Alat Berat
Business Construction EQ Equipment Mining

Rayakan 20 Tahun Mendunia, LiuGong Pamer Alat-alat Baru

LiuGong Indonesia terus menambah Warehouse Facility Developement atau PDC (Park Distance Control) untuk memastikan dukungan layanan purna jual yang mumpuni bagi para customer.

Unit-unit excavator LiuGong berhadap-hadapan menyambut pelanggan-pelanggannya di acara Customer Gathering yang sekaligus dikemas sebagai perayaan 20 Tahun Globalisasi LiuGong. Foto: EI

PT LiuGong Machinery Indonesia menggelar acara Customer Gathering pada Rabu 10 Agustus 2022 di Cakung Timur, Jakarta Timur. Acara ini dihadiri oleh 300 orang yang terdiri dari pelanggan-pelanggan setiap LiuGong dari seluruh Indonesia, dealer, perusahaan-perusahaan Leasing serta unsur pemerintah.

Namun, acara ini bukan sekedar Customer Gathering biasa. Sesungguhnya, ini sebuah perayaan genap 20 tahun LiuGong mendunia. Itu terlihat jelas dari kehadiran dua petinggi dari LiuGong Pusat di Cina. Seorang di antaranya adalah Wakil Presiden Guangxi LiuGong Machinery Co.Ltd, Luo Guobing, yang didampingi oleh Presiden Direktur PT LiuGong Machinery Indonesia, Levi Lin.

Sebagai sebuah acara spesial, para tamu disambut secara istimewa pula. Tidak jauh dari gerbang masuk, puluhan excavator berdiri berhadap-hadapan menyambut tamu-tamu itu. Bucket alat-alat itu diangkat tinggi ke langit dan bersentuhan dengan bucket dari excavator di hadapannnya. Tamu-tamu yang masuk ke area acara seolah-olah berjalan di bawah perlindungan yang aman dari unit-unit excavator. Ya, produk-produk buatan LiuGong tersebut memang siap mengamankan pekerjaan-pekerjaan dari pelanggan-pelanggannya.

Sebagai sebuah perayaan 20 tahun globaliasi, LiuGong juga unjuk kekuatan di acara ini. Perusahaan ini memamerkan lebih dari 20 mesin baru mulai dari flagship Excavator 970E, Pull Back Truck DW90, hingga Wheel Loader 890H. Ikut diluncurkan juga produk baru Dozer Dressta TD25M. Ukuran mesin-mesin LiuGong ini pun beragam, mulai dari mini excavator hingga yang berpostur jumbo. Tamu-tamu itu dapat menyaksikan dan merasakan kekuatan alat-alat buatan pabrikan Tiongkok ini.

“Dalam rangka memperingati 20 tahun globalisasi LiuGong, LiuGong Indonesia mengumpulkan para pelanggan bersama untuk menunjukkan apresiasi dan akan terus membangun rasa saling percaya dengan pelanggan dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi di berbagai sektor seperti pertambangan, konstruksi dan forestry,” kata Luo Guobing.

Dia menyatakan bahwa Indonesia merupakan pasar paling penting bagi LiuGong. Dari tujuh pasar terbesar LiGuong di seluruh dunia, Indonesia berada di posisi dua teratas atau “top two”. Melihat potensi pasar yang begitu besar, dalam tiga tahun terakhir, investasi LiuGong ke Indonesia juga terus meningkat secara signifikan.

Disebutkan, sejak 2019 LiuGong telah mendistribusikan lebih dari 150 juta dolar Amerika Serikat ke pasar Indonesia selama tiga tahun terakhir. Sejak awal kehadirannya di Indonesia, sudah ada lebih dari 9.000 unit peralatan LiuGong telah beroperasi di bidang pertanian, kehutanan, pertambangan, infrastruktur, dan industri lainnya.

“Sebagai anak perusahaan LiuGong yang ke-13 di luar negeri, dengan dukungan dan upaya bersama dari pemerintah Indonesia dan mitra-mitra lokal, LiuGong Indonesia telah mencapai perkembangan pesat dalam dua tahun terakhir,” kata Luo Guobing lagi.

Sementara Levi Lin menyebutkan, populasi produk-produk LiuGong sejak 2019 hingga Juli 2022 mencapai sekitar 2.763 unit yang tersebar di Sumatera sebanyak 803 unit, Kalimantan (768 unit), Jawa yang meliputi Bali hingga Nusa Tenggara (524 unit), dan Sulawesi yang meliputi seluruh Sulawesi, Maluku dan Papua (668 unit).

Terkait ini, Levi Lin, menjawab Equipment Indonesia menyebutkan, khusus untuk excavator, yang paling banyak berada di tangan konsumen adalah kelas 50 ton ke atas. Pasalnya, mereka memang fokus di kelas-kelas besar yaitu 50 ton dan 70 ton. Adapun sektor-sektor usaha yang digarap alat-alat ini, kata dia, paling banyak di industri pertambangan baik batu bara maupun nikel, disusul konstruksi, perkebunan, dan kehutanan.

Perkuat purnajual

Untuk mendukung kinerja mesin-mesin LiuGong di pasar Tanah Air, PT LiuGong Machinery Indonesia menyiapkan layanan purnajual yang prima. LiuGong Indonesia, kata Levi Lin, sudah memiliki enam dealar resmi yang berada di Sumatera, Jawa, Kalimatan, dan Sulawesi. LiuGong juga memiliki 10 Service Center, 10 Regional Parts Center, serta 45 Sales & Service Branches.

Selain itu, baik Luo Guobing maupun Levi Lin menegaskan, LiuGong berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan dengan menyiapkan teknisi-teknisi handal. Saat ini jumlah keseluruhannya lebih dari 500 orang. Mereka berasal dari rekanan-rekanan yang bekerja sama dengan LiuGong. Dan, mereka berada di lokasi-lokasi sekitar peralatan LiuGong beroperasi di seluruh Indonesia.

Masih terkait layanan purnajual, LiuGong Indonesia terus menambah Warehouse Facility Developement atau PDC (Park Distance Control). Sejauh ini, LiuGong sudah mendirikan tiga PDC, yaitu PDC Jakarta yang berdiri pada 2019, diikuti PDC Pekanbaru dan Banjarmasin yang didirikan pada kuartal pertama 2022. Masih ada tiga PDC lagi yang akan dibangun LiuGong pada 2022, yaitu PDC Makasar yang dibangun pada kuartal ketiga 2022, serta PDC Balikpapan dan Palembang yang dibangun pada kuartal keempat 2022.

LiuGong Machinery Indonesia juga menjamin ketersediaan suku cadang sebagai bagian dari layanan purnajual terbaik kepada para pelanggan. Dengan begitu, para customer tidak perlu khawatir terkait dengan ketersediaan cuku cadang. Levi menjamin suku cadang yang tersedia berstandar internasional dan asli LiuGong.

Meski LiuGong berasal dari Cina, jelas Levi Lin, pabrikan juga mengusung konsep lokalisasi. Artinya, PT LiuGong Machinery Indonesia berupaya benar-benar menjadi perusahaan dan entitas bisnis Indonesia. Karena itu, perusahaan ini membentuk tim lokal, menjalin hubungan dengan mitra-mitra Indonesia, serta menggunakan dan menjunjung tinggi budaya Indonesia. “Contohnya, hari ini saya mengenakan,” ungkapnya saat memaparkan visi LiuGong Indonesia di hadapan tamu-tamu istimewa tersebut.

Lebih dari itu, LiuGong juga berupaya melakukan transfer ilmu dan teknologi dengan mendidik para teknisi Indonesia. Salah satu caranya adalah lewat kerja sama antara Politeknik Negeri Jakarta dengan Liuzhou Vocational and Technology College (LVTC) yang nota kesepahamannya (MoU) ditandatangani dalam acara tersebut.

Politeknik Negeri Jakarta merupakan Perguruan Tinggi kedua yang bekerja sama dengan LiuGong Indonesia dalam studi vokasi. Kerja sama itu juga bertujuan untuk mencapai Sustainable Development Goals dengan menciptakan kompetensi sumber daya manusia Indonesia, khususnya di bidang alat berat. Dengan begitu, mereka nantinya secara konstan terus mendukung peningkatan industri alat berat Indonesia.

Pesta 20 tahun LiuGong mendunia ini juga dimeriahkan dengan tarian dan barongsai. Alunan suara merdu biduanita yang tampil siang itu sedikit mengusir gerah yang mengalahkan semburan pendingin ruangan. Acara yang meriah ini ditutup dengan makan siang yang enak.

 

 

Berita Terkait