JAGOAN TERBARU HINO, FC 190J
PT. Hino Motors Sales (HMSI) kembali meluncurkan produk truk terbarunya, Hino 190 J. Kehadiran kendaraan ini menambah panjang varian seri Ranger Hino yang jumlahnya sudah mencapai lebih dari 30 model. Tampil dengan menggunakan teknologi mesin common rail, kendaraan kargo ini memiliki performa yang lebih baik dan irit bahan bakar. Ruang kargonya yang lebih panjang.
Diyakini kehadiran produk ini dapat memenuhi kebutuhan konsumen akan kendaraan niaga yang memiliki kapasitas volume lebih besar sehingga memiliki keuntungan muatan yang lebih banyak namun ringan.
Hiroo Kayanoki, President Director HMSI mengungkapkan, pada tahun 2012 Hino memperkenalkan mesin common rail yang dikenal sebagai Cruising Ranger guna memenuhi kebutuhan konsumen akan varian truk sedang.
“Hino Super Cruising Ranger FC 190 J ini akan memberi pelanggan pilihan yang lebih banyak untuk varian Ranger yang sesuai dengan kebutuhan operasional mereka,” ungkap Hiroo yang sejak April 2014 lalu menjabat President Director, menggantikan Toshiro Mizutani yang kini menjabat sebagai Commissioner HMSI.
Direktur Sales & Promotion HMSI, Santiko Wardoyo, menjelaskan Hino FC 190 J hadir untuk mengisi pasar baru antara varian Dutro dan Ranger dengan kombinasi antara kargo panjang Ranger dan kelincahan Dutro. Membidik pelanggan milk-run, kendaraan dengan GVW 10,4 ton ini sangat cocok untuk mengangkut barang berukuran besar tapi ringan seperti alat otomotif atau barang kebutuhan rumah tangga.
Truk ini memiliki wheelbase 5.320 mm dan ruang angkut yang lebih luas. Sementara panjang sasinya yang mencapai 7.1 m memberikan ruang lebih banyak untuk mengengkut barang. Ukuran kabin pun dibuat lebih efisien untuk mendapatkan kapasitas body yang maksimal.
“Karena diperuntukan bagi jarak tempuh yang pendek, Hino FC 190 J tidak memiliki tempat tidur supir di bagian belakang kabin. Namun, ketiadaan ruang istirahat itu membuat space untuk kargo lebih panjang,” kata Santiko.
Kendaraan ini, ia melanjutkan, memiliki konfigurasi 4×2 yang didukung dengan mesin common rail empat silinder bertenaga 190 PS yang menghasilkan torsi yang besar, 56/1,850 kgm/Rpm. Ini membuat Hino FC 190 J memiliki kemampuan menanjak lebih baik dan juga memiliki kemampuan jalan lebih cepat dengan kecepatan maksimal mencapai 112km/jam.
“Di segala medan, kendaraan ini dapat stabil. Bahkan pada saat berbelok, supir tidak merasakan sensasi oleng sebagaimana produk lain,” jelas Santiko.
Hino FC 190 J juga hadir dengan konsumsi BBM yang hemat sehingga biaya operasionalnya bisa lebih murah. Menurut Santiko, dalam tes yang dilakukan terhadap produk baru ini, konsumsi bahan bakarnya mencapai 5 km/liter. “Cukup irit bila dibanding produk-produk di kelas yang sama,” tukasnya.
Dengan segenap kemampuan yang diusung kendaraan logistic tersebut, Santiko yakin mampu memasarkan 40-50 unit tiap bulannya. “Harganya Rp 418 juta OTR hanya sasis,” ujarnya.
Pengalaman 30 tahun Hino di industri kendaraan niaga membuat perusahaan ini senantiasa mengedepankan layanan purna jual. Santiko mengatakan, Hino mendukung penuh layanan purna jual seluruh kendaraannya termasuk Hino FC 190 J.
“Spare partnya telah didistribusikan ke semua dealer dan part shop, dan bahkan saat ini tengah dilakukan pengembangan untuk melokalisasikan suku candang Hino FC 190 J dalam bentuk HMSI Original Part (HOP) untuk meringankan biaya operasionalnya. Sedangkan untuk servis, para mekanik juga diberikan pelatihan bagaimana merawat dan memperbaiki kendaraan ini,” paparnya.
Untuk semakin memuaskan pelanggan, kendaraan baru ini juga ikut dalam Hino Free Service Program. Melalui program tersebut, Hino memberikan layanan perawatan berkala gratis sampai dengan 60.000 km atau hingga 1 tahun sejak pembelian. Layanan yang diberikan dalam program ini terdiri dari penggantian suku cadang, pelumas dan jasa service.



















