Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
BusinessFeaturePress ReleaseTop News

EPN Selesaikan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap di Pabrik IPPI

151
×

EPN Selesaikan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap di Pabrik IPPI

Share this article
PLTS Atap di Area Operasional PT Inti Pantja Press Industri. Foto: Dok. EPN
Example 468x60

Equipment Indonesia, Jakarta – PT Energia Prima Nusantara (EPN), anak perusahaan PT United Tractors Tbk (UT), terus mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. Kali ini, EPN dipercaya oleh PT Inti Pantja Press Industri (IPPI) untuk melakukan pemasangan instalasi PLTS Atap di dua lokasi operasional IPPI yang berlokasi di Karawang dan Bekasi, pada tanggal (30/04/2025).

Instalasi PLTS Atap ini merupakan bagian dari komitmen IPPI dalam mendukung program pemerintah untuk menekan emisi karbon dan mengadopsi proses produksi yang lebih ramah lingkungan. Melalui proyek ini, EPN membangun PLTS Atap dengan total kapasitas sebesar 807,69 kWp, sebagai sumber energi terbarukan yang mendukung keberlanjutan operasional IPPI.

ALTRAK
Kebersamaan Jajaran Manajemen EPN dengan IPPI setelah Agenda Peresmian PLTS. Foto: Dok. EPN

PLTS Atap ini dirancang untuk menyuplai sebagian besar kebutuhan listrik IPPI dari sumber energi yang bersih dan terbarukan. Berdasarkan perhitungan teknis, instalasi ini mampu menghasilkan listrik sebesar sekitar 823.042 kWh per tahun. Selain itu, sistem ini juga diperkirakan dapat mengurangi emisi karbon sebesar 691 ton CO₂ per tahun, setara dengan upaya penanaman sekitar 31.409 pohon setiap tahunnya.

Melalui proyek ini, EPN terus mendorong peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di sektor industri nasional. Sinergi antara EPN dan IPPI diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi yang saling menguatkan antara pelaku industri dalam mewujudkan ekosistem yang lebih hijau dan rendah karbon. #

Iklan Berca
Baca Juga :  Berco perkuat bisnis aftermarket