Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
Equipment

Dino DC400R, Mesin Bor Full Hydraulic Untuk Aplikasi Quarry

474
×

Dino DC400R, Mesin Bor Full Hydraulic Untuk Aplikasi Quarry

Share this article
Mesin bor Sandvik Dino DC400R (ist)
Example 468x60

Sandvik memperkenalkan mesin bor permukaan, DC400R, yang cocok untuk membantu pekerjaan drilling & blasting kontraktor-kontraktor konstruksi.

Mesin bor Sandvik Dino DC400R (ist)
Mesin bor Sandvik Dino DC400R (ist)

Sandvik memperkenalkan teknologi baru, mesin bor Dino DC400R, kepada kontraktor-kontraktor yang bergerak di bidang pengeboran (drilling) dan peledakan (blasting). Alat ini menyasar pekerjaan-pekerjaan pembangunan jalan raya, penggalian parit dan demolisi. Itu sebabnya, DC400R paling sering digunakan oleh kontraktor-kontraktor konstruksi, quarry dan aplikasi pengeboran permukaan di daerah perkotaan.

ALTRAK

“Karena fleksibilitas pemakaiaannya, mesin bor ini sangat cocok untuk digunakan oleh kontraktor-kontraktor pengeboran dan peledakan,” kata Agus Budi Syahputra, Equipment Sales Manager PT. Sandvik Mining & Construction Indonesia, dalam perbincangan dengan Equipment Indonesia di sela-sela acara Mining & Construction Indonesia 2017, di JI- Expo Kemayoran Jakarta, Jumat (15/9).

DC400R, Agus melanjutkan, adalah alat generasi baru dalam barisan mesin bor permukaan Sandvik, dengan ukuran mata bor 2 hingga 3,5 inch. Sesuai ukuran bornya, alat ini didedikasi khusus untuk operasi quarry, batu andesit dan limestone, tetapi tidak direkomendasikan untuk batubara. Sandvik akan menggelar demo produk di lokasi tambang batu salah satu operator quarry di daerah Penajam, Kalimantan Timur guna memberikan product awareness kepada para pelanggan.

Apa yang membedakan DC400R dari produk-produk terdahulu? Agus menjelaskan bahwa DC400R merupakan mesin full hydraulic, sementara kebanyakan mesin bor yang ada di pasaran saat ini masih pneumatic. Kompresornya sudah on-board, sementara yang jenis pneumatic dipasang terpisah, yang dihubungan ke alat bor dengan menggunakan selang besar. Menurutnya, disain kompresor on-board mengurangi resiko kebocoran (leaking) sehingga membuat mesin lebih bertenaga. Itu sebabnya tenaga hydraulic lebih powerful dibandingkan pneumatic.

Efisiensi energi mesin bor ini, lanjut Agus, baik sekali karena diesel engine langsung menggerakkan pompa dan pompa langsung menggerakkan attachment. Cara kerjanya berbeda dengan mesin pneumatic yang menggunakan kompresor eksternal untuk mensuplai angin ke dalam. Proses kerja mesin yang berliku-liku ini membuat mesin bor kurang efisien. “Tingkat efisiensi bahan bakar DC400R sekitar 14 hingga 15 liter per jam, sedangkan mesin pneumatic berkisar antara 22 hingga 24 liter per jam,” ujarnya.

Baca Juga :  Asphalt Compactor 10 ton Volvo Diluncurkan untuk Pasar-pasar Negara Berkembang

DC400R juga memiliki kemampuan penetrasi (real penetration) yang yang tinggi, rata-rata 90 meter per jam. Namun, Agus mengingatkan, kecepatan penetrasi sangat ditentukan oleh kondisi bebatuan yang diterobos. Artinya, makin keras batunya, maka kecepatan pemboran berkurang. Sebaliknya, jika batunya lunak, maka kecepatan penetrasinya makin tinggi. “Berdasarkan hitung-hitungan Sandvik, murni untuk pekerjaan drilling saja, kecepatan penetrasi alat ini sekitar 2,5 meter per menit dengan besar lubang bor 2,5 inci,” Agus meyakinkan.

Cara kerja mesin ini tergolong unik. Dirancang sebagai unit bor permukaan full hydraulic, yang bergerak maju-mundur sendiri, operasi alat ini mengedepankan keselamatan (safety). “Sandvik, dalam mendisain setiap produknya, selalu mengutamakan safety,” kata Agus berpromosi.

Iklan Berca