Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Feature

KISAH SUKSES M3 OPERASIKAN PRODUK HITACHI

530
×

KISAH SUKSES M3 OPERASIKAN PRODUK HITACHI

Share this article
Example 468x60

KISAH SUKSES M3 OPERASIKAN PRODUK HITACHI

 

Mengoperasikan alat kerja yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan menjadi salah satu kunci keberhasilan CV Mitra Mulia Mandiri (CV M3) menggarap usaha di sektor Hutan Tanaman industri (HTI).

ALTRAK

Zukeng Manullang terima penghargaan
Ketika usaha pertambangan, terutama batu bara dan mineral, mengalami pertumbuhan yang begitu pesat sebelum mengalami kelesuan seperti sekarang, perusahaan yang akrab disapa CV M3 ini lebih memilih untuk fokus menggarap sektor HTI, khususnya sebagai kontraktor.  Pamor industri yang satu ini memang tidak sehebat bisnis tambang yang memungkinkan perusahaan-perusahaan kontraktor mengeruk isi perut bumi Indonesia secara massif. Tetapi pertumbuhannya yang cukup konsisten membuat CV M3 memilih jalur ini. Lihat saja, di tengah keterpurukan bisnis tambang batu bara dan mineral dewasa ini, usaha HTI tetap melaju dengan kecepatan yang terukur.

“Kami memilih untuk fokus menggarap sektor forestry karena kami sudah berpengalaman menangani bisnis ini,” kata Zukeng Manullang kepada EQUIPMENT ketika menjelaskan awal mula mendirikan CV M3. Ia menyadari pertumbuhan industri HTI memang tidak secepat bisnis tambang. Tetapi, kata dia, prospeknya lebih menjanjikan pada masa mendatang karena merupakan kekayaan alam yang dapat diperbarui. Apalagi Pemerintah terus mendorong pertumbuhan industri ini dengan memperluas area Hutan Tanaman Industri di berbagai belahan Indonesia.

CV M3 berkedudukan di Palembang, Sumatera Selatan. Daerah ini dikenal sebagai salah satu sentra bisnis perkebunan dan Hutan Tanaman Industri di Indonesia. Ini alasan lain mengapa  CV M3 lebih memilih usaha perhutanan ketimbang tambang. “Kami banyak mengerjakan proyek-proyek HTI Sinar Mas,” Zukeng menyebut salah satu pemilik usaha HTI terbesar di wilayah Sumatera, khususnya di Palembang.

Selain usaha tersebut, CV M3 juga mengembangkan bisnis rental alat-alat berat dan truk. Namun, kata Zukeng, porsinya masih kecil. Namun, ia tidak menampik untuk terus mengembangkan bisnis sewa menyewa alat-alat berat ini ke depan, tergantung pada pertumbuhan pasarnya.

Usaha perkebunan dan perhutanan menjadi salah satu pasar utama peralatan berat di tengah kelesuan sektor pertambangan akhir-akhir ini. Hampir semua distributor/dealer menggarap ceruk ini dengan memasarkan mesin-mesin model khusus, seperti excavator kelas 20 ton ke bawah. Hal ini memungkinkan para kontraktor memiliki banyak pilihan mesin, baik dari segi merk, tipe dan model maupun ukurannya.

Namun, CV M3 rupanya belum terusik oleh berbagai tawaran itu. Sebagaimana diutarakan Zukeng, perusahaan ini lebih memilih alat berat merk Hitachi untuk menggarap berbagai pekerjaannya di sektor perhutanan. “Sebanyak 74 unit peralatan berat yang kami miliki saat ini, semuanya merk Hitachi,” ujarnya. Ukurannya bervariasi, yaitu 10 ton dan 20 ton. Di tambah beberapa unit truk untuk pengangkutan kayu.

Ia menuturkan, sejak berdiri pada tahun 2012 silam, CV M3 hanya menggunakan alat-alat berat buatan Hitachi Construction Machinery. “Para operator, mekanik dan sistem yang kami pergunakan, semuanya sudah familiar dengan Hitachi. Itu sebabnya, hingga kini kami belum ada rencana untuk menggunakan merk lain,” dia beralasan.

Zukeng sendiri boleh dibilang Hitachi-minded. Jauh sebelum mendirikan CV M3, dia melanjutkan, dia sudah biasa menggunakan alat-alat berat Hitachi. “Tim kami sudah dekat dan familiar dengan alat-alat berat Hitachi. Di perusahaan sebelumnya pun kami sudah menggunakan alat-alat berat Hitachi,” ujarnya.

Berbicara tentang keunggulan mesin-mesin Hitachi, Zukeng mengatakan, Hitachi lebih gesit dalam melakukan operasi dan manuvernya di area rawa sedang dan berat lebih lincah.

Dari segi tenaga (power), ia melanjutkan, sama dengan merk lain. “Yang membedakan hanyalah kelincahannya ketika beroperasi di daerah rawa baik sedang maupun berat,” imbuhnya menekankan.

Selain itu, kata dia, Hitachi mengedepankan fitur keselamatan, khususnya untuk alat-alat berat yang bekerja di sektor perhutanan. Hitachi-lah alat-alat berat pertama yang menambahkan pelindung kabin dan mesin di kelas 10 dan 20 ton di sektor ini.

Bagaimana dengan support dari PT. Hexindo Adiperkasa Tbk selaku distributor alat-alat berat Hitachi? “Ini menjadi faktor penentu kelanggengan kerja sama kami,” tukasnya. “Tanpa dukungan yang baik dari Hexindo, usaha kami tidak akan  berjalan lancar seperti sekarang.”

Sejauh ini, Hexindo memberikan layanan service sesuai standar yang berlaku. Semua permasalahan di lapangan teratasi dengan baik dan kedua belah pihak selalu melakukan koordinasi secara baik.

“Respon yang cepat dari Hexindo dan transfer knowledge untuk masalah teknis kepada seluruh orang lapangan, sangat memuaskan kami”, tambah Zukeng.

 

Penghargaan khusus

 

Baru-baru ini CV M3 mendapat penghargaan khusus dari PT. Hexindo Adiperkasa Tbk. dengan katergori Annual Long Machine Operation karena keberhasilannya mengoperasikan alat-alat berat Hitachi dengan hour meter (HM) tinggi sepanjang tahun 2013. Alat-alat berat CV M3 ini beroperasi 10-15 jam per hari atau sekitar 4.000 hingga 5.000 jam per tahun. Dan semua dapat beroperasi secara baik dengan tingkat produktivitas yang signifikan.

Penghargaan disampaikan langsung oleh Product Support Director PT. Hexindo Adiperkasa Tbk, Mr. Fukunishi Eiji didampingi oleh Hery Yudianto, Division Head Regional-II dan Branch Manager Palembang – Bar Sabar Nugroho, bertempat di kantor PT Hexindo Adiperkasa Tbk cabang Palembang.

Penghargaan tersebut sebagai Customer Reward dengan kategori mengoperasikan mesin Hitachi di atas 5000 jam dalam periode tertentu serta melakukan transaksi komersial dengan Hexindo.

Hery Yudianto mengatakan, makin tingginya jam operasi alat-alat berat di lapangan menuntut adanya perawatan yang semakin baik sesuai dengan standar yang telah ditentukan pabrikan. “CV M3 sudah melakukannya dengan sangat baik. Kami sudah melakukan pengeceka, dan kondisi alat beratnya terawat dan produktifitasnya tinggi,” kata dia tentang dasar pemberian penghargaan tersebut.

Hery menambahkan, Hexindo akan terus mengajak seluruh pengguna Hitachi menggunakan pelumas dan filter yang direkomendasikan pabrikan. “Kami juga turut memantau langsung alat-alat kami yang beroperasi di lapangan sehingga kami bisa memberikan dukungan teknis dan meresponnya dengan cepat,” tutupnya.@

Iklan Berca
Baca Juga :  Hypertherm Perkenalkan Teknologi SilverPlus Baru untuk Plasma Cutting 400 amps