Mekanisasi pertanian tidak hanya mendongkrak produktivitas hasil panen, dan meningkatkan kualitas hidup para petani, tetapi juga menggairahkan pertumbuhan pasar alat-alat pertanian.

Mesin-mesin pertanian adalah penggerak utama kemajuan industri pertanian. Penggunaan mesin-mesin sejak dari penyiapan dan pengolahan lahan, perawatan hingga pemanenan memungkinkan produktivitas hasil panen meningkat signifikan yang, pada gilirannya, membuat kehidupan para petani makin makmur dan sejahtera.
Salah satu contohnya adalah kemajuan industri pertanian India. Para petani di negeri ini secara berangsur-angsur meninggalkan pola pertanian tradisional yang mengandalkan tenaga manusia dan beralih ke petanian modern. Mereka mengelola usaha pertanian dengan mengandalkan kemampuan mesin-mesin.
Majalah Equipment Indonesia bersama beberapa media lainnya diundang oleh Italian Trade Agency di Jakarta untuk menyaksikan pameran Eima Agrimach India yang berlangsung selama tiga hari, 3-5 Desember 2015 di New Delhi, India. Kami berusaha melihat dari dekat pesatnya mekanisasi industri pertanian di India dan dampaknya terhadap pertumbuhan mesin-mesin pertanian.
Eksibisi yang sudah empat kali diselenggarakan ini adalah hasil kerja sama antara FederUnacoma, Italian Agricultural Manuafacturers Federation, Federation of Indian Chambers of Commerce and Industry dan FICCI, serta didukung oleh Kementerian Pertanian India dan Lembaga Riset Pertanian India, ICAR bekerja sama dengan Italian Emilia Romagna Region and Trade Agenc, ICE.
EIMA Agrimach diseleggarakan pertama kali pada 2009 dan berhasil menarik 18.000 pengunjung. Pada 2013, jumlah pengunjung naik signifikan menjadi 31.300 orang dan dalam pameran tahun diperkirakan jumlahnya makin melonjak lagi seiring dengan kian bergairahnya industri pertanian India dan negara-negara sekitarnya belakangan ini.
Jumlah pabrikan mesin-mesin pertanian yang membuka stand pada EIMA Agrimach 2015 mencapai 270 perusahaan. Separuhnya adalah peserta-peserta dari India dan selebihnya berasal dari berbagai negara seperti Italia, Cina, Spanyol, Jepang dan Turki.
Pameran ini digelar di atas lahan pertanian milik IARI (Indian Agricultural Research Institute) di Pusa (New Delhi), yang sebagian besar berupa area terbuka. Tersedia dua tenda (paviliun) seluas 4.000 m2 untuk pameran indoor, 5.000 m2 untuk eksibisi luar ruang dan 6.000 m2 dialokasikan untuk uji coba dan demonstrasi peralatan (traktor).
Apa yang menarik dari pameran ini? Mesin pertanian merupakan penggerak utama usaha pertanian di India saat ini. Selama dua tahun, 2013-2014, total penjualan traktor di negeri mencapai 634.153 unit, suatu jumlah yang belum pernah terjadi di negeri mana pun. Tren serupa terjadi di segmen-segmen mesin pertanian lainnya seperti mesin pamanen (combine harvester), mesin penabur benih, mesin perontok dll. Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah dan industri terkait yang mendorong terlaksananya mekanisasi pertanian secara besar-besaran di seluruh India.
Nilai pasar alat pertanian di India dewasa ini sekitar USD 6 miliar dan memiliki potensi untuk tumbuh makin besar lagi pada masa mendatang. Apa yang menggerak pertumbuahan tersebut? Setidaknya, ada dua pendorong utama: tekanan untuk meningkatkan produktivitas hasil panen, dan reduksi signifikan pasokan tenaga kerja untuk operasi pertanian.
Pemerintah India memberikan prioritas utama pada pengurangan kemiskinan dengan meningkatkan produktivitas pertanian. Bukti empiris memastikan bahwa terdapat korelasi yang kuat antara mekanisasi usaha tani dan produktivitas pertanian. Terbukti bahwa negara-negara yang melakukan mekanisasi usaha tani, produktivitas hasil panen jauh lebih tinggi daripada yang tidak melakukan mekanisasi. Kehidupan para petani juga jauh lebih makmur dibandingkan Negara-negara yang tidak melakukan mekanisasi.
Di India sendiri, level mekanisasi di setiap daerah sangat bervariasi, dan kondisi ini membuat potensi pertumbuhan pasar mesin-mesin pertanian di negara ini sangat besar sebab pemerintah terus mendorong mekanisasi usaha tani di seluruh negeri. Salah satu indikatornya adalah ramainya para pengunjung di EIMA Agrimach 2015 ini. Yang datang ke pameran ini bukan hanya para pelaku bisnis yang memiliki usaha pertanian yang luas dan para teknisi mekanisasi, tetapi sebagian besar dari pengunjung pameran ini adalah petani-petani kecil. Itu sebabnya eksibisi EIMA Agrimach ini menampilkan sangat beragam jenis dan model mesin pertanian sesuai dengan kebutuhan para petani.

















