26.2 C
Jakarta
25 Okt, 2021.

Kemitraan Deere & Hitachi Akan Berakhir pada 2022

John Deere dan Hitachi tidak akan lagi membuat dan memasarkan mesin-mesin excavator bersama-sama setelah Februari 2022.

John Deere dan Hitachi sepakat untuk membubarkan kemitraan yang telah membuat kedua perusahaan itu memproduksi dan memasarkan produk-produk hydraulic excavator secara bersama-sama sejak 1988. Keduanya akan menandatangani perjanjian lisensi dan pasokan baru, yang akan memungkinkan John Deere untuk terus memproduksi dan mendistribusikan line-up mesin-mesin excavator merek Deere saat ini di Amerika.

“Selama bertahun-tahun, John Deere dan Hitachi menikmati kemitraan yang saling menguntungkan di Amerika,” kata John Stone, presiden Divisi Konstruksi & Kehutanan John Deere dan Power System, seperti dikutip Heavy Equipment Guide, Kamis (19/8).

“Saat kami membuka halaman ke babak baru excavator-excavator yang dirancang Deere, kami tetap berkomitmen untuk mendukung pelanggan-pelanggan kami hari ini dan pada masa yang akan datang.”

Berdasarkan perjanjian baru, John Deere akan mengakuisisi pabrik patungan Deere – Hitachi di Kernersville, NC; Indaiatuba, Brasil; dan Langley, British Columbia, Kanada. Deere akan terus memproduksi excavator konstruksi dan forestry merek Deere yang dibuat di pabrik-pabrik tersebut, yang akan menghentikan produksi mesin-mesin excavator merek Hitachi. Deere akan terus menawarkan portofolio lengkap excavator melalui perjanjian pasokan dengan Hitachi.

Selain itu, John Deere akan menghentikan perjanjian pemasaran untuk excavator konstruksi dan peralatan tambang Hitachi di Amerika. Hitachi akan mengambil alih distribusi dan dukungan untuk produk-produk tersebut.

Hitachi akan bergerak maju dengan Hitachi Construction Machinery Loaders America menjadi kantor pusat regional untuk semua produk dan layanan konstruksi Hitachi, dan berencana untuk memperluas jaringan yang ada secara signifikan.

“HCM, melalui HCMA, akan dapat menentukan nasibnya sendiri dengan lebih baik di Amerika dengan strategi-strategi bisnisnya sendiri, produk-produk dan layanan-layanan yang ditingkatkan, dan teknologi-teknologi yang diperbarui, semuanya disediakan melalui jaringan distribusi yang diperbarui dan diperkuat,” kata Alan Quinn, CEO HCMA.

“HCM telah meningkatkan dan berinvestasi dalam strategi-strategi bisnis sejak 2017 untuk mempersiapkan pembentukan HCMA. Ini mencakup banyak inisiatif rantai nilai untuk meningkatkan suku cadang dan layanan, penyewaan, peralatan bekas, suku cadang yang diproduksi ulang, dan pembiayaan. HCM juga telah meningkatkan teknologi-teknologi dalam analitik , IoT, telematika, manajemen armada, dan layanan-layanan uptime. Di masa depan, HCMA akan dapat memanfaatkan kemajuan ini dengan lebih baik untuk meraih lebih banyak pangsa pasar.”

HCMA menyatakan akan memperkenalkan peralatan baru ke Amerika mulai musim semi 2022, dan akan menilai potensi produk-produk baru untuk memenuhi kebutuhan pasar Amerika Utara.

Deere juga akan mencari cara untuk mengembangkan peralatan dan teknologi baru saat bergerak maju, kata Stone.

“Melihat ke masa depan, John Deere akan membangun warisan kualitas dan produktivitas kami dan mempercepat pengembangan teknologi dan mesin terdepan di industri yang menjawab kebutuhan mendasar akan konstruksi yang lebih cerdas, lebih aman, dan lebih berkelanjutan sehingga pelanggan-pelanggan kami dapat membentuk dunia masa depan,” kata Stone. (Sumber: Heavy Equipment Guide)

Related posts