
Pengadaan dan respons yang cepat membuat PT Bumi Cahaya Unggul (BCU) senang bermitra dengan PT Wahana Inti Selaras sebagai pemasok engine John Deere untuk pompa.

Meningkatnya permukaan air di seluruh dunia membuat permintaan pompa drainase melonjak. Sering kali, ketika permukaan air naik, tidak ada waktu untuk mencegah atau meminimalkan kerusakan akibat banjir. Dampaknya semakin parah ketika pompa tidak tersedia atau pasokannya terhambat. Ketika perusahaan spesialis pompa air PT Bumi Cahaya Unggul (BCU) mengalami kendala pasokan saat memenuhi pesanan pompa yang mendesak untuk Kota Balikpapan, perusahaan ini mengambil tindakan cepat untuk mengatasi kondisi tersebut. PT Wahana Inti Selaras, distributor mesin John Deere di Indonesia, menjadi solusinya.

Indonesia sering disebut sebagai salah satu negara terindah di dunia. Namun, negara kepulauan yang terdiri dari 17.000 pulau di Cincin Api Pasifik ini juga menghadapi risiko letusan gunung berapi, tanah longsor, dan banjir. Namun, negara ini sudah memulai strategi ketahanan iklim yang komprehensif untuk melindungi masyarakat, ekonomi, dan lingkungannya. Sebagai bagian dari upaya lokal, Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan membeli tiga pompa dari PT Bumi Cahaya Unggul (BCU) untuk mengatur ketinggian air di pemukiman secara efektif.
Kebutuhan akan pompa-pompa tersebut sangat mendesak karena tingkat curah hujan yang tinggi. Namun, BCU berada dalam posisi yang sulit ketika pemasok mesinnya selama ini tidak dapat memenuhi permintaan tersebut. Sebab itu, BCU beralih ke PT Wahana Inti Selaras untuk pengadaan alternatif mesin John Deere yang cepat dan andal.
PT Wahana Inti Selaras adalah distributor eksklusif mesin-mesin John Deere di Indonesia, Filipina dan Timor Leste. Perusahaan ini memberikan dukungan khusus kepada pelanggan-pelanggan di segmentasi pasar minyak & gas, pertambangan, industri, kelautan, dan pertanian. Dengan 23 kantor cabang dan titik layanan di seluruh Indonesia, perusahaan ini dapat mempertahankan hubungan yang kuat dengan pelanggan.
“Kami tahu mesin John Deere telah terbukti dalam aplikasi pompa, mudah dirawat, hemat bahan bakar, dan memiliki masa pakai yang lama,” kata Mulyadi, Engineering Manager PT Bumi Cahaya Unggul.
“Pompa yang kami kirimkan belum tentu sering digunakan, tetapi ketika banjir terjadi, pompa tersebut harus bekerja dengan cepat dan andal.”
PT Wahana Inti Selaras merekomendasikan mesin 6.8L, dan dengan segera memasok tiga unit tersebut. “Mesin ini sangat ideal untuk tujuan yang dimaksudkan; memberikan output daya yang tinggi dan efisiensi bahan bakar, sehingga ideal untuk memindahkan air dalam jumlah besar dengan cepat dan efisien,” kata Daniel Dodestero, General Manager PT Wahana Inti Selaras.
Pompa SB 800: efisien saat sedang dalam perjalanan atau bergerak

BCU membangun tiga pompa sentrifugal ulir SB 800 sesuai dengan kebutuhan karakteristik lingkungan perkotaan. Masing-masing pompa memiliki kapasitas hisap 800 m3 per jam (223 liter per detik / 59 galon AS) pada ketinggian 33,7 meter (110 kaki), dan laju aliran 1.000 kilogram per meter kubik. Dipasang pada trailer berukuran 4 x 1,60 x 2,85 m, alat berat ini dilengkapi dengan pompa Hidrostal, mesin John Deere 6.8L, kopling fleksibel, panel kontrol, sistem priming, sistem pengisapan dan pengosongan, tangki bahan bakar, serta rangka dasar.
“Mesin ini menawarkan output daya sebesar 105 kW pada 1785 rpm,” kata Mulyadi. Untuk memastikan operasi tidak terganggu dan kinerja puncak, tim lokal kami, melatih mekanik BCU tentang protokol pemecahan masalah dan pemeliharaan. Selain itu, mesin ini memiliki garansi standar 2 tahun atau 2.000 jam.”
Mengapa pompa sentrifugal ulir?
Pompa sentrifugal ulir menggabungkan keunggulan dari pompa ulir dan sentrifugal. Meskipun menggunakan gaya sentrifugal seperti pompa sentrifugal standar, namun bentuk impeller sekrup menjadikannya sangat efisien dan rendah perawatan. Sesuai dengan namanya, pompa sentrifugal ulir adalah solusi yang paling efektif untuk banjir.
“Pompa ini menawarkan kapasitas penyedotan yang luar biasa dan dapat menangani air yang mengandung limbah padat dan partikel, yang sering terjadi dalam situasi banjir,” urai Mulyadi.
Tetapi aplikasinya bisa lebih jauh lagi. Pompa sentrifugal ulir mobile BCU juga telah digunakan dalam proyek prestisius reklamasi lahan, termasuk pulau Pantai Indah Kapuk (PIK 1). PIK adalah area perumahan yang sangat didambakan; tanaman hijau yang subur dan pemandangan laut yang menakjubkan membuatnya sangat populer di kalangan penduduk lokal dan wisatawan.
Berkomentar mengenai kemitraan dengan PT Wahana Inti Selaras, Mulyadi menyatakan sangat puas. “Ini adalah pertama kalinya kami bekerja sama dengan PT Wahana Inti Selaras, dan mereka memberikan hasil yang sesuai dengan yang dijanjikan – tepat waktu dan dengan dukungan personal yang luar biasa. Tenaga penjualnya sangat cepat memberikan detail teknis, dan tim teknisi mendukung kami dengan integrasi mesin dan uji coba di tempat. Kami senang memiliki pemasok yang langsung menangani dan berorientasi pada solusi. Dan kami bersyukur memiliki mesin merek premium dengan harga yang kompetitif. PT Wahana dan mesinnya memenuhi harapan kami sepenuhnya,” komentarnya sembari berharap untuk terus mengembangkan kolaborasi ini.
Bumi Cahaya Unggul (BCU) didirikan di Jakarta pada tahun 1979, yang dikenal sebagai salah satu produsen sistem pompa yang paling awal di Indonesia. Saat ini, BCU menawarkan serangkaian pompa sentrifugal ulir dan pompa positif displacement yang dirancang untuk secara proaktif mencegah, mengelola, dan mengurangi situasi banjir. Semua pompa BCU dirancang dan dibuat di fasilitas BCU sendiri di seluas 1300 m2. Setelah pengiriman, BCU menyediakan perawatan rutin, pelatihan operator tambahan, persediaan suku cadang yang cukup banyak, cakupan garansi dan opsi retrofit.#















