Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Iklan Multi
Iklan Multi
Example 728x250
Construction EQEquipmentTop News

Kontribusi Wheel Loader SDLG Pada Megaproyek BRI

63
×

Kontribusi Wheel Loader SDLG Pada Megaproyek BRI

Share this article
Example 468x60
Wheel loader SDLG berperan vital mengamankan suplai material konstruksi pada megaproyek Belt and Road Initiative (BRI)

ALTRAK
Wheel loader SDLG (Foto: SDLG)

Wheel loader SDLG memiliki andil besar dalam menjamin kelancaran penggarapan megaproyek Belt and Road Initiative (BRI) di Indonesia. Saat ini mesin-mesin wheel loader SDLG terlibat dalam berbagai pekerjaan di tanah air. Aldrin Johar Nurdin, business manager SDLG Indonesia, memaparkan tiga keunggulan wheel loader SDLG, yaitu pengoperasian mudah, hemat biaya dan cycle time yang lebih singkat.

Sebagai negara dengan ekonomi terkuat di Asia Tenggara, Indonesia dipandang sebagai mitra strategis Tiongkok dalam pelaksanaan program Belt and Road Initiative (BRI). Rencananya, Indonesia akan menerima investasi sebesar $87 miliar untuk percepatan pembangunan Jalur Sutera modern tersebut dengan memulai tiga proyek besar, yaitu kereta cepat Jakarta-Bandung, jalan tol Manado-Bitung, dan lima PLTA di Sumatera Selatan.

Karena pembebasan lahan relatif memakan waktu lama, pengerjaan konstruksi dituntut agar dipercepat. Oleh karena itu, jaminan ketersediaan suplai bahan mentah seperti agregat, aspal, dan beton memiliki peran yang vital.

Penyuplaian dan transportasi material biasanya membutuhkan bantuan wheel loader. SDLG, sebuah brand yang memiliki serangkaian wheel loader unggul, dikenal berkat pengoperasiannya yang simpel, waktu siklus lebih singkat, kemampuan loading & unloading, serta nyaman dipakai mondar mandir antara dua atau lebih job site.  

Beberapa perusahaan telah memercayakan SDLG untuk menangani megaproyek ini. Di antaranya adalah perusahaan pemasok hotmix asphalt, PT Roadmixindo Raya, perusahaan konstraktor terkemuka Indonesia, PT Hutama Karya dan produsen beton PT Varia Usaha Beton.

mereka, wheel loader SDLG mampu mengerjakan pemindahan material sebanyak antara 500m3 – 5.000m3 tiap hari. Pekerjaan seperti ini hanya mampu dicapai apabila cycle time efisien dan pengoperasian mesin yang tidak ribet. Tak lupa, transmisi yang responsif dan tenaga mesin yang besar juga menjadi faktor penting lainnya.

Baca Juga :  Film “World’s Largest Unboxing” dari Volvo Trucks Amerika Utara Raup Hampir 25 Juta View

PT Roadmixindo Raya, misalnya, mengakui performa transmisi wheel loader SDLG seri L958F dan memuji waktu siklusnya yang singkat saat dipakai di pabrik mereka di Tangerang. Transmisi 8-percepatan pada L958F memudahkan operator memilih gear yang tepat untuk menyesuaikan kecepatan di timbunan agregat dan cold feed bin yang umumnya berjarak 20m-250m. Sedangkan menurut PT Varia Usaha Beton, tenaga besar dari mesin seri L956F tanpa kesulitan mampu bekerja di kemiringan lahan 15° pada crushing plant di Pasuruan.

Keunggulan lain yang menjadi sorotan adalah bahwa mesin ini sangat andal dan hemat biaya produksi terutama saat digunakan untuk menangani material abrasif, agreagat, dan bebatuan. Tidak banyak fitur onboard electronic justru membuat wheel loader SDLG terkenal simpel dan tidak merepotkan sehingga mesin selalu siap beroperasi.

Tak dapat dipungkiri, proyek besar seperti BRI selalu mempertimbangkan sisi keunggulan alat dalam hal keandalan dan biaya operasional yang rendah. Layanan aftersales yang didukung oleh jaringan dealer SDLG di seluruh Indonesia memberikan jaminan efisiensi biaya perawatan mesin untuk jangka panjang.#

Iklan Berca