JLG telah meluncurkan beberapa model baru di ConExpo 2020 yang digelar di Las Vegas baru-baru ini, termasuk telehandler 23 m baru, self levelling boom lift setinggi 67 kaki dan mesin konsep 20 meter yang dipasang pada truk. Telehandler 1075 baru, yang dirancang untuk pasar Amerika Utara memiliki ketinggian angkat di bawah 23 meter dengan kapasitas maksimum 4.500 kg dan jangkauan ke depan maksimum 18,3 meter.
Boom lift teleskopik yang mengangkat sendiri setinggi 67 kaki, 670SJ yang baru, adalah versi produksi dari mesin konsep yang terlihat di Conexpo 2017. Alat ini menawarkan kapasitas angkat beban 250 kg dengan ketinggian kerja maksimum 22,5 meter, jangkauan hingga 17,4 meter dan kapasitas maksimum 340 kg.
Mesin ini juga menawarkan kemampuan menanjak 45 persen dan dapat secara otomatis naik pada tanjakan (kemiringan) hingga 10 derajat ketika dalam mode self-leveling. Dua mode tambahan termasuk mode standar untuk mengemudi dengan boom turun pada kecepatan lebih cepat dan mode pengiriman (shipping mode) yang memungkinkan suspensi diturunkan selama transportasi. Pengiriman pertama diharapkan menjelang akhir tahun ini.
“Kami percaya self-levelling boom 670SJ adalah suatu perubahan langkah bagi industri; sebuah teknologi yang akan mengubah cara orang bekerja pada ketinggian, sambil menawarkan manfaat produktivitas dan keselamatan yang signifikan,” kata Senior chief engineer Milan Klimes.
Menurutnya, ketika John L. Grove merintis industri Access pada tahun 1969, ia terdorong untuk mengembangkan cara yang lebih aman untuk bekerja di ketinggian. Self-levelling boom lift yang baru ini adalah bukti bahwa nilai inti ini masih hidup dan terus memicu hasrat JLG untuk memajukan industri Access.
Selain itu, pabrikan ini meluncurkan sebuah lift konsep yang dipasang pada truk dengan ketinggian kerja 20 meter, XT 600AJ, yang menggunakan apa yang tampaknya menjadi superstruktur Hinowa pada sasis truk ringan. (Sumber: JLG)




















