31.7 C
Jakarta
Mei 28, 2020.
Business Construction EQ Equipment Top News

Mengapa Doosan Group Didesak Untuk Ceraikan Doosan Infracore & Doosan Bobcat?

Produk-produk hasil kerja sama Doosan Group dan Bobcat ditampilkan dalam salah satu pameran (Foto: Istimewa)

Doosan Heavy Industries & Construction didesak untuk memisahkan anak perusahaannya, Doosan Infracore dan Doosan Bobcat, sebagai upaya untuk menyelamatkan seluruh bisnis dari kehancuran, menurut The Korea Times (3/4).

Doosan Heavy Industries & Construction, unit andalan Doosan Group, menghadapi krisis likuiditas karena berkurangnya pesanan-pesanan dan berlanjutnya kerugian finansial. Menurut artikel itu, utang perusahaan tiga kali lipat dari nilai saham investor dan operasinya merugi tahun lalu. Perusahaan ini juga sarat utang, telah menunjukkan arus kas yang lemah, dan akan diminta untuk membayar utang obligasi senilai $597,8 juta tahun ini.

Menurut laporan itu, Doosan Group saat ini sedang dalam proses menyelaraskan rencana penyelamatan diri, dan berencana untuk menyerahkannya kepada kreditor-kreditornya. Upaya Presiden Moon Jae-in untuk menghentikan pembangkit listrik tenaga nuklir juga telah disebut sebagai salah satu faktor utama yang menyulitkan performa keuangan korporasi itu.

Doosan Heavy adalah pemegang saham terbesar Infracore, dengan porsi 36,28 persen. Infracore menguasai 51,05 persen saham di Bobcat, sehingga menciptakan struktur kepemilikan saham vertikal mulai dari Doosan Heavy. Karena itu, risiko kredit Doosan Heavy dikhawatirkan akan menyebar ke anak-anak perusahaan.

Dalam satu skenario, memisahkan Doosan Heavy dan Doosan Infracore, grup ini akan membuat perusahaan investasi baru yang akan menerima ekuitas Doosan Heavy di Infracore dan Bobcat. Di lain pihak, Doosan Corp akan secara langsung membeli saham kepemilikan Doosan Heavy di dua anak perusahaan melalui rights issue, yang memungkinkan Doosan Corp untuk mendukung Doosan Heavy. #

1,893 kali dilihat, 114 kali dilihat hari ini

Related posts