
Dirjen Bina Konstruksi Kemenpupera, Yusid Toyib, menegaskan kembali rencana pemerintah untuk mempercepat proses pelelangan pembangunan infrastruktur tahun 2016. Ia mengatakan bahwa proses lelang tender pekerjaan infrastruktur tahun anggaran 2016 dipercepat mulai bulan Agustus.
“Kebijakan untuk mempercepat proses lelang tender bertujuan agar proses realisasi dan penyelesaiannya memiliki jangka waktu yang lebih lama dan dapat berdampak pada peningkatan kualitas pekerjaan. Pada tahun sebelumnya, proses lelang proyek pemerintah menjadi sangat molor karena dimulai Oktober dengan sejumlah kendala terkait pergantian pemerintahan dan penetapan sejumlah regulasi baru.
Hingga saat ini, proses lelang proyek konstruksi dan infrastruktur baru mencapai 80%, termasuk pekerjaan regular yang setiap tahun dilaksanakan seperti perawatan dan rehabilitasi jalan dan jembatan, peningkatan jalan, pembangunan bendung, pekerjaan multiyears contract dan beberapa pekerjaan yang sudah ada desainnya,” ungkapnya.
Alasan lain mengapa proses lelang tender dipercepat, menurutnya, karena sekitar pertengahan Agustus, Presiden sudah menyampaikan nilai anggarannya ke legislatif sehingga pemerintah sudah memasuki itu sebagai prioritas.
Ia mengatakan, sebagaimana prosedur sebelumnya, proses lelang tender selama ini dimulai pada Oktober dan selesai pada akhir Maret. Maka dengan dipercepat ke Agustus, diharapkan proses lelang dapat selesai pada akhir Desember sehingga pada awal Januari sudah dapat dimulai dengan penandatanganan kontrak kerja. @



















