Volvo Construction Equipment menawarkan Crawler Excavator baru untuk pasar Indonesia, EC210D, yang memiliki tenaga besar tetapi makin hemat pemakaian bahan bakar.

Untuk mendukung program percepatan pembangunan infrastruktur, PT Volvo Indonesia menghadirkan crawler excavator Volvo EC210D. Tidak hanya lebih handal dibandingkan dengan pendahulunya, EC210B, excavator ini lebih irit konsumsi bahan bakar, yang diklaim paling efisien di kelasnya. Rahasia efisiensi produk ini terletak pada engine-nye, yakni D5E, Tier 3. Engine ini hanya 4 silinder, dengan konsumsi bahan bakar yang lebih irit kalau dibandingkan dengan D Series terdahulu.
Dijelaskan oleh Muhammad Nuzul Fuad, Product Manager PT Volvo Indonesia, untuk menghasilkan tenaga yang maksimal, engine ini cukup dengan RPM yang rendah saja. “Engine ini bekerja dengan torsi tinggi tetapi dengan RPM rendah. Ini yang membuat crawler excavator EC210D lebih irit dibandingkan dengan kompetitornya,” ungkapnya saat menjelaskan fitur-fitur unggulan excavator ini, Rabu (5/4), di Jakarta.
Optimalisasi pemakaian bahan bakar juga disebabkan karena EC210D dilengkapi dengan mode kerja cerdas, termasuk mode kerja G4 yang baru. Operator dapat memilih mode terbaik yang sesuai dengan pekerjaan yang sedang ditangani. Terdapat empat mode kerja cerdas yang ditawarkan alat ini: I (Idle), F (Fine), G (General), H (Heavy) dan P (Power max). “Pemilihan mode kerja yang tepat dan sesuai dengan kondisi kerja menjamin produktivitas yang lebih tinggi dan fleksibilitas yang lebih baik,” kata sumber Volvo CE.
Aliran hidrolik excavator EC210D lebih kencang, yang berdampak terhadap kontrol yang lebih responsif dan akurat ketika alat ini menggali maupun meratakan. Maneuvernya pun lebih halus dan lincah sehingga memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada para operator saat berjalan dan mengangkat secara simultan. Tidak hanya itu, keseimbangannya selalu terjaga karena karena gerakan boom dan lengan yang serasi.
Untuk semakin menjamin hasil kerja yang produktif, excavator ini diperlengkapi dengan ruang kerja operator yang lenga dan aman, dengan pandangan yang lebih leluasa ke sekeliling, kursi yang dapat disetel serta tombol-tombol kontrol yang yang ergonomik. Fitur-fitur interior kabin juga mengalami perubahan, antara lain pemasangan monitor I-ECU baru yang menampilkan berbagai informasi untuk operasi-operasi yang efisien.



















