Mesin-mesin Genie menggantikan fungsi scaffolding dalam pekerjaan renovasi sebuah bangunan Gereja Katolik yang sangat bersejarah di Singapura karena cara kerja alat-alat ini sangat cepat, lebih aman dan efisien.

Sejak 1 Oktober 2014, Novena Church, sebuah Gereja Katolik di Singapura, sudah ditutup karena direnovasi besar-besaran. Gereja itu, yang didirikan pada tahun 1950, kini sedang menjalankan proses pembangunan kembali yang sangat dramatis dalam sejarahnya. Saat selesai dibangun nanti, yang diperkirakan kelar pada pertengahan tahun ini, umat gereja itu akan mengalami situasi yang sedikit berbeda dari sebelumnya dengan tiang-tiang yang menjulang tinggi, lengkungan-lengkungan yang tinggi dan sebuah kubah megah yang terletak di atas altar. Pekerjaan renovasi ini akan menggandakan kapasitas muat gereja ini untuk mengakomodasi hingga sekitar 1.500 orang.
Untuk menyelesaikan pekerjaan renovasi ini, Aver Asia (S) Pte Ltd., distributor Genie yang berbasis di Singapura, dilibatkan dalam pembangunan ulang gereja bersejarah itu. Aver Asia mengandalkan armada Genie lift-nya untuk mengerjakan proyek itu, yang terdiri dari jenis articulated boom lift dan scissor lift, terutama untuk pekerjaan-pekerjaan mengangkat material.
Mesin-mesin Genie diperkenalkan pertama kali ke proyek konstruksi itu untuk mengangkat lembaran-lembaran marmer yang digunakan untuk menutup dinding dan tiang-tiang. Awalnya, tim proyek itu ingin menggunakan scaffolding yang sudah dipasang di tempat itu untuk mengangkat potongan-potongan marmer tersebut. Biasanya, scaffolding digunakan dalam pembangunan kembali gereja-gereja untuk menjaga (keselamatan) elemen-elemen historis dalam bangunan itu, tetapi dengan bobot masing-masing antara 50 kg hingga 70 kg, misi itu terlalu sulit dan berbahaya bagi para pekerja.
Awalnya Aver Asia memboyong satu unit articulated boom lift Genie Z™-60/34 ke lokasi proyek itu karena alat ini memiliki kapasitas angkat 227 kg. Dengan tinggi 2,7 m, boom lift itu terlampau besar untuk melewati pintu-pintu gereja setinggi 2,3 m, sehingga tembok dirubuhkan supaya alat ini bisa masuk. Namun, problem konstruksi tambahan muncul karena unit-unit Mobile Elevating Work Platform (MEWP) mengganggu pengerjaan dinding. Genie Z-60/34 lift, dengan kemampuan radius putar di ruang sempit dan zero tail swing, menawarkan kemampuan manuver yang bagus dan dengan demikian sangat cocok bekerja di tempat sempit dengan banyak tiang.
Tim proyek ini kemudian memutuskan untuk menyingkirkan semua scaffolding dan mengandalkan efisiensi mesin-mesin Genie MEWP untuk menghemat biaya mereka secara signifikan.
Titik tertinggi gereja ini adalah menara berbentuk kerucut yang menjulang tinggi hingga 20 m. Tetapi Genie boom membutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk mencapai titik tertinggi itu, yang tentu saja lebih cepat dan aman daripada kalau para pekerja memancat dengan menggunakan scaffold.
Mengingat ketinggian dari berbagai bagian di gereja itu tidak sama, maka banyak model Genie yang disebar di berbagai sudut bangunan itu untuk mengangkat material sesuai kebutuhan. Contohnya, masing-masing satu unit articulated boom GS™-1930 dan Z-45/25 RT, dengan ketinggian kerja 7,6 m dan 15,97 m, digunakan untuk menempatkan lembaran-lembaran marmer pada tembok-tembok yang lebih rendah.
Pembukaan kembali Novena Church dijadwalkan pada 1 Agustus 2017. @



















