Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Press ReleaseTop NewsTruck

UD Trucks perkenalkan Tractor Head Quon GW 6×4 yang tangguh di Jepang

212
×

UD Trucks perkenalkan Tractor Head Quon GW 6×4 yang tangguh di Jepang

Share this article
Example 468x60

UD Trucks memperkenalkan tractor head tipe heavy duty Quon GW 6×4 di Jepangbaru-baru ini. Truk baru ini powerful namun hemat bahan bakar, mudah dikemudikan, sistem pengereman dan kenyamanannya luar biasa. Truk ini mengutamakan pengemudi dan kargo karena membantu mengurangi kelelahan pengemudi sekaligus meningkatkan efisiensi transportasi.

Tractor head Quon GW 6×4 menjadi model andalan pabrikan ini. Menghasilkan tenaga dan torsi luar biasa yang disemburkan oleh mesin 13 liter, truk ini hemat bahan bakar dan mudah dikendarai berkat teknologi ESCOT dan UD Active Steering. Truk ini juga menawarkan kombinasi yang bagus rem cakram dan rem bantu yang terkemuka di industri ini.

ALTRAK

Pada acara peluncuran traktor 6×4 baru ini, yang telah diperkenalkan kembali untuk pertama kalinya dalam 13 tahun, Presiden UD Trucks, Kouji Maruyama, mengatakan, “Sebagai produsen truk, kami selalu mengutamakan pengemudi dan berusaha untuk tetap selangkah lebih maju dalam menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi oleh industri saat ini. Kami berharap semua pengemudi akan menemukan bahwa Quon 6×4 baru lebih mudah dikendarai dan membantu mengurangi kelelahan yang terkait dengan mengemudi jarak jauh, memberi mereka energi untuk hari esok.”

Empat fitur kunci

Quon 6×4 yang baru berjalan dengan mulus di jalan, dengan transmisi ESCOT-VII next generation dan tenaga awal yang disalurkan oleh mesin GH13. Untuk menggerakkan kendaraan dengan berat kotor (GCW) 60 ton atau lebih, engine ini  menghasilkan 530 tenaga kuda. Selain itu, transmisi otomatis 12 kecepatan yang dikontrol secara elektronik telah berevolusi melampaui ESCOT-VI, dengan ESCOT-VII baru yang memungkinkan pemindahan gigi yang lebih cepat dan mulus.

UD Active Steering mengurangi kelelahan pengemudi dan meningkatkan keselamatan. Sejak diluncurkan pada tahun 2021, UD Active Steering sangat dipuji oleh para pengemudi dan kini telah ditambahkan ke GW 6×4 Quon yang baru. Berat roda kemudi bisa sangat berbeda antara mengemudi dengan trailer yang terisi penuh dan yang kosong. Namun, dengan UD Active Steering, kemudahan mengemudi sangat mengurangi kelelahan pengemudi dan berkontribusi pada keselamatan.

Baca Juga :  Magna Tyres Group Akuisisi Fennell Tyres International

Kombinasi rem bantu, rem engine, dan rem cakram terdepan di industri ini menghasilkan pengereman yang pakem, mulus, dan bertenaga. Retarder hidraulik berkapasitas besar yang digunakan pada Quon 6×4 yang baru menghasilkan tenaga pengereman yang unggul bahkan saat mengangkut beban berat menuruni tanjakan.

Dengan menggabungkan rem mesin dengan rem cakram, yang hanya digunakan oleh UD Trucks di antara produsen-produsen kendaraan komersial Jepang, maka dapat dipastikan truk ini memiliki pengereman yang andal dan sempurna. Bahkan pada turunan yang lebih panjang, kecepatan kendaraan dapat dipertahankan dan dikendalikan dengan jumlah rem kaki yang minimal.

Suspensi udara Quon 6×4 yang baru sangat ideal untuk kargo dan pengemudi, baik ketika kendaraan dalam kondisi terisi penuh maupun kosong. Roda ke-5 kelas 16 ton dan 18 ton adalah yang pertama di antara pabrikan-pabrikan Jepang yang dilengkapi dengan suspensi udara belakang. Truk-truk ini juga ideal untuk mengangkut peralatan presisi dan bahkan dengan muatan berat seperti baja, kawat pengikatnya mengikat kuat. Selain itu, kenyamanan berkendara saat kendaraan tidak sedang menarik beban sangat mengurangi kelelahan pengemudi.

Interior & eksterior

Dalam posisinya sebagai sebuah model andalan, Quon 6×4 yang baru ini memiliki desain interior dan eksterior yang nyaman. Eksteriornya menampilkan gril khusus berlapis krom gelap, gril segi enam berlapis perak dan tiga palang, serta emblem khusus. Interiornya menampilkan jok hitam dan setir kulit hitam.

Menjawab tantangan 2024

Di Jepang, barang-barang yang dikirim dengan truk mencapai 90% dan industri ini menghadapi masalah serius seperti kekurangan pengemudi dan melonjaknya harga bahan bakar. Secara khusus, batas atas jam lembur untuk para pengemudi di Jepang akan dibatasi menjadi 960 jam setahun mulai 1 April 2024. Pengembangan model andalan ini menekankan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi para pengemudi, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transportasi dan produktivitas pengemudi.

Baca Juga :  MAGNI Meramaikan Pasar Telehandler di Indonesia

Dalam survei kesadaran yang dilakukan oleh UD Trucks pada Maret 2023 di antara 400 pengemudi truk, sekitar 70% responden mengatakan bahwa mereka merasa tidak nyaman mengemudikan kendaraan yang tidak familiar dan lebih dari 80% pengemudi menginginkan truk yang mudah dikemudikan oleh siapa saja. Kekurangan pengemudi di Jepang diperkirakan akan semakin parah karena undang-undang yang membatasi waktu lembur pada tahun 2024.

Survei ini menunjukkan bahwa baik para pengemudi lama maupun para pendatang baru dalam profesi pengemudi truk menuntut perbaikan dalam lingkungan kerja dan truk yang mereka kendarai. Sumber: UD Trucks

Iklan Berca