26.1 C
Jakarta
Nov 21, 2019.
Image default

Hydraulic Excavator XCMG 700 Ton

Mengintip mesin tambang XCMG, hydraulic excavator 700 ton, XE7000E, yang ditenagai dengan dua motor 1.700 hp, dengan tenaga penggalian hingga 230 ton.

Pada April 2018, XCMG – salah satu pabrikan alat konstruksi terkemuka dunia asal Tiongkok, untuk pertama kalinya memperkenalkan hydraulic excavator, yang dikembangkan pada fasilitas produksinya di Xuzhou, China, yang memperlihatkan era baru untuk produksi alat berat China. Pengembangan dan produksi mesin tambang XE7000E menjadikan China negera keempat di dunia yang memiliki kemampuan memproduksi excavator-excavator 700 ton setelah Jerman, Jepang dan AS.

Majalah Equipment Indonesia pada Mei lalu mengunjungi pabrik ini dan berpapasan langsung dengan excavator raksasa yang sengaja diperlihatkan kepada para customer XCMG yang datang dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia. Excavator hidrolik 700 ton ini ditenagai oleh dua motor berkekuatan 1.700 hp yang dapat menghasilkan tenaga yang lebih kuat daripada dua tangki Tipe 99. Bobotnya setara dengan 500 sedan, dan panjang 23,5 m. Tenaga dorong XE7000E bisa mencapai maksimum 243 ton dan tenaga gali hingga 230 ton, sementara bucket-nya dapat mengeduk hingga 50 ton batubara. Alat ini dapat memuat dan mengangkut 30.000 ton batubara dalam delapan jam, level efisiensi tinggi yang merupakan terobosan besar bagi industri pertambangan China.

“Saya sangat bangga dengan tim yang membantu mewujudkan XE7000E menjadi kenyataan. Semua orang di XCMG melakukan berbagai upaya untuk membuat mesin penggalian dan tambang sektor bisnis No.1 untuk perusahaan,” kata Wang Min, Ketua Chairman dan Presiden XCMG saat meluncurkan mesin itu pada salah satu acara pameran di China saat itu.

“Tidak hanya kehadiran XE7000E memperkuat status XCMG sebagai pemimpin global dalam pembuatan peralatan berat yang canggih,  pabrikan itu juga mendukung dan mempromosikan strategi ‘Made in China 2025’ dari China.”

Saat merancang dan mengembangkan mesin raksasa ini, XCMG memperoleh 52 paten dan klaim kekayaan intelektual independen, yang saat itu merupakan excavator hidrolik dengan tonase terbesar di negara ini.

Dilaorkan, XCMG menginvestasikan 1,8 miliar yuan (US $ 285,62 juta) untuk membangun basis industri mesin pertambangan yang luas yang terdiri dari  boring milling machining center, intelligent welding robot, dan telah memfokuskan upaya R&D pada peralatan destressing equipment, laser tracking dan berbagai alat ukur untuk parts struktural besar. (Sumber: xcmg)

Related posts

Tata Prima Makin Laris di Segmen Logistik

Kemenperin Dorong Rekondisi & Impor Alat Berat

Mini Excavator SANY, Asisten Pintar Untuk Konstruksi Perkotaan

William Syukur