25.4 C
Jakarta
Jul 12, 2020.
Business Feature Top News

Ini Respon Komatsu Indonesia terhadap Pandemi Covid-19

Komatsu Indonesia merespon pandemi Covid-19 dengan berbagai langkah untuk mencegah penularan lebih lanjut virus yang mematikan itu. Salah satu kebijakan yang diambil pabrikan ini adalah membentuk ‘Tim Gugus Tugas Tanggap Covid-19’, yang jangkauannya menyeluruh dan mencakup seluruh grup Komatsu di Indonesia.

“Sebagai perusahaan manufaktur dengan jumlah karyawan sekitar 1.600 orang, kami menyadari potensi gangguan kesehatan sangat mungkin terjadi di tengah pandemi ini. Untuk itu kami membentuk Tim ‘Gugus Tugas Komatsu Tanggap Covid-19’ yang jangkauannya menyeluruh dan mencakup seluruh grup Komatsu di Indonesia,” kata sumber Komatsu Indonesia kepada Equipment Indonesia mengenai langkah-langkah yang diambil perusahaan ini selama masa pandemi Covid-19 ini.

Gugus Tugas ini tidak hanya menyediakan tim dari segi medis (tim “medical”), tapi juga tim khusus untuk “information center” dan “operasional” yang akan membantu setiap permasalahan terkait Covid-19 bagi karyawan dan keluarga besar Komatsu.

Di lingkungan kantor grup Komatsu sendiri, perusahaan ini sudah membangun fasilitas ruang isolasi khusus bagi karyawan yang sudah dirujuk oleh tim medis internal dan menambah jumlah dokter serta beragam fasilitas kesehatan khusus untuk penanggulangan Covid-19. Apabila ada karyawan yang menunjukkan gejala awal Covid-19, dokter internal akan memeriksa dan memberikan petunjuk untuk langkah selanjutnya, termasuk memberikan ijin isolasi mandiri 14 hari atau rujukan ke rumah sakit, apabila diperlukan.

Komatsu Indonesia juga mengadakan survei kesehatan harian dan menyediakan call center khusus internal dengan harapan seluruh karyawan dan keluarga bisa mengkonsultasikan segala hal yang terkait dengan pandemi ini. Juga dibentuk tim whatsapp belajar online mengenai Covid-19 untuk memberikan pemahaman yang benar dalam menghadapi pandemi ini.

Selain itu, setiap karyawan wajib menjalankan “physical distancing” minimal 1 meter di setiap tempat, termasuk antrian dan absen. Bahkan setiap ruangan meeting sudah disulap agar posisi duduk juga berjarak. Untuk meeting internal, karena ada sistem WfH parsial, banyak dilakukan video conference via Microsoft Team yang memudahkan koordinasi walaupun PIC (Person in Charge) bekerja dari rumah.

Penerapan perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) juga digalakkan. Misalnya, dengan penyediaan hand sanitizer di setiap ruangan, dan juga pembagian hand sanitizer, masker kain, serta vitamin untuk setiap karyawan. Semua upaya tersebut diharapkan bisa menunjang kesehatan dan keselamatan karyawan. Pembagian barang-barang penunjang kebersihan tersebut tidak terbatas untuk karyawan saja, tapi juga untuk lingkungan sekitar perusahaan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility).

Komatsu Indonesia meyakini bahwa yang paling utama dan terpenting adalah keselamatan dan kesehatan kerja setiap karyawan. Itu sebabnya perusahaan ini berusaha memastikan ketersediaan fasilitas-fasilitas penunjang dalam menghadapi Covid-19. “Kami juga tetap berupaya mempertahankan proses produksi agar bisa terus beroperasi tanpa melanggar kebijakan-kebijakan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Sedapat mungkin, kami harus bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dan mencoba meng-create item-item baru yang masih dibutuhkan pasar,” tulis Komatsu Indonesia mengenai strateginya menghadapi krisis kesehatan global ini.

Komatsu Indonesia bekerja dengan menjalankan protokol kesehatan yang diatur oleh Pemerintah Daerah dan Kementerian Perindustrian dengan ketat. Pemberlakuan Work from Home (WfH) dan 50% kehadiran dari tiap karyawan, misalnya, sesuai dengan peraturan pemerintah untuk kebijakan industri strategis. Sistem kehadiran seperti ini menurunkan waktu produksi yang sudah diatur sebelumnya. Walaupun waktu kerja dipangkas secara parsial, perusahaan ini memastikan tetap berkomitmen untuk selalu mengedepankan kesehatan dan keselamatan setiap karyawan serta keluarga, dengan tetap memperhatikan kepuasan pelanggan.

Komatsu Indonesia beruntung karena mendapat ijin khusus untuk tetap beroperasi di tengah pandemi Covid-19. Perusahaan ini adalah salah satu industri strategis yang bergerak di bidang pengecoran logam, fabrikasi, perakitan serta melakukan ekspor komponen-komponen (seperti hasil pengecoran logam/casting dan komponen-komponen lainnya) yang yang sangat mendukung devisa negara.

Namun, kapasitas produksi Komatsu Indonesia tahun ini mengalami revisi yang cukup signifikan mengingat waktu kehadiran karyawan yang berkurang separuh. Hambatan lainnya adalah beberapa supplier yang tidak mengantongi ijin khusus untuk tetap beroperasi dari Kementrian Perindustrian sehingga cenderung menyulitkan pasokan beberapa komponen. Beberapa komponen yang berasal dari grup Komatsu global juga tersendat karena pandemi ini juga menyerang negara-negara lain dimana Komatsu beroperasi, termasuk mother companynya di Jepang.

“Walaupun volume produksi cenderung menurun, kami selalu berupaya untuk tetap mengedepankan kualitas produk dan orientasi kepuasan pelanggan dengan disain & pengembangan inovasi produk,” Komatsu Indonesia menyatakan komitmennya. #

241 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Related posts