Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Feature

KASANA

379
×

KASANA

Share this article
Example 468x60

Mengapa Masih Ada Pandangan Stereotype terhadap Produk Cina

 

ALTRAK

Produk-produk alat berat dan truk buatan Tiongkok sudah tidak asing lagi di  pasar Indonesia saat ini. Namun, pangsa pasarnya masih kecil. Mereka harus berjuang ekstra keras untuk menggerogoti dominasi pemain-pemain lama asal Jepang, Amerika dan Eropa. Mengapa?

“Pabrikan-pabrikan Cina termasuk pemain baru dalam industri ini,” kata Jimmy Tanasal, COO PT Kasana Teknindo Gemilang, dalam perbincangan dengan EQUIPMENT beberapa waktu lalu. Sementara merk-merk asal Jepang, Amerika dan Eropa sudah meninggalkan jejak yang panjang. “Itu sebabnya kehadiran mereka kurang dianggap,” tukasnya.

Namun, khabar baiknya, lanjut Jimmy, dewasa ini hampir semua brand alat berat terkemuka dunia sudah memproduksi mesin-mesin  mereka di negeri tirai bambu itu. Kondisi ini turut mendongkrak citra produk-produk Cina di pasar dunia.

Khabar baiknya, di tengah persaingan yang ketat itu, pasar produk-produk Cina makin tumbuh. Hal ini tidak lepas dari kerja keras distributor/dealer lokal yang terus berupaya meningkatkan mutu, baik dalam hal produk maupun servis.

Alasan kedua mengapa mesin-mesin Cina masih dipandang remeh adalah karena problem mutu yang kurang memuaskan baik dalam hal produk maupun layanan purna jual. Namun, seiring dengan kian ketatnya persaingan, pabrikan-pabrikan Cina makin meningkatkan kwalitas dan memprioritaskan layanan purna jual.

“Pasokan suku cadang menjadi problem utama produk-produk Cina selama ini dan hal itu telah menimbulkan persepsi negatif di pasar,” ungkap Jimmy lagi.

“Pabrikan-pabrikan Cina membedakan antara suku cadang untuk pasar domestik dan pasar ekspor. Dan mereka cenderung mengutamakan pasar dalam negeri karena daya serap pasarnya jauh lebih tinggi dibandingkan pasar luar negeri. Customer yang mengekspor langsung dari Cina sering melihat adanya perbedaan itu,”  Jimmy mengakui.

Baca Juga :  Galang Konsolidasi di Tengah Pandemi Covid-19, Dayasakti Perkuat Jaringan Bisnis

Tetapi, ia juga mengungkapkan bahwa tidak semua mesin made in China bermutu rendah. Salah satu contohnya adalah produk-produk merk Lonking. Mesin-mesin ini diageni oleh PT Kasana Teknindo Gemilang.

Lonking Excavator menggunakan komponen-komponen utama yang berkualitas tinggi, yaitu Cummins Engine di dapur pacu, hydraulic system & controller dari Parker dan swing motor dari Kawasaki. Demikian juga untuk tipe-tipe produk lainnya seperti  wheel loader, backhoe loader dan road roller.

Jimmy juga menepis tudingan-tudingan miring seputar layanan purna jual mesin-mesin Cina. Ia mencontohkan TCM Forklift yang juga dipasarkan oleh perusahaan yang sama sejak 2000. “Hingga saat ini tidak ada masalah dengan pasokan suku cadang dan pelanggan puas dengan layanan kami,” ucapnya meyakinkan. EQ

 

 

Iklan Berca