Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
FeatureTop News

Dahana, Spesialis Teknologi Peledakan Komersial

614
×

Dahana, Spesialis Teknologi Peledakan Komersial

Share this article
Salah satu proyek peledakan yang dikerjakan Dahana
Example 468x60
Salah satu proyek peledakan yang dikerjakan Dahana
Salah satu proyek peledakan yang dikerjakan Dahana

 Pesatnya perkembangan usaha tambang di Indonesia  belakangan ini  tidak lepas dari kontribusi jasa peledakan.  Dalam kegiatan  pertambangan bahan peledak digunakan  untuk membongkar material  yang keras seperti bebatuan  sehingga memudahkan proses penggalian  dan  pengedukan. Teknik peledakan lazim digunakan pada  operasi  tambang batu bara, quarry, penggalian bijih emas,  perak, tembaga,  besi, timah, nikel, mangan, aluminium  dan pekerjaan eksplorasi  minyak.

Teknik peledakan juga digunakan dalam pekerjaan sipil  seperti  pembuatan terowongan bawah tanah, terowongan  bawah air, pembuatan jalan raya, pembuatan waduk dan  saluran irigasi, pembuatan batu fondasi dan sebagainya.

ALTRAK

Kegiatan peledakan merupakan pekerjaan yang sangat beresiko karena menggunakan bahan berbahaya dan ledakan itu berdampak terhadap lingkungan di sekitarnya. Material-material yang beterbangan pada saat terjadi peledakan bisa membunuh orang-orang di sekitar area kerja. Ledakan yang terjadi sebelum waktunya pun – misalnya, karena salah dan/atau lalai dalam penanganannya –  memiliki resiko yang sama. Karena sangat berbahaya, maka bahan peledak tidak diperdagangkan secara bebas. Penggunaannya, termasuk untuk pekerjaan tambang dan konstruksi, harus seizin aparat keamanan.

Kegiatan peledakan harus direncanakan dan diperhitungkan secara matang supaya tidak menimbulkan resiko. Dalam hal ini yang diperlukan adalah keterampilan personel yang memonitor dan mengontrolnya. Teknik peledakan harus dilakukan dengan cara-cara yang benar. Bahan peledak yang digunakan harus aman. Tenaga yang menangani pekerjaan peledakan pun harus benar-benar profesional.

Kehati-hatian itu diperlukan karena sifat bahan peledak sangat sensitif. Dalam penanganannya jangan sampai kena panas, benturan, gesekan, kejatuhan benda, nyala api, petir, gelombang radio, sinyal ponsel yang bisa memicu bahan peledak meletus sebelum waktunya (premature blasting).

Adalah PT Dahana (Persero) yang merupakan salah satu jagoan dalam urusan peledakan komersial. Yang dimaksudkan dengan peledakan komersial di sini adalah produk-produk kimia yang digunakan untuk menunjang kegiatan-kegiatan bisnis, seperti di sektor pertambangan, pekerjaan teknik sipil, atau menghasilkan  produk-produk tertentu demi kepentingan komersial, seperti penggunaan bahan peledak dinamit.

Baca Juga :  Lebih dari 2.800 Eksibitor Tampil di bauma China 2020

Dahana dikenal sebagai pemasok bahan-bahan peledak komersial di tanah air. Setio Budhianto selaku Senior Manager untuk Operation Quarry Sector, Quarry & Construction Division mengatakan bahwa Dahana merupakan spesialis di bisnis drilling & blasting. “Di sektor jasa dan manufacturing peledakan, pesaing terdekat Dahana adalah MNK (Multi Nitrat Kimia) dan Pindad,” ungkapnya saat berbicara dengan Majalah Equipment beberapa waktu lalu.

Sebelumnya sejak tahun 1982, Dahana selalu memonopoli bisnis ini. Hingga tahun 1994, perusahaan ini masih menjadi perusahaan yang berstatus khusus dalam mengelola material unik dan menyangkut bahan peledak ini. Namun sejak 1998, perusahaan ini mesti berkompetisi bebas seperti perusahaan peledakan lain pada umumnya.

Dahana memiliki pabrik di Subang, Jawa Barat dengan 500 karyawan. Setio menjelaskan, perusahaan milik negara ini terbagi ke dalam empat divisi, yakni pertambangan umum 1, pertambangan umum 2 (mengelola kegiatan tambang batu bara dan logam), divisi quarry dan konstruksi (menangani kegiatan pembangunan jalan raya dan terowongan, termasuk kegiatan cut & fill di pertambangan), dan divisi minyak dan gas bumi.

Saat ini, Dahana menguasai sekitar 30-40 % pangsa pasar  domestik. Jalur bisnisnya mencakup explosives manufacturing, pengeboran dan peledakan, serta jasa-jasa keamanan dan pertahanan lainnya bagi pelanggan di Indonesia dan kawasan ASEAN.

Para pelanggan jasa Dahana adalah industri pertambangan – baik logam maupun non logam, batuan dan konstruksi seperti semen, aspal, dan batuan andhesit (gamping). Pengguna lainnya adalah usaha konstruksi seperti pembangunan jalan di sekitar waduk, terowongan, irigasi, pelabuhan dan untuk pekerjaan meruntuhkan bangunan. Tak ketinggalan kegiatan-kegiatan di sektor migas seperti pengeboran sumur-sumur minyak, kegiatan seismic prospecting, serta jasa-jasa pertahanan negara terkait lainnya.

Baca Juga :  Cummins Perpanjang Barisan QSF Engine di Intermat

Menurut Setio, pasar utama jasa peledakan Dahana adalah penambangan logam dan batubara. Dia mencontohkan PT Adaro, Newmont, Freeport dan KPC, beberapa perusahan tambang besar yang eutin menggunakan  jasa Dahana. Pesaing head to head Dahana di pasar tambang batu bara adalah Orica dan DNX.

Selain menggarap pasar domestic, Dahana juga menggarap pasar di negara-negara lain seperti Kanada, Mesir, Qatar, Oman, Iran, Thailand, Singapura, Brunei, Timor Leste, Filipina dan Australia.

 

 

Iklan Berca