Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
BeritaTop News

Peluncuran Buku 100 Tokoh Alat Berat Tambang Indonesia

15
×

Peluncuran Buku 100 Tokoh Alat Berat Tambang Indonesia

Share this article
PERTAABI meluncurkan buku "Profil 100 Tokoh Alat Berat Tambang Indonesia" di Jakarta pada Selasa (7/4/2026). Foto: Equipment Indonesia
Example 468x60

Jakarta, Equipment Indonesia – Sumber daya manusia (SDM) memiliki posisi sangat penting dalam memajukan industri pertambangan di Indonesia, secara khusus dalam menguasai teknologi alat berat sekaligus dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tanpa SDM yang mumpuni niscaya target-target itu tercapai. Berbagai pencapaian di industri pertambangan Indonesia hingga saat ini tidak terlepas dari kontribusi para ahli alat berat sesuai keahlian yang mereka kuasai.

Untuk mengapresiasi kontribusi ahli-ahli alat berat tambang tersebut, PERTAABI meluncurkan buku “Profil 100 Tenaga Ahli Alat Berat Pertambangan”. Acara peluncuran buku tersebut dikemas dalam  seminar  bertajuk “Membangun Masa Depan Pertambangan Melalui Tenaga Ahli dan Inovasi Lubricants & Fuels” yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (7/4/2026). Seremoni peluncuran buku ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PERTAABI, Rochman Alamsjah.

ALTRAK

Seminar ini menampilkan beberapa pembicara yang sudah ahli di bidang alat berat, di antaranya, Jero Wacik, mantan Menteri ESDM pada era ESDM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jeffrey Mulyono, Suharyanto dan seorang pelaku usaha dari Magelang, Sarah Rafles.

Berkomentar mengenai isi buku “Profil 100 Tenaga Ahli Alat Berat Pertambangan”, Sahala Sigalingging yang juga tampil sebagai salah satu pembicara dalam seminar ini mengakui bahwa penulisan buku tersebut merupakan sebuah upaya dan kerja luar biasa, serta tidak mudah. Semuanya, kata dia, berawal dari sebuah mimpi yang kemudian menjadi kenyataan.

Para pengurus PERTAABI foto bersama seusai acara peluncuran buku “Profil 100 Tenaga Ahli Alat Berat Pertambangan”. Buku ini diluncurkan di sela-sela seminar PERTAABI dengan tema “Membangun Masa Depan Pertambangan melalui Tenaga Ahli dan Inovasi Lubircants & Fuels. Foto: Equipment Indonesia 

Sahala menilai ke-100 tokoh yang ditulis dalam buku ini sebagai orang-orang hebat karena mau membagikan ilmu dan pengalaman mereka kepada publik. Dia yakin, ilmu dan pengalaman para tokoh ini sangat berguna bagi siapa saja yang berkecimpung di dunia alat berat pada khususnya, dan industri pertambangan pada umumnya. Sahala berharap generasi mendatang juga mau berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi selanjutnya demi industri pertambangan yang semakin maju dan lebih baik.

Baca Juga :  DCVI Tampilkan Dua Bus Canggih dan Cantik di GIIComvec 2024

Sahala menggarisbawahi bahwa yang paling penting dalam dunia alat berat adalah manpower. “Ketersediaan sumber daya manusia yang memadai di dalam negeri akan menjadikan Indonesia tuan rumah di negaranya sendiri. Meskipun alat-alat berat masih berasal dari luar dengan segala kemajuan teknologinya, tetapi SDM Indonesia harus memiliki kemampuan yang setara untuk menguasai dan menggunakan teknologi dari luar tersebut,” ujarnya.

Hal lain yang juga penting dan masih terkait dengan SDM, lanjut Sahala, adalah inovasi. SDM yang mumpuni akan melahirkan berbagai inovasi yang sangat diperlukan dalam memajukan industri alat berat pada khususnya dan industri pertambangan pada umumnya.

Hal lain yang juga tidak kalah pentingnya adalah resilience dalam arti yang postif. “Orang-orang Indonesia dan bangsa Indonesia memiliki daya tahan yang sangat kokoh dalam menghadapi berbagai situasi. Itu sudah terbukti ketika Indonesia menghadapi situasi sulit. Semuanya bisa terlewati dengan baik. Dengan daya resilience yang tinggi, Indonesia sudah sangat siap menggunakan kendaraan-kendaraan tambang elektrik di Industri pertambangan. Itu terjadi karena SDM yang tersedia juga sudah mumpuni,” pungkasnya. EI

 

Iklan Berca