Scroll untuk baca artikel
loading=
loading=
loading=
MiningTop News

IEE Series 2026 Hadir dengan Skala Lebih Besar

×

IEE Series 2026 Hadir dengan Skala Lebih Besar

Share this article
Deputy Event Director IEE Series 2026 PT Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito (paling kanan) dan Direktur Eksekutif ASPINDO Bambang Tjahjono (ketiga dari kiri) berfoto bersama setelah Media Briefing menjelang IEE Series 2026 di Jakarta, Rabu 19 Agustus 2026. (Foto: Equipment Indonesia)
Example 468x60

Jakarta, Equipment Indonesia – Indonesia Energy and Engineering (IEE) Series 2026 akan kembali hadir di Jakarta International (JI) Expo pada awal hingga pertengahan September 2026.

Pameran ini akan memiliki skala lebih besar dibanding pameran yang sama pada 2025 lalu karena ada satu pameran yang sebelumnya dilakukan terpisah yaitu Konstruksi akan digabungkan pada IEE di 2026 ini.

ALTRAK

Selain itu skala yang lebih besar  pada 2026 ini juga karena ada penambahan hall baru di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hal itu disampaikan Deputy Event Director IEE Series Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito di Jakarta, Rabu 19 Agustus 2026.

Hanung menjelaskan, IEE Series 2026 ini akan berlangsung selama dua pekan yang dibagi dalam dua pameran. Pada pekan pertama, 2-5 September 2026, akan berlangsung Energy Week, disusul Engineering Week yang berlangsung 9-12 September 2026.

Energy Week akan menampilkan beberapa pameran seperti Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, dan Data Center Asia–Indonesia.

Semuanya menghadirkan perkembangan teknologi dan solusi di bidang ketenagalistrikan, baterai dan penyimpanan energi, serta infrastruktur digital.

Sementara pada Engineering Week akan diramaikan oleh Construction Indonesia, Concrete Show South-East Asia–Indonesia, Mining Indonesia, Oil & Gas Indonesia, Water Indonesia, ADEXCO (Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference), serta GIFA & METEC Indonesia sebagai special co-located exhibitions.

Dengan skala yang lebih besera tersebut, IEE Series 2026 ini – kata Hanung Hanindito lagi – akan kembali menjadi salah satu pertemuan industri terbesar di Asia Tenggara di sektor energi dan engineering yang mempertemukan pemangku kebijakan, pelaku usaha, penyedia teknologi, dan profesional dari berbagai sektor.

Tahun ini, rangkaian IEE Series menargetkan kehadiran lebih dari 75.000 pengunjun, melibatkan 2.000+ perusahaan peserta dari 39 negara/wilayah, serta memanfaatkan area pameran seluas lebih dari 108.000 meter persegi di JIExpo Kemayoran, termasuk pemanfaatan hall baru sebagai bagian dari konfigurasi area pameran untuk pekan kedua Engineering Week.

Baca Juga :  IEE Series 2025 Pekan Pertama Dibuka secara Sederhana

“Skala penyelenggaraan tahun ini menunjukkan bagaimana IEE Series terus berkembang sebagai platform pertemuan bagi berbagai pelaku industri. Dengan 2.000+ perusahaan peserta dan target lebih dari 75.000 trade attendees,” kata Hanung dalam pemaparannya.

Dia meneruskan, “Kami melihat kebutuhan yang semakin besar terhadap ruang yang dapat mempertemukan pelaku industri, penyedia teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dalam dunia industri, melihat perkembangan solusi terbaru, serta membangun peluang bisnis dan kolaborasi.”

Arah pembangunan industri nasional juga semakin menekankan pentingnya membangun ekosistem yang saling terhubung, mulai dari penguatan rantai pasok dan hilirisasi, penyediaan infrastruktur dan energi yang mendukung kegiatan industri, hingga peningkatan produktivitas melalui teknologi dan inovasi.

IEE Series 2026 juga mengusung tema yang tahun lalu dipakai yakni “Sustainability for Industrial Transformation”. Sehubungan dengan temam ini, IEE Series kali ini menghadirkan 10 platform pameran dalam dua pekan penyelenggaraan di Jakarta, yang mencakup sektor energi, ketenagalistrikan dan baterai, infrastruktur digital, konstruksi, pertambangan, minyak dan gas, pengelolaan air, pengecoran logam dan metalurgi, hingga manajemen kebencanaan dan perlindungan sipil.

“Sesuai dengan tema kami, keberlanjutan juga menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan berbagai sektor, salah satunya sektor tambang saat ini,” imbuhnya.

Dia menambahkan, “Penerapan teknologi tidak hanya dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, tetapi juga untuk mendukung aspek keselamatan, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan operasional.”

“Salah satunya melalui Mining Indonesia, kami ingin mempertemukan pelaku industri dengan berbagai teknologi dan solusi yang dapat mendukung perkembangan industri yang semakin bertanggung jawab,” papar Hanung Hanindito.

IEE Penting bagi Anggota ASPINDO

Sementara itu Direktur Esekutif Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPIONDO) Bambang Tjahjono pada sesi tanya jawab mengatakan, IEE kali ini, baik Energy Week maupun Engineering Week, sangat penting bagi para anggota ASPINDO yang jumlahnya mencapai 148 perusahaan.

Baca Juga :  Ini Yang Dilakukan Develon Untuk Memaksimalkan Layanan Purna Jual di Indonesia

Pameran ini akan mempertemukan para pelaku usaha jasa pertambangan baik dengan para produsen alat-alat tambang maupun dengan para penyedia teknologi.

Apalagi, saat ini, para pelaku usaha tambang juga sudah mulai menggunakan mesin-mesin elektrik atau yang hybrid.

Keberadaan mesin-mesin elektrik dan juga hybride, kata Bambang, semakin penting bagi para anggota ASPINDO karena para pelaku usaha pertambangan menghadapi persoalan fluktuasi harga bahan bakar.

Lagi pula mesin-mesin tambang rata-rata berukuran besar yaitu 100 ton ke atas, sehingga mengonsumsi bahan bakar dalam jumlah yang besar pula.

Untuk menyiasati kenaikan harga bahan bakar, ada anggota ASPINDO yang sudah menggunakan mesin-mesin elektrik, dan ada pula yang menggunakan mesin hybrid.

“Pemaakaian alat-alat elektrik dan hybrid ini akan menciptakan efisiensi dan lingkungan pertambangan yang bersih dari emisi,” ujar Bambang.

Karena itu, bagi para pelaku usaha jasa pertambangan dan juga distributor alat pertambangan, IEE 2026 ini menjadi tempat yang strategis untuk bertemu dengan produsen mesin-mesin pertambangan baik yang masih menggunakan diesel maupun yang sudah elektrik atau hybrid. [EI]

Iklan Berca