Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
FeatureTop News

Perhitungkan Faktor-Faktor Extra Dalam Angkat Berat

742
×

Perhitungkan Faktor-Faktor Extra Dalam Angkat Berat

Share this article
Example 468x60
Keterbatasan ruang, faktor keselamatan di site dan kondisi tanah berpengaruh besar terhadap operasi crane yang melakukan heavy lift.

Kapasitas ekstra

ALTRAK
Crane_2
Angkat berat menggunakan crane harus mempertimbangkan banyak faktor. (Foto: vertikal.net)

Komponen-komponen yang dipergunakan juga makin besar, dan hal ini, dikombinasikan dengan area kerja yang kian sempit, mendorong pabrikan-pabrikan crane untuk memenuhi permintaan-permintaan customer, terutama radius kerja yang pendek dan kapasitas yang besar.

Produsen crane merk Liebherr, misalnya, menawarkan berbagai macam boom system untuk crane-crane heavy lift-nya, termasuk Power Boom. Sistem ini memungkinkan crane-crane itu digunakan untuk super-heavy lift di atas bangunan-bangunan yang ada, kata pabrikan itu.

Sistem Power Boom tersedia pada produk Liebherr kapasitas 1.000 ton, LR 11000. Produk ini diperlengkapi dengan W-type luffing jib dan S-type main boom, yang dapat digunakan dengan head 1.000 ton atau 650 ton. Untuk mendapatkan kemampuan maneuver yang lebih baik, LR 11000 memiliki lebar track 9,2 m dan saat diangkut lebarnya hanya 3,5 m dan tinggi 3,2 m.

Untuk memudahkan pengangkutannya, masing-masing komponen dapat diredusir hingga 45 ton. “Bagian tengah crawler yang meliputi ring yang dapat berputar dan bagian dasar landasan putar (slewing platform), membentuk suatu unit pengangkutan dan dapat disambungkan ke landasan putar hanya dengan menggunakan empat baut. Kapasitas tertinggi dari heavy lift crane Liebherr adalah 3.000 ton, LR 13000.

Baru-baru ini, dari Liebherr-Werk Nenzing untuk sektor offshore diperkenalkan SMM 250 ton. Crane khusus untuk kapal ini menghadirkan teknologi terbaru, yang dikembangkan dan didesain khusus untuk memenuhi permintaan pasar sektor heavy lift dan serba guna. Produk ini dibuat berdasarkan desain yang ada dari seri CBB (wire luffing cranes).

Produk lain dari Liebherr adalah crane bawah laut, RL-K 7500. Model ini mampu mengangkat 300 ton di air dan menghendel muatan pada kedalaman air 3.600 meter. Radius kerjanya hingga 50 m, diameter tali 82 mm dan momen balik maksimum 75.000 kNm. Bobot mati alat ini 665 ton dan cocok dengan sistem Heavetronic & Pactronic serta dilengkapi dengan sebuah sistem active heavy compensated (AHC) untuk memonitor dan memprediksikan pergerakan kapal. Hasilnya, sistem ini tidak perlu disesuaikan secara manual dan tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca.
Crane ini memiliki sistem perubahan derek horisontal yang sudah dipatenkan, yang menjamin sudut armada yang ideal di bawah semua kondisi beban, baik dalam operasi menaikkan (hoisting) maupun menurunkan (lowering).

Baca Juga :  Mengintip Solusi-solusi Nol Emisi dan Energi Listrik di Bauma 2022

Yang baru dari Terex adalah perlengkapan Boom Booster untuk crawler crane CC 8800-1. Kehadiran perlengkapan itu menaikkan kapasitas crane tersebut hingga 80%, ungkap Guntram Jakobs, manajer pemasaran produk crawler crane Terex. Produk ini bisa juga diubah menjadi Twin dengan tambahan perlengkapan Twin.

Dari pabrikan crane Cina, Zoomlion, diperkenalkan all terrain crane QAY800. Kapasitas angkat maksimumnya sekitar 800 ton dan memiliki sistem konfigurasi boom optimal. “Mesin ini adalah sebuah produk berperforma tinggi yang luar biasa dengan aplikasi-aplikasi yang sangat banyak dan memiliki sistem konfigurasi boom optimal untuk memenuhi permintaan pasar,” klaim pabrikannya. “Crane ini sangat cocok untuk pemasangan sistem pembangkit tenaga angin, dan mudah dibongkar pasang.”

Peralatan heavy lift terbaru dari pabrikan crane ALE adalah Mega Jack 800. Dirancang untuk industri-industri seperti pekerjaan sipil, pertambangan, power generation dan operasi lepas pantai, sistem ini dibuat dengan kapasitas jacking tower (menara pengangkat) hingga 800 ton dan dapat dikombinasikan dengan starter beam untuk menghasilkan kapasitas 1.600 hingga 2.400 ton per titik pengangkatan. Sistem ini memiliki kontrol berbasis komputer untuk memprogram secara otomatis. Mega Jack 800 merupakan bagian dari serangkaian seri inovatif ALE, yang meliputi AL.SK190 crane, Mega Jack dan Hydro Deck.

Permintaan end user

Para customer yang bekerja di pasar heavy lift mengingatkan alat angkat cepat dan mudah dirakit di area yang terbatas. “Ini untuk menghindari gangguan pada lokasi di mana alat itu akan dioperasikan,” Guillaume Gagnon menjelaskan. Untuk memenuhi permintaan ini, Guay memiliki dua crane Terex Demag 600 ton, CC2800, dengan perlengkapan track lebar dan menyempit, superlift dan luffing jib. “Dengan perlengkapan-perlengkapan ini, kami memiliki grafik muatan yang baik dan crane yang serba guna,” ujar Gagnon.

Baca Juga :  Laba Bersih KOBX Tumbuh 36% pada Triwulan III 2022

Perusahaan ini juga memiliki satu unit Manitowoc 16000 dengan wheeled Maxer dan satu unit Liebherr LTM 11200-9.1 untuk pekerjaan heavy lift jangka pendek. Cetakan outrigger dari LTM 11200-9.1 adalah 13 x 13 meter, sehingga benar-benar berguna saat diperlukan satu unit crane berat dan tidak ada lagi tempat untuk merakit sebuah lattice boom.

Untuk memenuhi permintaan-permintaan customer, All Companies menawarkan MLC300 dari Manitowoc dan all terrain crane Liebherr LTM 1750-9.1. “Saat melakukan pengangkatan dengan MLC300 pusat gravitasi secara otomatis diseimbangkan dengan sistem variable position counterweight (VPC), yang mengalihkan pengimbang beban dari belakang ke depan, bergantung pada perpanjangan boom,” kata sumber ALL. Di samping itu, tidak diperlukan lagi bodi kendaraan untuk counterweight, yang berarti beban pada jobsite berkurang. Ini cocok untuk aplikasi-aplikasi di tongkang.

Peralatan heavy lift teranyar pada penyedia jasa crane Uchimiya asal Jepang adalah Demag CC 6800. Jurubicara Uchimiya mengatakan, “CC 6800 adalah crane kapasitas terbesar kami dan memiliki kapasitas angkat yang ekselen di semua pekerjaan, khususnya dengan luffing fly jib. Peringkat momen beban maksimumnya adalah 14.000 ton-meter, yang melampaui kapasitas model terdahulu, 12.000 ton meter.”

Dunia makin padat

Dengan populasi dunia yang terus meningkat, fokus yang lebih besar diletakkan pada energi yang dapat diperbarui. Meski demikian, permintaan minyak dan gas tidak akan turun, Guntram Jakobs menambahkan. Di Amerika Serikat dan Kanada, contohnya, pekerjaan minyak dan gas tetap ramai.

“Pekerjaan minyak dan gas tetap ada pada saat industri batu bara mengalami kelesuan,” kata jurubicara ALL. “Namun, dengan perubahan regulasi-regulasi Environmental Protection Agency (EPA) di AS, maka akan ada upgrade pada pabrik-pabrik batubara yang ada.”

Baca Juga :  Truk-truk Pengangkut Otonom Cat Lampaui Pencapaian 3 Miliar Ton

Bidang-bidang lain yang diperkirakan akan mengalami peningkatan dalam heavy lifting adalah infrastruktur, seperti pembuatan jembatan dan konstruksi jalan raya. Jurubicara Uchimiya bilang, “Ke depan, kami memperkirakan akan terjadi kenaikan permintaan di sektor konstruksi, terutama dalam rangka penyelenggaraan Olimpiade di Tokyo pada tahun 2020.

Berawal dari pembangunan kembali stadion utama, banyak stadion dan bangunan-bangunan baru lain yang akan dikerjakan, termasuk pekerjaan infrastruktur jalan raya seperti perbaikan jalan, jembatan dan rel kereta api. Peralatan heavy lift akan sangat diperlukan dalam bidang – bidang tersebut. (khl.com/berbagai sumber)

Iklan Berca