Alat Berat
Engine Press Release Top News

DEUTZ rayakan produksi engine ke-10 juta

Produsen engine untuk mesin-mesin off-highway, DEUTZ, telah merayakan produksi mesin ke-10 juta dengan tuntasnya pembuatan satu unit TCG 7.8 H2.

Ina Brandes, Menteri Transportasi Negara Bagian Rhine-Westphalia Utara, mengucapkan selamat kepada Dr. Frank Hiller, ketua dewan manajemen DEUTZ, atas mesin DEUTZ ke-10 juta. Foto: Deutz

Engine hidrogen dengan enam silinder ini merupakan engine empat langkah, seperti yang asli ditemukan di Cologne pada tahun 1876 oleh Nicolaus August Otto, yang mendirikan DEUTZ.

Saat ini, DEUTZ adalah pelopor sistem penggerak ramah lingkungan untuk aplikasi-aplikasi off-highway dan terus memperluas jangkauan berbagai engine berpenggerak rendah emisi dan nol emisi.

“Mesin ke-10 juta ini merupakan sebuah tonggak dalam sejarah panjang dan sukses kami, dan kami sangat bangga untuk menandai pencapaian ini. Baik diesel, listrik, atau hidrogen, kami membuat engine hari. Kami mengembangkan mesin terbersih dan paling efisien di dunia demi pelanggan-pelanggan kami. Bagaimanapun, kita hanya dapat mencapai target-target iklim Paris dengan bekerja sama,” kata Dr. Frank Hiller, CEO DEUTZ dalam rilis yang diterima Equipment Indonesia, Senin (15/11).

Ina Brandes, Menteri Transportasi Negara Federal Rhine-Westphalia Utara, secara pribadi mengucapkan selamat kepada DEUTZ karena telah mencapai tonggak bersejarah 10 juta mesin. “Selama lebih dari 150 tahun, DEUTZ telah membangun teknologi engine yang menggerakkan mesin-mesin dan kendaraan-kendaraan di hampir setiap sudut dunia.

“DEUTZ mempertahankan dan membangun tradisi pendirinya Nicolaus August Otto dengan mengembangkan dan memproduksi engine hibrida yang rendah emisi, sel bahan bakar, dan e-fuel. Semangat merintis dan keterampilan-keterampilan teknis yang dimiliki perusahaan ini sekarang mendorong inovasi di Cologne yang berkontribusi pada mobilitas yang lebih baik dan lebih bersih. Selamat atas mesin ke-10 juta Anda, dan saya berharap yang terbaik untuk masa depan Anda,” kata Ina Brandes.

DEUTZ memilih sebuah pendekatan netral teknologi untuk memaksimalkan kontribusinya terhadap keberlanjutan. Perusahaan ini mempresentasikan engine hidrogen pertama yang siap dipasarkan pada pertengahan Agustus tahun ini dan berencana untuk berproduksi penuh pada tahun 2024. TCG 7.8 H2 melengkapi strategi elektrifikasi yang diluncurkan kembali pada tahun 2017.

Selain itu, kemitraan strategis dengan produsen sel bahan bakar Blue World Technologies membantu DEUTZ meningkatkan aktivitasnya di bidang sistem penggerak netral karbon. Tidak hanya itu, pada bulan Agustus silam, pabrikan engine ini menyetujui semua engine-nya yang memenuhi Stage V UE – standar emisi UE tertinggi – untuk digunakan bersama dengan bahan bakar alternatif. (Sumber: Deutz)

Related posts

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More