Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
BusinessPress ReleaseTop News

Pasar Rental Alat Berat Akan Tumbuh Pesat

108
×

Pasar Rental Alat Berat Akan Tumbuh Pesat

Share this article
Example 468x60
Pameran alat berat di Jakarta (ilustrasi)

Fact.MR melaporkan pasar rental peralatan konstruksi global diperkirakan akan tumbuh hingga tahun 2029 karena meningkatnya investasi infrastruktur di berbagai belahan dunia dan mahalnya harga peralatan baru yang mendorong para customer untuk menggunakan peralatan rental.

Dikutip dari rilis Fact.Mr (25/3), penggerak utama di balik pertumbuhan pasar rental alat berat tersebut adalah permintaan dari sektor-sektor konstruksi, pertambangan dan pertanian global. Tingginya biaya pengadaan peralatan konstruksi generasi baru (next generation construction equipment) dengan fitur-fitur seperti lift assist, sistem perawatan prediktif (predictive maintenance systems), dan kamera-kamera untuk melihat ke sekeliling alat (360 vision cameras), meningkatkan  permintaan untuk servis-servis rental.

ALTRAK

Laporan Fact.MR berjudul “Construction Equipment Rental Market” menyebutkan pasar rental akan tumbuh 1,6 kali selama periode perkiraan (2019-2029). Pembangunan infrastruktur yang mengalami booming di negara-negara sedang berkembang maupun negara-negara maju akan terus menghasilkan permintaan untuk jasa rental alat berat.

Dalam laporan itu, Fact.MR mencatat empat pendorong utama pasar rental. Pertama, Mesin-mesin earth moving menyumbang porsi mayoritas lebih dari 60% dari total pendapatan pasar. Keserbagunaan aplikasi jenis produk ini ditambah dengan pembangunan proyek yang menguntungkan di industri infrastruktur, minyak, gas, dan pembangkit listrik mendorong permintaan mesin-mesin pemindah tanah.

Kedua, mesin-mesin konstruksi beton dan jalan memegang pangsa pasar terbesar kedua dengan nilai lebih dari 22% di balik meningkatnya kebutuhan konektivitas darat di negara-negara berkembang.

Ketiga, Amerika Utara mempertahankan posisinya dengan pangsa pasar lebih dari 49% dari total nilai pasar. Eksplorasi sumber bahan bakar alternatif yang sedang dilakukan di wilayah ini mendorong para kontraktor menggunakan jasa rental peralatan konstruksi untuk eksplorasi yang hemat biaya.

Keempat, Asia Timur, Asia Selatan, dan Oseania menawarkan peluang-peluang yang paling menguntungkan karena pembangunan infrastruktur yang berkembang pesat di negara-negara berkembang seperti India, Cina, dan Indonesia.

Baca Juga :  Kaltimex Energy Pasarkan Gas Cummins Power Generation

“Para pelaku pasar akan diuntungkan oleh peningkatan investasi pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di negara-negara berkembang,” kata seorang analis Fact.MR yang membuat laporan tersebut.

Pada bagian lain laporan Fact.MR itu menyoroti masalah servis langsung di lokasi oleh jasa rental. Program-program layanan di tempat (onsite maintenance) dengan bantuan pemeliharaan prediktif dan pemantauan menunjukkan peluang-peluang yang sangat menguntungkan. Mengurangi banyak waktu terbuang karena gangguan (breakdown)  mesin,  layanan pemeliharaan langsung di lokasi merupakan tren yang menguntungkan kedua belah pihak. Para pelanggan dapat mencegah hilangnya jam kerja yang produktif dan perusahaan rental dapat memperoleh peluang pendapatan yang berkelanjutan.

Pengembangan ketrampilan tenaga kerja dengan kemajuan dalam teknologi peralatan berat akan memberikan keunggulan kompetitif kepada para pemain pasar selama periode perkiraan. Aksi-aksi merger dan akuisisi yang sering terjadi seperti diproyeksikan akan berlanjut hingga 2029. (Sumber: Fact.MR)

Iklan Berca