
Produsen crane Tadano mengumumkan kehadiran rough terrain crane generasi ke-5 lainnya baru-baru ini, yaitu GR-160N Crevo160 G5, yang memiliki kapasitas angkat 16 ton dan menyasar pasar domestik Jepang.
Crevo dalam nama crane itu berasal dari kata-kata ‘crane’ dan ‘evolution’, kata Tadano, karenanya generasi ke-5 sejak jenis crane “mini roughter” ini diperkenalkan pada tahun 1995. Pada September 2021 diperkenalkan versi generasi kelima dari saudaranya yang lebih besar, Crevo160 G5 dengan kapasitas angkat 25 ton.
Boom 28 meter dari model 16 ton yang terbaru ini 500 mm lebih panjang dari pendahulunya. Alat ini memiliki jib yang dapat menyesuaikan power sepanjang 4,5 atau 6,9 meter dan memiliki ketinggian kerja maksimal 35,8 meter. Sedangkan bobot keseluruhan crane dua axle ini adalah 19,795 ton.
Alat angkat ini ditenagai dengan diesel engine Cummins QSB6.7 liter, 179 kW dengan standar emisi gas buang Euro Stage V yang memancarkan lebih sedikit karbon dioksida dan meningkatkan konsumsi bahan bakar dibandingkan model sebelumnya, kata pabrikan itu dalam rilisnya Senin (7/2/2022).
Crane ini memiliki fitur Automatic Acceleration (Akselerasi Otomatis), yakni sebuah fungsi baru untuk mengontrol kecepatan crane sesuai dengan jumlah input operasi tuas crane oleh pengemudi. Artinya, pedal akselerator tidak perlu ditekan karena tuas pengatur gerak crane menyesuaikan putaran mesin sesuai permintaan.
Automatic Pump Stop (Pemberhentian Pompa Otomatis) memutuskan power take off untuk penggerak pompa hidraulik setelah crane tidak dioperasikan selama waktu tertentu. Hal ini mengurangi konsumsi bahan bakar.
Crane ini sudah mengalami perubahan desain untuk meningkatkan visibilitas bagi operator baik di jalan maupun saat mengoperasikan crane. Sebagai kelengkapan standar, sistem Tadano View sekarang mencakup kamera tampak belakang kiri yang baru, kamera platform slewing tampak belakang, dan juga satu kamera belakang kiri, dengan total lima kamera. Pilihan tiga kombinasi tampilan kamera dapat diatur pada layar operator di dalam kabin.
Tadano juga melakukan penyempurnaan pada Human Alert System untuk memperingatkan pengemudi akan keberadaan orang-orang di sekitar crane termasuk tingkat deteksi yang lebih baik untuk keamanan yang lebih baik saat mengemudi.
Penyempurnaan juga telah dilakukan pada sistem operasi crane, dengan pennyetelan ‘Feel’ baru di samping pengaturan kecepatan yang ada, yang dikatakan sesuai dengan persepsi operator melalui pengaturan sensitivitas yang lebih besar.
Hasil bersihnya adalah kontrol yang lebih presisi dan sensitif. Informasi operasi crane dan fungsi-fungsi pengaturan ditampilkan pada layar sentuh LCD berwarna 12,1 inci yang menggunakan bahan-bahan yang mencegah pantulan yang berpencar dan kondensasi serta tahan terhadap benturan. Karena panel layar sentuh adalah jenis electrostatic capacitance, maka dapat dioperasikan dengan cara yang terasa mirip dengan smartphone.
Tersedia remote kontrol radio opsional yang dapat digunakan untuk memasang atau menarik outrigger, pengait otomatis (auto hook) and jib stowage. Termasuk di dalamnya layar tampilan warna jenis refleksi 2,7 inci yang memberikan visibilitas yang baik bahkan di luar ruangan pada hari yang cerah.
Data digital memuat ‘Lift API’, ‘BIM modelling’, ‘Tadano Hello-Net’ telematika dan layanan informasi berbasis web, serta aplikasi smartphone ‘Hello-Data Link’.
Crane ini memiliki panjang keseluruhan di jalan 8,31 meter, dengan lebar keseluruhan 2,2 meter dan tinggi keseluruhan 3,43 meter. Crane ini menawarkan enam lebar kerja dari 2,7 hingga 5,8 meter. (Sumber: Tadano/Vertikal.net)

















