Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
BusinessMaterial HandlingTop News

Kiat aman mengangkat dengan excavator

248
×

Kiat aman mengangkat dengan excavator

Share this article
Example 468x60

Pengaturan yang tepat, persiapan, dan kehati-hatian dibutuhkan saat mesin-mesin excavator digunakan untuk pekerjaan mengangkat.

Fungsi utama excavator adalah memindah material di sekitar lokasi kerja dengan menggunakan bucket-nya. Namun, sesekali mesin ini dapat dipakai untuk mengangkat beban berat sepanjang disesuaikan dengan spesifikasinya. Foto ilustrasi: Cat

Mesin-mesin excavator dirancang untuk membawa beban-beban berat dengan bucket-nya dan memindahkannya di sekitar lokasi kerja. Itu sebabnya  masuk akal jika excavator sesekali dapat digunakan untuk mengambil alih peran alat-alat tertentu dengan fungsi khusus, seperti crane yang lazim dipakai untuk mengangkat peralatan dan material. Tetapi perlu diketahui bahwa mengangkat beban bukanlah pekerjaan utama excavator. Terdapat beberapa pertimbangan yang perlu diingat saat menggunakan excavator untuk mengangkat.

ALTRAK

Ada banyak alat dan/atau material yang perlu dipindahkan di lokasi kerja, seperti kotak-kotak parit, pipa-pipa panjang, peralatan kecil, atau sejumlah material lain yang harus dipindahkan dari titik A ke titik B. Kalau tidak ada crane di lokasi untuk membantu mengangkat barang-barang tersebut, mereka dapat dipindahkan dengan menggunakan sebuah peralatan lain yang tidak kalah bagusnya, yaitu excavator.

Untuk menjamin pekerjaan mengangkat menggunakan excavator dilakukan dengan aman dan tanpa potensi kerusakan pada alat berat, perhatikan spesifikasi, persiapan dan pengoperasian yang tepat.

Pertimbangkan pekerjaan mengangkat saat membeli excavator dan berbagai attachment-nya

Sebaiknya dipertimbangkan apakah excavator yang akan dibeli akan digunakan secara rutin ataukah hanya pada saat dibutuhkan saja. Jika excavator itu sering digunakan untuk pekerjaan mengangkat, maka Anda harus teliti dalam membeli  bucket dan attachment-nya. Apakah konfigurasi excavator Anda siap untuk melakukan pekerjaan pengangkatan. Hal itu dimulai dengan bucket yang dipilih.

Ada yang menyarankan untuk menggunakan bucket yang memiliki mata pengangkat  untuk bucket yang dipasang langsung pada mesin saat unit dibeli. Tetapi kalau Anda ingin menggunakan coupler attachment, maka yang menjadi titik angkat sebaiknya bukan bucket melainkan coupler.

Kadang-kadang operator mengangkat material menggunakan excavator dengan cara menjepit. Pastikan material yang diangkat aman kalau diangkat dengan cara menjepit dan alat penjepit yang digunakan tepat serta aman.

Baca Juga :  Hexagon Adopsi Supercomputer Fugaku untuk Mengubah Penggunaan Simulasi dalam Inovasi Produk

Panjang boom dan lengan excavator akan secara signifikan memengaruhi kapasitas angkat dan performa alat. Kalau excavator Anda sering digunakan untuk mengangkat barang-barang berat, pertimbangkan penggunaan sebuah mesin dengan lengan standar atau pendek, bukan mesin dengan lengan panjang. Juga menjaga beban lebih dekat ke excavator akan memungkinkan alat itu mengangkat material dengan bobot yang lebih berat sambil mempertahankan stabilitas yang lebih baik.

Mesin-mesin konvensional lebih aman untuk mengangkat yang lebih besar

Desain keseluruhan excavator harus dilihat sebelum membeli mesin yang akan melakukan banyak pekerjaan mengangkat. Biasanya excavator dengan tail swing konvensional adalah rekomendasi yang lebih baik daripada excavator dengan tail swing yang lebih kecil. Penyeimbang tambahan pada tail swing konvensional akan lebih mendukung pengangkatan, terutama pada jangkauan penuh.

Pertimbangkan juga lebar track dan undercarriage saat memilih excavator untuk mengangkat, dan perhatikan desain struktur bagian atas. Badan alat dengan profil yang lebih rendah akan kurang berat di bagian atas dan memberikan pusat gravitasi yang lebih besar.

Pelajari dan manfaatkan grafik beban untuk mengangkat dengan aman

Meskipun mesin-mesin excavator mampu menangani pekerjaan-pekerjaan pengangkatan, penting untuk diingat bahwa alat pengeduk ini secara luas dirancang untuk memberikan tenaga ke arah yang berlawanan dari crane, dan perlu diingat bahwa mengangkat beban berat pada jangkauan penuh alat bisa berbahaya. Sebab, tidak seperti sebuah crane yang sasisnya dirancang dengan pusat gravitasi yang sangat berbeda, desain excavator dimaksudkan untuk mendukung tenaga yang lebih besar ke bawah daripada ke atas. Misalnya, excavator dimaksudkan untuk menerapkan tenaga melalui tanah yang memberikan tekanan berbeda pada sasis, versus crane yang dimaksudkan untuk mengambil tekanan ke atas ke sasis.

Baca Juga :  Dozer Cat® D6GC, Kembalinya Sang Legenda

Namun, seperti halnya crane, operator excavator dapat menggunakan grafik beban yang disediakan untuk alat berat mereka untuk merencanakan dan mempersiapkan pengangkatan. Di sini pentingnya bagi operator untuk membaca manual operator dan menemukan grafik angkat khusus untuk konfigurasi alat berat mereka. Mesin berlengan standar akan memiliki grafik angkat yang berbeda dari alat berat berlengan panjang.

Grafik beban dirancang dan diuji dengan panjang stick dan bucket attachment tertentu, sehingga operator harus memperhatikan parameter yang digunakan untuk membuat grafik alat berat mereka dan memastikan pengangkatan  dihitung dengan benar, termasuk berat bucket.

Saat tiba waktunya untuk melakukan pengangkatan, ada beberapa prosedur yang dapat membantu menjaga keselamatan operator dan orang-orang yang bekerja di sekitar excavator. Lakukan pengangkatan di tanah yang stabil, datar, dan hindari area yang miring atau menurun. Mesin-mesin yang dilengkapi dengan backfill blade untuk pengurukan, blade yang bertumpu di tanah bisa memberikan stabilitas tambahan selama pengangkatan. Jika menggunakan tali untuk untuk mengangkat, penting untuk mengetahui dan memahami kapasitasnya dan lakukan pemeriksaan rutin terhadap keausan atau kerusakan. Setelah grafik angkat dipelajari, lakukan uji pengangkatan, angkat beban sedikit demi sedikit dari tanah untuk melihat bagaimana mesin bereaksi.

Dewasa ini beberapa produsen sudah membekali produk-produk mereka dengan teknologi untuk melakukan pengangkatan dengan aman. JCB, misalnya, menggunakan sistem otomatis yang mampu mendeteksi ketika pengangkatan mendekati batas-batas keselamatan jauh sebelum ada masalah. JCB menggunakan Lift Overload System yang terpasang sebagai standar pada model-model generasi terbaru kami. Sistem ini menggunakan sebuah Load Mass Indicator yang memberikan indikasi-indikasi batas-batas pengangkatan secara visual dan suara. Sistem ini juga mempertimbangkan posisi belokan.

Baca Juga :  Lindungi Alat Berat Anda Dengan Grease Auto Lube & Fire Suppression Systems ETI

Aspek-aspek lain dari sisi telematika dan sistem kontrol mesin dapat digunakan untuk membuat pekerjaan pengangkatan menjadi lebih aman. Pagar virtual berguna untuk menjaga excavator yang memindahkan material agar tidak berbenturan dengan rintangan-rintangan di sekitar lokasi kerja dan memungkinkan operator untuk fokus pada pekerjaan-pekerjaan yang ada. Peringatan visual dan suara memandu pengguna dalam menghindari titik-titik yang berpotensi menjadi masalah.

Apapun kebutuhan pengangkatan Anda di lokasi kerja, mesin-mesin excavator dapat digunakan untuk mengambil alih pekerjaan itu sesuai dengan spesifikasinya. Menggunakan alat-alat yang tepat, mempersiapkan diri dengan teliti dan berhati-hati adalah kunci untuk pengangkatan yang aman. (Tulisan ini dirangkum dari berbagai sumber)

Iklan Berca