26.2 C
Jakarta
23 Jun, 2021.

Pandemi COVID-19 Tekan Pendapatan Liebherr Group

Meski terjadi penurunan bisnis karena dampak pandemi global, Liebherr terus berinvestasi di bidang riset dan pegembangan serta secara khusus sistem drivetrain alternative tenaga elektrik untuk mesin-mesin bor dan ekstraksi (Foto: Liebherr)

Laporan keuangan Liebherr Group dipengaruhi oleh dampak pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Produsen asal Jerman ini  melaporkan omset sebesar €10,341 miliar, dibandingkan dengan €11,75 miliar pada tahun 2019. Penurunan omset sebesar €1,409 miliar (12%) terjadi setelah pertumbuhan yang konsisten selama beberapa tahun sebelumnya, dikutip dari rilis produsen itu, Selasa (20/4/2021).

Namun, pabrikan itu mengakui penurunan tersebut terjadi karena kondisi-kondisi luar biasa yang disebabkan oleh pandemi, dan meyakini bisnisnya akan kembali bangkit pada waktunya. Liebherr Group mencatat volume pesanan yang kuat pada kuartal pertama tahun 2020, namun menjelang akhir kuartal pertama tahun lalu terjadi penurunan karena wabah virus corona mulai menggerogoti aktivitas-aktivitas bisnis di pasar-pasar utama.

Kondisi tersebut berdampak pada pendapatan penjualan Grup di berbagai segmen bisnis seperti earthmoving, material handling technology, deep foundation machine, mobile & crawler crane, tower crane, concrete technology dan mining. Pendapat penjualan Liebherr Group 10,4% lebih rendah dari tahun 2019 dan turun menjadi €6,848 miliar.

Keterpurukan pasar Liebherr Group tahun lalu dipicu oleh menurunnya penjualan di Uni Eropa, terutama di Jerman dan Prancis. Padahal pasar-pasar ini secara tradisional menjadi wilayah penjualan terkuat Grup. Namun, bisnis perusahaan cukup berkembang di Austria dan Polandia. Penjualan di negara-negara non-UE juga di Amerika Utara menurun. Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, serta Timur Dekat dan Tengah melaporkan omset yang jauh lebih rendah daripada tahun sebelumnya. Namun Liebherr mengatakan bisnisnya stabil sepanjang tahun di Asia dan Oseania, sebagian besar karena permintaan yang kuat dari China dan Australia.

Pada tahun 2020, Liebherr Group mencapai laba bersih sebesar € 7 juta. Hasil operasi dan laporan keuangan juga turun dibandingkan tahun 2019. Meskipun terjadi penurunan signifikan pada omset, jumlah karyawan tetap stabil dan pada akhir tahun 2020, Liebherr mempekerjakan 47.925 orang di seluruh dunia, hanya 124 karyawan lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

Produsen ini juga terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan dengan anggaran €512 juta selama tahun 2020. Sebagian besar digunakan untuk pengembangan produk-produk baru. Sejumlah besar proyek penelitian bersama dengan beberapa universitas, lembaga-lembaga pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga penelitian lainnya dimulai dan dilanjutkan.

Proyek-proyek penelitian difokuskan pada topik teknologi drivetrain alternatif. Pada tahun 2020 Liebherr memperluas portofolio produknya dengan beberapa mesin dan komponen listrik penuh maupun sebagian di segmen-segmen produk seperti Mobile dan Crawler Crane serta Concrete Technology. Fokus lainnya untuk penelitian dan pengembangan dalah digitalisasi. (Sumber: Liebherr)

Related posts

005824
Users Today : 2028
Views Today : 10780
Total views : 158220
Who's Online : 137
Your IP Address : 3.235.223.5
Server Time : 2021-06-23