Keberhasilan China melawan virus corona menyisakan banyak cerita yang membesarkan hati. Meski negeri tirai bambu itu belum sepenuhnya bersih dari wabah yang berawal di kota Wuhan itu, namun kegigihan dan kekompakan warganya, termasuk dunia usaha, untuk melawan serangan virus itu patut dicontoh. Tidak lama setelah Covid-19 menjalar, Pemerintah China mengambil langkah berani dengan mengisolasi Wuhan dan kota-kota lain di Hubei. China menerapkan langkah-langkah kontrol paling ketat dalam sejarah.
Dikutip dari situs earthmoversmagazine.co.uk (3/3/2020), pada 23 Januari 2020, Biro Pembangunan Kota dan Pedesaan Wuhan membangun dua rumah sakit darurat – Rumah Sakit Leishenshan dan Rumah Sakit Huoshenshan di Hanyang, pinggiran kota Wuhan, mengikuti model rumah sakit Xiaotangshan di Beijing yang dibangun ketika negara itu memerangi wabah SARS pada tahun 2003.
Setelah mendengar berita itu, markas LiuGong bekerja sama dengan Perusahaan Penjualan Langsung LiuGong Hubei, membentuk Tim Keamanan Mesin Konstruksi untuk sepenuhnya bekerja sama dengan pemerintah Wuhan guna mendukung pembangunan kedua rumah sakit darurat itu. Persoalan muncul pada Malam Tahun Baru Imlek, yaitu bagaimana mengirimkan sejumlah besar barang dan sumber daya manusia dalam waktu singkat.
Pada hari yang sama, Tim Dukungan Darurat Khusus yang dipimpin oleh General Manager Perusahaan Penjualan Langsung LiuGong Hubei dibentuk, yang secara aktif menghubungi para pelanggan untuk mengirim mesin-mesin excavator, roller dan crane guna membantu pembangunan Rumah Sakit Leishenshan dan Rumah Sakit Huoshenshan.
Zhu dan Zhou adalah pelanggan-pelanggan utama LiuGong, yang telah membeli mesin-mesin LiuGong sebelumnya, dan di antara banyak lainnya yang membantu membangun rumah sakit dengan mesin-mesin yang mereka miliki. “Kami mengirim dua excavator ke lokasi konstruksi pada Malam Tahun Baru Imlek,” kata Zhu.
“Sesuai kebiasaan, para pekerja sudah berlibur sebelum Festival Musim Semi. Tetapi kami mengumpulkan kembali para pekerja di daerah sekitar setelah menerima misi ini dan mereka semua bekerja sepanjang waktu untuk membantu membangun kedua rumah sakit itu,” kata Zhu.
Di lokasi pembangunan Rumah Sakit Leishenshan (beroperasi sejak 22 Februari), banyak mesin LiuGong yang bekerja, termasuk excavator 952EHD dengan hydraulic hammer 195, excavator 936, excavator 950E, dan crane 25 ton. Mesin-mesin LiuGong juga beroperasi di lokasi pembangunan Rumah Sakit Huoshenshan, yang terdiri dari 920E dan roller.
Sebuah tim layanan yang terdiri dari 50 staf dari Perusahaan Penjualan Langsung LiuGong Hubei juga dibentuk, dan siap siaga 24 jam sehari untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan layanan di lokasi konstruksi. LiuGong juga menyumbangkan masker dan minyak ke beberapa rumah sakit dan lokasi konstruksi. Keterlibatan yang begitu gigih dari berbagai kalangan, termasuk perusahaan alat berat seperti LiuGong, memungkinkan upaya-upaya menyelamatkan hidup manusia dari wabah corona membuahkan hasil yang positif.






















