada standar ISO 14001 pengelolaan lingkungan dan dukungan terhadap green industry.

Dimas Istiarto, Marketing Executive PT Urip Gumulya, berbagi cerita mengenai stan mereka, “Kami memanfaatkan layar digital dan LED screen untuk mengurangi sampah sekali pakai, sekaligus merancang booth agar klien merasa nyaman berkomunikasi bisnis. Karena memang fokus kami adalah mengurangi timbulan limbah, baik di operasional pabrik maupun kegiatan pameran.”

Pada stan Hamure, mereka tidak memisahkan konstruksi booth dengan produk, karena ciri khas produk adalah rumah modular yang bisa berpindah dan dibongkar pasang. Mereka biasanya menampilkan produk sesuai dengan kebutuhan industri pada pameran spesifik, seperti rumah tinggal pekerja tambang dan konstruksi yang punya umur produk hingga 20 tahun.

Rahmi Nastiti, Marketing Manager dari Hamure, dengan bangga menjelaskan, “Kami bisa menang karena konsepnya memang berbeda dari stan pameran pada umumnya. Unit yang kami bawa adalah rumah modular, jadi setelah pameran selesai, tidak ada material yang dibuang dan bisa dipakai lagi. Selain itu, rumah modular ini hanya butuh 1 sampai 2 hari untuk berdiri, bahkan tipe expandable container house hanya butuh setengah hari, jauh lebih ramah lingkungan.”

Baca Juga :  Klarifikasi Bencana Alam di Tambang Batu Bara RUB

Lain halnya dengan booth Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), yang tidak hanya menghadirkan booth sustainable, tetapi juga mengangkat tema keberlanjutan pada produk Mercedes-Benz Truck yang dibawa. Konstruksi booth menggunakan materi yang sebagian besar digunakan sebelumnya di pameran-pameran lain oleh kontraktor. DCVI juga menghadirkan truk “Mercy Bagong”, yang menjadi simbol sustainability karena truk ini sudah aktif di Indonesia sejak 1980-an, dan hingga saat ini masih digunakan di berbagai wilayah.

Booth Daimler pada Mining Indonesia Expo 2026.

“Kami melihat sustainability sebagai upaya untuk memperpanjang atau menambah nilai dari apa yang sudah kita miliki. Karena itu, kami menggunakan kembali material booth dari pameran sebelumnya dan menghadirkan Mercedes-Benz Truck ‘Bagong’, yang telah digunakan di Indonesia sejak dekade 1970–1980 dan hingga kini masih dapat beroperasi di berbagai area,” Head of Sales, Product and Marketing DCVI Faustina.

Dia meneruskan, “Bagi kami, keduanya menunjukkan bahwa sustainability juga dapat diwujudkan selain melalui reuse, tetapi juga melalui peningkatan durability, dan pemanfaatan produk dalam jangka panjang.”

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa sustainability dapat hadir dalam keputusan-keputusan yang lebih praktis; mulai dari bagaimana sebuah produk dirancang, bagaimana material digunakan, hingga bagaimana sebuah sistem industri dikelola.

Dengan memberikan ruang bagi praktik tersebut untuk terlihat dan diapresiasi, pameran juga dapat menjadi sarana untuk mendorong pembelajaran antarpeserta.
Namun, keberlanjutan sebuah ekosistem industri tidak hanya ditentukan oleh bagaimana industri menggunakan teknologi dan sumber daya hari ini, namun juga bergantung pada siapa yang akan melanjutkan industri tersebut di masa depan. Karena itu, pengembangan talenta muda menjadi bagian penting.

Melalui program Student Visit, Pamerindo membuka kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa untuk melihat secara langsung perkembangan teknologi, memahami kebutuhan industri, serta berinteraksi dengan pelaku usaha dan asosiasi. Selama dua pekan IEE Series 2026, program Connecting the Disconnected mempertemukan 1,439 pelajar dan mahasiswa dari 22 institusi pendidikan dengan ekosistem industri energi dan engineering.

Dengan membuka akses tersebut sejak dini, platform industri dapat ikut membantu membangun kapabilitas generasi yang akan melanjutkan transformasi sektor energi dan engineering Indonesia.

Tema keberlanjutan sepanjang IEE Series ini tidak hanya bergema di dalam ruang pameran, tetapi juga dalam acara yang lebih rileks yaitu IEE Run for Charity 2026 pada pada Sabtu, 12 September 2026 di area GPN JIExpo Kemayoran. Ajang lari menyenangkan ini hanya menempuh Jarak 5 km dan diikuti 500 peserta.

IEE Run for Charity menjadi ruang untuk memperluas kontribusi IEE Series di luar aktivitas bisnis dan pertemuan industri. Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi yang selama ini dibangun melalui pameran juga diarahkan untuk memberikan manfaat sosial, termasuk melalui dukungan terhadap program beasiswa bagi mahasiswa di bidang energi dan engineering serta keterlibatan komunitas pelari penyandang disabilitas.

Baca Juga :  IEE Series 2025 Pekan Pertama Dibuka secara Sederhana

Dengan demikian, sustainability dalam IEE Series 2026 tidak berhenti pada bagaimana industri mengembangkan teknologi yang lebih efisien atau menggunakan sumber daya secara lebih bertanggung jawab. Sustainability juga mencakup bagaimana ekosistem dibangun agar pengetahuan terus diteruskan, talenta baru mendapatkan akses, dan manfaat dari sebuah platform dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Pendekatan yang Sama

Sepanjang 2026, IEE Series membawa pendekatan yang sama ke tiga titik dengan karakter industri yang berbeda. Balikpapan memperlihatkan potensi konektivitas industri di kawasan Kalimantan dan Indonesia Timur; Surabaya memperluas akses ke ekosistem energi, utilitas, manufaktur, dan agrikultur; sementara Jakarta mempertemukan sektor energi dan engineering dalam skala nasional dan internasional.

Perbedaan tersebut justru memperlihatkan satu kesamaan: kebutuhan industri semakin saling terhubung. Teknologi dari satu sektor dapat menjadi solusi bagi sektor lain, kebutuhan energi menciptakan peluang bagi infrastruktur baru, pembangunan membutuhkan material dan engineering, sementara seluruh rantai tersebut membutuhkan manusia, pengetahuan, dan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan.

Karena itu, bagi Pamerindo, keberhasilan IEE Series 2026 tidak hanya diukur dari jumlah perusahaan, pengunjung, maupun luas area yang berhasil dihimpun. Nilai yang lebih penting terletak pada koneksi yang dapat terus berkembang setelah pameran selesai, bentuk kerja sama bisnis, pertukaran pengetahuan, adopsi teknologi, pengembangan talenta, maupun inisiatif sosial.

“Kami melihat IEE Series bukan sebagai rangkaian pameran yang selesai ketika acara berakhir, tetapi sebagai platform yang terus membangun koneksi antara industri, teknologi, pengetahuan, dan manusia. Kami berharap hubungan yang terbentuk sepanjang 2026 dapat terus berkembang menjadi kolaborasi dan nilai jangka panjang bagi industri Indonesia,” ujar Hanung.

Dengan berakhirnya Engineering Week pada 12 September, rangkaian IEE Series 2026 resmi ditutup. Perjalanan yang dimulai dari Balikpapan, berlanjut ke Surabaya, dan mencapai puncaknya di Jakarta meninggalkan satu pesan yang sama: transformasi industri membutuhkan lebih dari sekadar teknologi dan investasi. Ia membutuhkan ekosistem yang terhubung, kolaborasi yang berkelanjutan, dan kemampuan untuk menciptakan nilai yang dapat bertahan dalam jangka panjang.

Rangkaian IEE Series 2026 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pelaku industri nasional dan global dalam membangun masa depan yang lebih hijau, efisien, dan inklusif. Untuk menjaga sinergi tersebut, IEE Series akan kembali hadir pada tahun 2027 dengan agenda yang lebih luas dan inovatif. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari transformasi besar ini di IEE Series 2027. [EI]

Iklan Berca