Scroll untuk baca artikel
loading=
loading=
loading=
FinancingMiningTop News

XCMG-GMT Umumkan Perusahaan Patungan Pembiayaan pada Mining Indonesia 2026

×

XCMG-GMT Umumkan Perusahaan Patungan Pembiayaan pada Mining Indonesia 2026

Share this article
President Director XCMG Group Indonesia Kong Qing Chao (kedua dari kiri) berbicara dalam jumpa pers Mining Indonesia 2026 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu 9 September 2026. Ia didampingi President Director GMT Rahmansyah (kedua dari kanan) dan Presiden Direktur GMM Frankie Makaminang (kanan). (Foto: Equpiment Indonesia).
Example 468x60

Jakarta, Equipment Indonesia – Manufaktur mesin-mesin tambang dan konstruksi asal China, XCMG mengumumkan perusahaan pembiayaan patungan antara XCMG dengan dealer mereka di Indonesia Gaya Makmur Tractors (GMT) bernama, ABC Multifinance.

ABC Multifinance yang merupakan Platform Pembiayaan XCMG-GMT ini menjadi bagian penting dalam pembangunan ekosistem industri XCMG di Indonesia.

ALTRAK

Cakupannya adalah R&D (Research and Development), produksi, pasokan, penjualan, layanan, dan pembiayaan, serta memanfaatkan sinergi antara manufaktur Tiongkok dan pembiayaan untuk mendukung transformasi industri lokal menuju arah yang lebih hijau dan rendah karbon.

Hal itu dikatakan President Director XCMG Group Indonesia President Director XCMG Group Indonesia Kong Qing Chao dalam jumpa pers Mining Indonesia 2026 di booth XCMG dan GM Group, Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu 9 September 2026.

Dalam jumpa pers tersebut Kong Qing Chao didampingi Presiden Direktur Gaya Makmur Tractors Rahmansyah dan Presiden Direktur Gaya Makmur Mobil (GMM) Frankie Makaminang.

Lebih jauh Kong Qing Chao menjelaskan, Platform Pembiayaan XCMG-GMT, ABC Multifinance merupakan langkah penting XCMG dalam menyempurnakan tata letak industri lokal di pasar luar negeri serta memperdalam kerja sama kapasitas industri internasional.

“Sekaligus menjadi penghubung utama antara sektor industri dan sumber pendanaan dalam pengembangan rantai industri secara menyeluruh,” ujar Kong Qing Chao. 

Dengan fokus pada kebutuhan pelanggan di sektor pertambangan, metalurgi, infrastruktur, logistik, dan bidang utama lainnya, perusahaan pembiayaan ini menyediakan layanan pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Diharapkan dengan begitu dapat secara efektif menurunkan hambatan pembiayaan dalam pembelian alat berat dan mendukung berbagai pelanggan dalam melakukan peningkatan peralatan. 

Pada saat yang sama, perusahaan bersinergi dengan berbagai mata rantai R&D, manufaktur, dan layanan untuk menyediakan layanan pembiayaan yang mencakup seluruh masa pakai alat berat melalui skema “beli, rawat, gunakan, dan alihkan”.

Baca Juga :  Hinabi Targetkan Produksi 6.000 Alat Berat Tahun Ini

“Juga berbagai skenario melalui skema “investasi, pembangunan, operasional, dan penyewaan”, sehingga mendorong transformasi strategis XCMG dari “penyedia alat berat” menjadi “penyedia solusi untuk berbagai skenario operasional,” imbuhnya. 

Solusi Hijau Terintegrasi

Pada kesempatan yang sama, Kong Qing Chao juga menjelaskan bahwa dalam Mining Indonesia 2026 ini, mereka mengusung tema “New Power, NewcFuture”. 

Di bawah tema ini, XCMG Group hadir dengan solusi hijau terintegrasi untuk berbagai skenario operasional. Bersamaan dengan penyelenggaraan pameran, XCMG Indonesia menyambut kehadiran 

Karena itu, dalam pameran ini, XCMG fokus pada pengembangan elektrifikasi dan kecerdasan, dengan menampilkan rangkaian lengkap produk unggulan yang mencakup berbagai skenario utama seperti penggalian dan pengangkutan di area pertambangan, pekerjaan bongkar muat, serta konstruksi. 

Sebagai produk yang merepresentasikan transformasi hijau, XCMG menampilkan wheel loader listrik murni XC938EV dan wheel loader hybrid XC978HEV secara bersamaan pada pameran ini. 

XC938EV mengandalkan penggerak listrik murni untuk menghasilkan nol emisi dan konsumsi energi yang rendah, serta sesuai untuk pekerjaan bongkar muat secara terus-menerus dengan intensitas tinggi. 

Sementara XC978HEV menggunakan teknologi hybrid yang menggabungkan tenaga dan efisiensi ekonomi, sehingga sesuai untuk kondisi operasional kompleks dengan siklus kerja panjang. 

Untuk kebutuhan pengangkutan di area pertambangan, XCMG menampilkan  kendaraan angkut berbadan lebar energi baru XGE150PRO, bersama rangkaian dump truck listrik murni dan traktor listrik.

Deretan mesin ini membentuk jajaran transportasi hijau yang sesuai dengan kondisi jalan kompleks dan kebutuhan pengangkutan dalam volume besar di area pertambangan.

Selain itu, XCMG juga menampilkan excavator, bulldozer, mobile crane, dan forklift energi baru, serta fasilitas pengisian daya pendukung sekaligus membentuk solusi operasional hijau terintegrasi untuk berbagai sektor. 

Baca Juga :  Mantsinen, Mesin Multi Purpose Yang Unik

Pada bagian lain Kong Qing Chao menjelaskan, tahun 2026 menjadi tahun tonggak penting bagi pengembangan rantai industri XCMG Indonesia, dengan berbagai langkah strategis yang terus direalisasikan. 

Sejak awal tahun ini, basis manufaktur energi baru XCMG Indonesia telah selesai dibangun dan mulai beroperasi. 

Unit pertama peralatan energi baru hasil produksi lokal juga telah berhasil diproduksi, sehingga mewujudkan produksi dan pengiriman peralatan energi baru secara lokal, sekaligus meningkatkan efisiensi pasokan dan kecepatan respons.

Pusat R&D XCMG Indonesia juga telah resmi diresmikan, dengan berfokus pada kondisi operasional lokal untuk melakukan pengembangan adaptasi produk dan iterasi teknologi, sehingga memberikan dukungan teknologi dari hulu bagi seluruh rantai industri. 

Perjanjian Kerja Sama

Pada bagian lain Kong Qing Chao menginformasikan bahwa pada Mining Indonesia 2026 ini, XCMG menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan sejumlah lembaga keuangan, serta menyelesaikan penandatanganan kontrak pembelian sejumlah unit alat berat dengan sejumlah pelanggan utama di industri. 

Sinergi antara industri dan pembiayaan mulai menunjukkan hasil awal dan memberikan dorongan kuat bagi pengembangan pasar selanjutnya. 

Sementara di bagian akhir pemaparannya, Kong Qing Chao menegaskan bahwa selama lebih dari 30 tahun mengembangkan pasar Indonesia, XCMG senantiasa berpegang pada prinsip “berakar di Indonesia, melayani Indonesia”, berpartisipasi secara mendalam dalam pembangunan berbagai proyek besar di Indonesia, serta terus menyempurnakan sistem operasional lokal. 

“Seiring dengan semakin lengkapnya ekosistem industri terintegrasi, XCMG akan terus memanfaatkan keunggulan sinergi teknologi, manufaktur, layanan, dan pembiayaan, serta semakin mendalam mengintegrasikan diri ke dalam proses pengembangan industri Indonesia, guna memberikan kontribusi lebih besar bagi pertumbuhan berkualitas tinggi dan transformasi hijau industri local,” pungkasnya. [EI]

Iklan Berca