27 C
Jakarta
21 Sep, 2021.

Indorama Ventures Bangun Fasilitas Daur Ulang Baru di Karawang

Indorama Ventures Public Company Limited (IVL) yang berbasis di Thailand mengumumkan rencana untuk membangun fasilitas baru di Karawang, Jawa Barat, untuk mendaur ulang sekitar 2 miliar botol plastik per tahun. IVL dikenal sebagai produsen botol PET (recycled PET) untuk botol minuman terbesar di dunia. Pembangunan fasilitas tersebut dikatakan sebagai bentuk dukungan terhadap  program pemerintah yang berencana mengurangi sampah laut.

Fasilitas yang rencananya akan diluncurkan pada tahun 2023 ini akan mendaur ulang sekitar 1,92 miliar botol plastik PET (polyethylene terephthalate) setiap tahun dan menciptakan 217 lapangan kerja baru. Hal ini merupakan bagian dari komitmen global IVL untuk mengalihkan botol PET yang telah terpakai dari limbah dan kembali ke ekonomi sirkular, mendukung Rencana Pemerintah Indonesia dalam Aksi Nasional Penanggulangan Sampah Plastik di Laut.

Pabrik daur ulang ini akan memproses botol bekas yang telah dicuci dan diparut sebagai bahan baku serpihan PET untuk menghasilkan serpihan daur ulang yang cocok untuk penggunaan bungkus makanan.

Rencana IVL tersebut mendapat dukungan dari Menteri Investasi Bahlil Lahadalia karena menjadi salah satu solusi untuk mengatasi krisis sampah plastik di Indonesia. “Saya mengapresiasi inisiatif Indorama Ventures untuk membantu pemerintah dalam mengakhiri dan memitigasi krisis sampah plastik melalui investasi mereka pada fasilitas industri hijau daur ulang ini. Sudah saatnya bagi pemerintah, dan kita semua, untuk mengambil tindakan dan mengatasi masalah sampah. Kami mengajak lebih banyak investor yang mau berkomitmen terhadap dampak sosial bagi masyarakat dan lingkungan. Bersama-sama kita harus menjaga kekayaan keanekaragaman hayati laut kita untuk anak cucu kita,” ungkap Bahlil dalam rilis yang diterima Equipment Indonesia, Selasa (6/7).

Indonesia sudah menargetkan untuk mengurangi 70% sampah plastik pada tahun 2025. Plastik PET, yang biasa digunakan dalam botol, 100% dapat didaur ulang dan merupakan kemasan plastik yang paling banyak dikumpulkan dan didaur ulang di dunia.

“Keunikan Plastik PET yang digunakan pada minuman bersoda dan botol air minum adalah 100% bahannya dapat didaur ulang dan tidak akan berakhir di lautan kita. Hari ini kami mengumumkan fasilitas daur ulang PET baru di Karawang. Fasilitas baru ini akan mendaur ulang 1,92 miliar botol PET yang telah terpakai per tahun dari seluruh Indonesia pada akhir 2023,” kata Yashovardhan Lohia, Chief Sustainability Officer Indorama Ventures. 

“Kami senang dapat berkontribusi pada perekonomian Indonesia dengan menambahkan 217 ‘Pekerjaan Ramah Lingkungan’ serta lapangan kerja tidak langsung. Pengumuman hari ini adalah wujud dari rencana nasional Indonesia yang ambisius untuk mengurangi sampah plastik laut hingga 70%, mengurangi limbah padat hingga 30%, dan menangani 70% limbah padat pada tahun 2025.”

D K Agarwal, CEO Combined PET, IOD dan Fibers Business di Indorama Ventures mengatakan bahwa kepemimpinan Pemerintah Indonesia dalam bidang sampah memungkinkan perusahaan ini untuk berinvestasi pada infrastruktur yang dibutuhkan. Memberi limbah sebuah nilai ekonomi, sebagai bahan baku untuk botol baru, juga mendorong perbaikan sistem pengumpulan limbah.

“Dengan membangun infrastruktur daur ulang untuk mendaur ulang botol PET yang telah terpakai menjadi botol baru, kami dapat mengurangi limbah dan melestarikan laut. Fasilitas daur ulang baru ini akan mendukung tujuan bersama kami untuk solusi limbah dan laut yang bersih,” kata D K Agarwal.

Saat ini Indorama Ventures memiliki 6 lokasi daur ulang yang tersebar di Purwakarta, Cilegon, Tangerang dan Karawang. Dengan fasilitas daur ulang baru ini, IVL menghadirkan model bisnis berkelanjutan melalui ekonomi sirkular untuk mendukung operasinya di Indonesia. Pada tahun 2019, Indorama Ventures mengumumkan akan mendaur ulang minimal 750.000 metrik ton plastic PET secara global pada tahun 2025, dengan menginvestasikan dana sekitar US$1,5 miliar untuk mencapai tujuan tersebut. Pabrik baru IVL di Karawang, bersama dengan fasilitas daur ulang lainnya di Asia Tenggara, akan bekerja sama dengan fasilitas-fasilitas produksi serpih-serpih PET yang ada di Indonesia. #

Related posts