
Pabrikan alat berat asal Jepang, Kobelco Construction Machinery, merayakan keberhasilannya memproduksi hydraulic excavator ke-300.000 baru-baru ini. Perusahaan yang berbasis di Tokyo itu mengatakan tidak akan mencapai tonggak sejarah ini jika bukan karena dukungan pelanggan-pelanggannya, dan mengadakan perayaan khusus di pabrik Itsukaichi di Prefektur Hiroshima untuk menandai momen penting ini.
Berbicara di acara tersebut, Presiden dan CEO Kobelco, Yoshinori Onoe, mengatakan bahwa pencapaian akumulasi produksi 300.000 unit adalah hasil kreasi kami dari serangkaian produk yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan zaman, sekaligus mengatasi tantangan-tantangan dan terus berinovasi.
“Misi kami sekarang adalah meneruskan filosofi perusahaan kami tentang ‘pendekatan langsung pada pengguna’, yang telah mendorong bisnis kami ke generasi berikutnya. Bersama-sama, melalui upaya kolektif, Kobelco dapat membuat lompatan lebih jauh ke depan,” ungkap Yoshinori Onoe, seperti dilaporkan International Construction, Selasa (12/10).

Meski Kobelco secara resmi didirikan pada tahun 1999 – sebagai hasil dari pemisahan bisnis mesin konstruksi Kobe Steel – mesin-mesin hydraulic excavator yang diproduksinya saat ini memiliki sejarah yang membentang jauh ke tahun 1983 ketika Kobe Steel mengakuisisi Yutani Heavy Industries.
Saat itulah perusahaan mulai memproduksi mesin-mein excavator di lokasi produksinya di Hiroshima dan, kemudian, sebuah merger menghasilkan excavator SK Series yang pertama – total 300.000 unit dihitung dari mesin itu.
Meski excavator SK Series pertama diproduksi di bekas pabrik Gion perusahaan itu dan kemudian mesin-mesin itu dibuat di pabrik Numata, excavator Kobelco ke-300.000 keluar dari jalur produksi di lokasi Itsukaichi. (Sumber: International Construction)



















