Hyundai Heavy Industries (HHI) akan memproduksi empat model compact excavator brand CNH dalam bentuk jadi, sementara 10 model lainnya dalam bentuk terurai.

Hyundai Heavy Industries (HHI) dan CNH Industrial (CNHI) baru-baru ini mengumumkan suatu kemitraan di mana pabrikan asal Korea Selatan itu akan membuat produk-produk compact excavator untuk CNHI.
Berdasarkan perjanjian kerja sama berdurasi 10 tahun itu, Hyundai akan membuat empat model compact excavator yang akan disuplai kepada CNH Industrial sebagai “produk komplit.”
Menurut Hyundai, 10 model lainnya akan dipasok dalam bentuk produk-produk terurai (knock down) untuk dirakit oleh CNHI sendiri. Namun, menurut juru bicara Case Construction Equipment, Bill Elverman, CNHI berencana untuk nantinya makin dilibatkan dalam pembuatan model-model terurai.
Elverman mengatakan kepada Equipment World (12/9) bahwa fasilitas produksi CNHI San Mauro di Italia akan “diperlengkapi dengan peralatan dan benar-benar terlibat dalam proses pembuatan mesin-mesin kecil itu sekitar tahun 2017.”
Dalam rilis media mengenai kerja sama tersebut, CNHI menyatakan kesepakatan tersebut akan memungkinkan perusahaan itu membuat model-model compact excavator hingga lima ton pada fasilitas-fasilitas produksinya, sementara pembelian model-model OEM dari Hyundai di atas lima ton.
CNHI akan menjual 14 model ini, yang berkisar dari excavator satu ton hingga enam ton, dengan menggunakan nama-nama brand Case Construction Equipment dan New Holland Construction.
“Kemampuan kami untuk membuat dan membeli dari dasar industri yang saling melengkapi secara geografis akan memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan skala besar dalam hal biaya produksi untuk direalisasikan, sambil memastikan bahwa waktu pesanan makin cepat dan biaya logistik makin diminimalisir untuk jaringan dealer kami,” ungkap Rich Tobin, chief executive officer CNHI seperti dikutip equipmentworld.com, Senin (12/9).
Menurut Hyundai, mesin-mesin compact excavator ini akan dijual ke berbagai belahan dunia, kecuali di pasar Korea Selatan, pada awal tahun 2017.
“Kami sudah memperhatikan bahwa permintaan global untuk pasar mini excavator sudah lebih stabil daripada peralatan konstruksi ukuran lebih besar, dan kami juga berharap bahwa permintaan ini akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang,” ungkap S.G. Rhee, chief operating officer divisi peralatan konstruksi HHI.
“Mencermati tren ini, kami sampai pada suatu kesimpulan bahwa kerja sama dengan CNH Industrial … tentu saja akan meletakkan dasar yang solid untuk bisnis mesin konstruksi kecil dan mini dari divisi peralatan konstruksi HHI.”
Bagi CNHI, kesepakatan ini menjadi tanda pencapaian tujuan pengembangan portofolio produk excavator pabrikan asal Italia itu denga barisan excavator-excavator kecil yang baru. Sementara itu, Hyundai mengatakan pihaknya berharap partnership ini melipatgandakan penjuaan produk-produk compact excavator-nya. Hyundai sekarang ini menawarkan tiga compact excavator antara 0 dan 3,5 metrik ton dan empat model antara 5.5 dan 8 metrik ton.
Berdasarkan kesepakatan dengan opsi pembaharuan setiap tiga tahun ini, pabrikan-pabrikan tersebut juga merencanakan untuk bekerja sama dalam pengembangan model-model baru, meng-upgrade model-model yang sudah ada dan kemungkinan pengembangan powertrain pada masa mendatang.



















