Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
EquipmentTop News

BI-MU, Barometer Industri Machine Tool & Metalworking Dunia

290
×

BI-MU, Barometer Industri Machine Tool & Metalworking Dunia

Share this article
Example 468x60

BI-MU 2016 semakin memperkuat posisinya sebagai barometer industri machine tool, metalworking, otomasi dan teknologi-teknologi terkait lainnya di pasar dunia.

Bimu 14

ALTRAK

BIMU 1

Bimu 21
Rombongan dari Indonesia berdiskusi dengan eksibitor yang menampilkan mesin pembengkok pipa besi. (Foto-foto: Dok. EI)

Awal Oktober 2016 Majalah Equipment Indonesia memenuhi undangan Italian Trade Agency (ITA) untuk menghadiri pameran BI-MU/Sfortec Industry di Milan, Italia. Lebih dari seratus jurnalis yang berasal dari berbagai belahan dunia diundang secara khusus untuk meliput eksibisi ini. Event yang digelar sekali dalam dua tahun ini berlangsung selama empat hari, 5-8 Oktober. Pameran ini diselenggarakan oleh UCIMU-SISTEMI PER PRODURRE – asosiasi produsen-produsen machine tool, robot dan automation systems, serta diorganisir oleh EFIM-ENTE FIERE ITALIANE MACCHINE.

Sebagai pameran berskala internasional, pameran ini menarik banyak peserta maupun pengunjung dari berbagai negara. Dan tahun ini, untuk mendongkrak transaksi selama pameran, panitia memobilisasi para pengguna mesin dari negara-negara yang menjadi pasar potensial produk-produk machine tool buatan Italia. Terdapat 20 delegasi asing yang diundang khusus, dengan jumlah keseluruhan 200 operator (peserta). Mereka berasal dari Brasil, Kanada, Meksiko, Amerika Serikat, Polandia, Rusia, Turki, Moroko, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Kuwait, Iran, Oman, Palestina, Irak, Uzbekistan, Cina, India, Thailand dan Indonesia. Untuk memudahkan mereka memilih produk-produk yang spesifik, penyelenggara BI-MU memfasiliasi pertemuan-pertemuan langsung dengan pabrikan-pabrikan Italia, di samping kunjungan ke booth.

Dari Indonesia, ITA memboyong beberapa pemain industri machine tool dan metalworking. Mereka adalah Bambang Indra Maryono (PT Bina Usaha Mandiri Mizisawa), Ir. Dadi Siswaya (PT Aristo Satria Mandiri Indonesia), Arifin Zain (PT Bertindo Jaya Raya), Hadi Yudiansyah (PT Nandya Karya Perkasa), Ir. Yulizar, MM (Bakri Autoparts) dan Wenti (PT Inti Polymel). Delegasi ini dipimpin oleh Yaniman S. Lani selaku Senior Trade Analyst dari Italian Trade Agency, Jakarta.

Iklan Berca
Baca Juga :  Kedatangan R 9350 ke-3 di Tambang Batu Hijau